Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

“Stand Up Paddle” Dongkrak Sport Tourism Bali

Bali Tribune/Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) saat menerima audensi dari Ketua Panitia Stand Up Paddle Race and Party 2019 Aan Nugroho, di ruang kerjanya, Rabu (11/9).

balitribune.co.id | Denpasar - Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) menyambut baik dan menyampaikan apresiasi atas inovasi pengembangan olahraga bahari  Stand Up Paddle (SUP)  di Bali dan berharap bisa mendongkak pariwisata olahraga (Sport tourism).

Harapan tersebut disampaikan Wagub Cok Ace  saat menerima audensi dari Ketua Panitia Stand Up Paddle Race and Party  2019 Aan Nugroho, di ruang kerjanya, Rabu (11/9).

Lebih lanjut dalam arahannya, Wagub Cok Ace menyampaikan bahwa sport tourism merupakan salah satu pariwisata yang akan dikembangkan kedepannya disamping culture tourism, religion tourism serta MICE. Provinsi Bali memiliki potensi untuk mengembangkan sport tourism tersebut dengan didukung alam serta pemandangannya yang indah. Peningkatan sport tourism di Bali dapat dilakukan dengan pengembangan, diversifikasi, perluasan dan penguatan daya tarik wisata / even wisata olahraga bertaraf internasional seperti marathon, balap sepeda, triatlon dan kini stand up paddle.

´Stand Up Paddle (SUP) menjadi salah satu olahraga yang populer belakangan ini. Didukung pemandangan alamnya yang indah, maka menurut saya olahraga bahari ini sangat tepat dikembangkan di Bali. Hadirnya SUP ini akan membangkitkan sport tourism dan berkontribusi positif bagi pariwisata Bali, “ imbuhnya.

Kedepannya, Wagub Cok Ace berharap agar even ini dapat dilaksanakan secara terus menerus setiap tahunnya dan bisa menjadi agenda tahunan pariwisata di Bali.

Sementara itu, Aan Nugroho menyampaikan bahwa penyelenggaran SUP Race and Party 2019 masuk dalam agenda Minawisata Festival yang dilaksanakan di Pantai Kedonganan. Kegiatan ini akan menjadi media untuk mendukung Sport tourism dan gathering bagi pelaku olahraga bahari dan promosi bagi pariwisata Pantai Kedonganan khususnya dan Bali pada umumnya. SUP 2019 rencanannya dilaksanakan pada tanggal 21 September 2019 dan dihadiri lebih  dari 100 Stand Up Paddler dari berbagai daerah di Indonesia. Even ini juga akan  diisi dengan berbagai konten kegiatan seperti Music Festival, Clothing Festival serta World Clean Up Day.  “Nantinya dengan penyelenggaraan di Bali kami harap even ini menjadi pariwisata dunia dan dihadiri oleh beragam peserta mancanegara. Kami harap even ini akan terus berkembang, para peserta dapat  menikmati keindahan alam Bali melalui sport tourism, “ tuturnya. 

wartawan
Redaksi

Antisipasi Pembludakkan Kunjungan Wisatawan ke Kintamani, Dispar Bangli Tambah Personel Pengamanan

balitribune.co.id I Bangli - Berkaca dari libur panjang hari raya tahun kemarin yang dibarengi dengan membludaknya jumlah kunjungan wisatawan ke obyek wisata Kintamani  diantisipasi Dinas Pariwisata Kabupaten Bangli. Salah satunya dengan  menurunkan tim gabungan yang mulai bertugas pada 18 Maret mendatang.

Baca Selengkapnya icon click

Masikian Festival 2026 Sukses Jadi Panggung Kreativitas Terbesar Yowana Jembrana

balitribune.co.id I Negara - Gelaran Masikian Festival 3 Tahun 2026 resmi berakhir dengan sukses. Ajang tahunan yang menjadi panggung kreativitas pemuda (yowana) se-Kabupaten Jembrana ini telah ditutup Sabtu (14/3/2026). Salah satu rangkaian penutupan adalah pengumuman pemenang setiap perlombaan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perpindahan SDN 5 Buahan Payangan Diharapkan Segera Terealisasi

balitribune.co.id I Gianyar - Pemerintah Kabupaten Gianyar berencana memindahkan SDN 5 Buahan yang berada di Banjar Susut, Desa Buahan, Payangan. Tidak hanya rusak berat, lokasi  sekolah yang berdiri sejak 1982 tersebut juga kurang refresentatif. Warga berharap rencana perpindahan itu segera terealisasi.

Baca Selengkapnya icon click

SKB Pembatasan Angkutan Logistik Dinilai Mandul, Truk Non-Sembako Masih 'Nyempil' di Antrean Mudik

balitribune.co.id | Jembrana - Dibalik riuhnya eforia arus mudik di Jembrana, justru operasional truk angkutan logistik non sembako menjadi sorotan. Kinerja aparat di Denpasar, Badung dan Tabanan termasuk Banyuwangi dalam melaksanakan keputusan bersama kini dipertanyakan oleh masyarakat di Jembrana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.