Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sidak di Getasan, Garuk Tiga Pendatang

SIDAK - Satpol Badung melaksanakan sidak kependudukan di empat Banjar di Desa Getasan, Petang, Selasa (19/4).

Mangupura, Bali Tribune

Jajaran Satpol PP Badung menggaruk tiga penduduk pendatang dalam sebuah sidak kependudukan di Desa Getasan, Kecamatan Petang, Selasa (19/4). Ketiganya diamankan setelah satpol PP Badung ‘mengobok-obok’ empat banjar di wilayah itu. Pendatang luar Bali ini juga langsung dijerat sanksi tindak pidana ringan (Tipiring) lantaran tidak mengantongi kartu identitas penduduk musiman (KIPEM).

Penertiban ini dipimpin langsung Kabid Penyidikan Pol PP Badung I Nyoman Badra. Turut hadir Babinsa, Babinkamtibmas, Perbekel Getasan, Pecalang, anggota Pol PP Kecamatan serta Kasi Trantib Camat Petang. “Dalam penertiban tersebut terjaring tiga penduduk pendatang yang tidak dilengkapi dengan Kipem,” ujar Badra.

Pihaknya juga menyatakan bahwa penertiban penduduk ini bertujuan untuk menciptakan tertib administrasi kependudukan dengan melakukan pendataan/menjaring penduduk yang tidak memiliki identitas diri dan dalam rangka mewujudkan ketentraman dan ketertiban di wilayah Badung sehingga kejahatan bisa lebih diminimalisir.

Penertiban ini mengacu pada UU No. 23 tahun 2014 pasal 255 Sat Pol PP sesuai dengan fungsi sebagai penegak Perda, Perda Nomor 6 Tahun 2010 tentang satpol PP dan Perda Kabupten Badung No. 10 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan.

wartawan
I Made Darna
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.