Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Setelah Sepakat Menunggu Proses, Aksi Dukung Mendukung Justru Makin Mencuat

Bali Tribune / Lima pimpinan partai non parlemen mendukung Tamba dan Nurlaba

balitribune.co.id | Negara - Kostelasi politik di Jembrana menjelang Pilkada Jembrana 2020 kini semakin menghangat. Aksi dukung mendukung kini semakin mencuat, bahkan antar partai politik yang telah melaksankan proses penjaringan bakal calon Bupati Jembrana.  Lima dari tujuh partai politik di Koalisi Jembrana Maju kini mendukung salah satu bakal calon yang telah mendaftar melalui koalisi Jembrana Maju.

Tujuh partai politik sebelumnya telah mendeklarasikan untuk membentuk Koalisi Jembrana Maju. Ketujuh partai politik tersebut terdiri dari tiga partai politik yang memiliki kursi di DPRD Jembrana yakni Partai Golkar, Partai Gerindra dan Partai Demokrat serta sejumlah partai diluar parlemen .Namun aksi dukung mendukung makin mencuat setelah lima partai di Koalisi Jembrana Maju mengadakan pertemuan Senin (27/1) lalu. Konstelasi semakin mengauat setelah lima partai politik di luar parlemen yakni PAN, Partai Berkarya, Partai Garuda, PBB dan PKPI kembali mengadakan pertemuan Minggu (16/2).

Kendati ada sejumlah bakal calon yang mendaftar melalui Koalisi Jembrana Maju, namun pertemuan ini "memprovokasi" salah satu bakal calo Bupati Jembrana yakni I Nengah Tamba dan I Nengah Nurlaba untuk terus maju. Bahkan kendati telah melakukan mekanisme pendaftaran melalui jalur koalisi, namun kelima  sepakat memberi dukungan kepada kedua figure ini ini untuk menjadi pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Jembrana. Salah satu figure yang didukung lima partai ini, I Nengah Nurlaba mengatakan masih ada tahap survey yang akan dilaksanakan mulai Senin (17/2).

Sebelumnya tujuh parpol melaksanakan deklarasi untuk koalisi Jembrana Maju yaitu Golkar,Gerindra, Demokrat, PPP, Nasdem, Perindo, PKS. Ketujuh partai politik tersebut sebelumnya telah mendeklarasikan diri membentuk Koalisi Jembrana Maju dalam Pilkada 2020 yang akan berhadapan dengan PDI P sebagai partai politik peserta Pemilu 2019 yang meraih suara dan kursi terbanyak di DPRD Jembrana. Melalui koalisi Jembrana Maju ini sebelumnya telah mendaftar tiga orang bakal calon Bupati Jembrana periode 2021-2026 yakni Ketut Widastra, Nengah Tamba, I Made Prihenjagat.

Sedangkan sebagai bakal calon Wakil Bupatinya muncul sejumlah nama seperti I Komang Adiyasa,  Made Dwi Masti , H Nasrun ,  Nengah Nurlaba , I Gede Budi Santosa dan I Made Hendra Winata. Kendati semua bakal calon yang hadir sepakat  menunggu proses serta tahapan dari Koalisi Jembrana Maju sampai Paket Bakal Calon akan di umumkan pada bulan  Maret 2020 oleh Partai Koalisi melalui Sebuah Deklararasi, namun kini tensi politik diantara para bakal juga calon justru semakin meningkat. Perbagai manuver kini dilancarkan untuk mendapatkan dukungan dari partai politik. 

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Sapa Konsumen di Berbagai Kota, Hyundai Perkenalkan New CRETA Alpha dengan Desain Lebih Berani

balitribune.co.id | Jakarta - PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) telah resmi meluncurkan New CRETA Alpha edisi terbaru dalam jajaran Hyundai CRETA yang membawa ekspresi lebih tegas, eksklusif, dan premium ke segmen SUV kompak. Dikembangkan dan diproduksi di Indonesia, New CRETA Alpha memperkuat kehadiran Hyundai di segmen SUV-B dengan kombinasi seimbang antara desain berani, teknologi canggih, dan kenyamanan sehari-hari.

Baca Selengkapnya icon click

Pukul Warga Inggris di Restoran Bandara Ngurah Rai, WNA Australia Ditahan Polisi

balitribune.co.id | Denpasar - Kasus tindak pidana penganiayaan terjadi di sebuah restoran di Terminal Keberangkatan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Minggu (18/1/2026) pukul 23.30 Wita. Akibat kejadian itu, seorang Warga Negara Asing (WNA) ditahan di sel tahanan Mapolres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Rekayasa Lalu Lintas Kerobokan Kelod Pangkas Waktu Tempuh 78%, Kecepatan Melonjak 5 Kali Lipat

balitribune.co.id | Mangupura - Rekayasa lalu lintas di wilayah Kerobokan Kelod menunjukan hasil yang signifikan, berdasarkan hasil pemodelan jaringan lalu lintas menggunakan PTV VISUM oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Badung untuk skenario penerapan rekayasa lalu lintas satu arah, diperoleh kinerja jaringan sebagai berikut, waktu tempuh rata-rata sebelum rekayasa lalu lintas sekitar 19,8 menit, sedangkan setelah rekayasa lalu

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.