Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

SMK Negeri 1 Nusa Penida Kumuh, Akses Jalan Diklaim Milik Warga

TINJAU -Wagub Sudikerta didampingi Bupati Suwirta meninjau SMKN 1 Nusa Penida, Rabu (6/4).

Semarapura, Bali Tribune

Satu-satunya SMK Negeri 1 Nusa Penida sampai saat ini sangat menyedihkan sebagai tempat generasi muda menuntut ilmu. Pasalnya, kondisi sekolah sangat kumuh, terkesan seperti bangunan kurang terawat, termasuk akses jalan ke sekolah tersebut masih bermasalah karena diklaim milik warga sehingga potensial jadi masalah ke depan.

Kondisi ini mendapat kesan negatif dari masyarakat sekitarnya, mengingat bangunan sekolah seperti SMKN 1 Nusa Penida ini hendaknya dipelihara dengan baik, utamanya para dewan guru dan para siswa sendiri. “Kesannya guru kurang memperhatikan kebersihan dan penataan sekolah ini, di samping itu sering dilihat para siswa main lompat jika masuk kesekolah sehingga kesannya seperti liar,” ujar seorang warga setempat yang namanya tidak ingin dikorankan.

Menyikapi kondisi tersebut, Wagub Ketut Sudikerta didampingi Bupati Nyoman Suwirta meninjau kondisi sekolah tersebut, Rabu (6/4). Mendampingi juga Kepala UPT Disdikpora NP Komang Sumendra dan Camat NP Gusti Agung Gede Putra Mahajaya,SP.

Wayan Karnata, SPd., Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Nusa Penida mengakui kondisi sekolahnya yang belum tersentuh pembuatan penyengker. Dirinya menyatakan sekolahnya kini memiliki 715 siswa kelas 10 sampai 12. Sampai saat ini beberapa program unggulan sekolah seperti  Klas Bidang Akamodasi Pariwisata, Otomotif, Klas Multimedia, dan Arsitek.

Diakuinya yang menjadi kendala selama ini adalah tempat praktik siswa untuk praktik berbagai program tersebut utamanya di bidang pariwisata. Contohnya keberadaan  hotel yang sangat jauh seharusnya di Nusa Penida sudah ada hotel berbintang minimal dipusat kota Sampalan. Diharapkan bekas bangunan bungalow milik Pemkab Klungkung bisa disulap menjadi Hotel bertaraf internasional sehingga siswa bisa sekaligus praktik perhotelan ditempat tersebut. Selama ini siswa terpaksa praktek jauh menyebrang  ke Pulau Lembongan dan Sindu Beach.

Disebutkan pula, untuk menekan drop out, sekolah berhasil memperjuangkan beasiswa miskin untuk  431 orang siswa ditahun ajaran  2016/2017 ini,dengan total  anggaran sekitar Rp 1 Miliar 211 juta 200 ribu dari Pemprov Bali. ”Kita harapkan ditahun ajaran berikutnya dana untuk bea siswa di SMKN 1 Nusa Penida ini bisa ditambah besarannya mengingat kondisi geografis sekolah,” harapnya.

I Wayan Sukasta Komite SMKN 1 Nusa Penida menyatakan, bahwa sebagai  SMK Negeri satu-satunya di Nusa Penida ini belum ada penyengker sekolah yang panjangnya kurang lebih 670 meter dengan luas sekolah mencapai 1 hektar lebih. Di samping itu akses Jalan yang rusak parah untuk menuju ke sekolah ini sekitar 100 meter. Menurutnya, yang menjadi masalah krusial adalah akses jalan ini nyatanya bukan milik pemerintah, namun milik warga. Kondisi ini meminta diusahakan bantuan pembebasan lahan kepada Pemprov Bali setelah diserahkan tanggung jawabnya kepada propinsi Bali nantinya. Di samping itu untuk operasional sekolah pihaknya masih nombokin  berhutang kekurangan dana. “100 ribu persiswa setiap bulannya siswa bayar uang komite dan Sebagian besar merupakan siswa miskin,” ujarnya rada prihatin.

Mendengar info tersebut Wagub Bali Ketut Sudikerta menekankan, proses pengalokasian anggaran harus segera diusulkan ke Pemrov Bali melalui Gubernur Bali hingga Kadisdikpora terkait bantuan yang diminta oleh SMKN 1 Nusa Penida ini. “Usulan proposalnya juga harus disiapkan segera, Karena hal ini akan menjadi tanggung jawab provinsi bali,” tegasnya.

wartawan
Ketut Sugiana

Hari Ketiga, Rekayasa Lalin Ubud Mulai Tunjukkan Hasil

balitribune.co.id I Gianyar - Uji coba rekayasa lalu lintas (lalin) di kawasan Ubud memasuki hari ketiga, Rabu (26/8/2026). Setelah sempat diwarnai kepadatan panjang pada hari pertama, arus kendaraan mulai menunjukkan perubahan dan terpantau lebih lancar. Apresiasi dan dukungan  masyarakat pun ditujukan kepada aparatur terkait dan diharapkan segera bersifat permanen.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Petani Pemuteran Desak Pemerintah dan DPR RI Segera Sahkan Undang-Undang Reforma Agraria

balitribune.co.id I Singaraja - Sejumlah petani yang tergabung dalam Serikat Petani Suka Makmur (SPSM) Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, menggelar aksi bersama untuk menyuarakan kepentingan para petani,  pada Rabu (26/8/2026).  SPSM selama ini getol memperjuangkan hak atas tanah dan reforma agraria tanah pertanian di Desa Pemuteran.

Baca Selengkapnya icon click

Semester I 2026, Kunjungan Wisatawan di Kawasan Pariwisata Meningkat

balitribune.co.id I Badung - Pengelola kawasan pariwisata mencatatkan kinerja positif sepanjang semester I 2026 dengan membukukan 2.497.458 kunjungan wisatawan di tiga kawasan yang dikelolanya, yaitu Nusa Dua (Bali), Mandalika (Nusa Tenggara Barat), dan Golo Mori (Nusa Tenggara Timur). Jumlah ini meningkat 10,54% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 2.259.269 kunjungan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kepatuhan Penataan Kabel di Sanur Masih Rendah, Baru Tiga Operator Provider Kantongi Izin

balitribune.co.id I Denpasar - Sejumlah penyedia layanan telekomunikasi atau provider kembali diminta mempercepat proses pemanfaatan Sarana Jaringan Utilitas Terpadu-Infrastruktur Pasif Telekomunikasi (SJUT-IPT) di kawasan Sanur, Denpasar Selatan oleh Pemerintah Kota Denpasar. 

Baca Selengkapnya icon click

Terkait Polemik Nunas Kajang dan Tirta Kawitan, Klian Pura Tangkas Koriagung Minta Semua Pihak Menahan Diri

balitribune.co.id I Semarapura - Klian Pura Pusat Kawitan Tangkas Kori Agung, I Putu Sudiarta meminta semua pihak menahan diri dan tidak memperkeruh polemik Kajang dan Tirta Kawitan yang melibatkan Pura Kawitan dengan Desa Adat Tangkas, Kecamatan Klungkung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.