Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

“Stunting Bukan Takdir: Komisi IX DPR RI dan Kemendukbangga/BKKBN Bali Tekankan Perencanaan Keluarga menuju Generasi Emas 2024 di Datah, Karangasem

stunting
Bali Tribune / FASILITASI - Perkuat kualitas keluarga, Komisi IX DPR RI dan BKKBN gelar fasilitasi program Bangga Kencana di Desa Adat Datah, Karangasem, Sabtu (11/4/2026)

balitribune.co.id | Amlapura - Upaya meningkatkan kualitas keluarga dan menekan angka stunting terus diperkuat melalui kegiatan Fasilitasi Teknis Program Bangga Kencana yang digelar di Balai Masyarakat Desa Adat Datah, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem, Sabtu (11/4/2026). Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Komisi IX DPR RI dan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN bersama mitra kerja di daerah.  

Anggota Komisi IX DPR RI, Tuti Kusuma Wadhani, menegaskan bahwa perencanaan kehidupan berkeluarga menjadi fondasi utama dalam membangun keluarga yang berkualitas. Menurutnya, kesadaran masyarakat dalam mengatur jumlah dan jarak kelahiran sangat berpengaruh terhadap kesehatan ibu dan anak.

“Perencanaan kehidupan berkeluarga sangat penting sebagai pondasi utama untuk membangun keluarga berkualitas. Pengaturan jumlah dan jarak kehamilan perlu diperhatikan demi menjaga kesehatan ibu dan anak sekaligus mencegah stunting,” ujar Tuti dalam sambutannya.

Ia juga menyoroti pentingnya keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak. “Peran ayah tidak hanya sebagai pencari nafkah, tetapi juga harus terlibat aktif dalam pengasuhan dan tumbuh kembang anak. Ini menjadi bagian penting dalam menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali, Dr. dr. Ni Luh Gede Sukardiasih, M.For.M.A.R.S.  memaparkan bahwa program prioritas Kemendukbangga/BKKBN fokus pada pembangunan keluarga berkualitas sepanjang siklus kehidupan, mulai dari balita hingga lansia. Program tersebut mencakup berbagai kegiatan seperti Bina Keluarga Balita, Bina Keluarga Remaja, Bina Keluarga Lansia hingga pemberdayaan ekonomi keluarga.

“Mandat kami adalah mewujudkan keluarga berkualitas melalui pendekatan siklus hidup, sekaligus mengendalikan pertumbuhan penduduk secara seimbang. Ini dilakukan melalui intervensi  program prioritas yang terintegrasi, yakni Gerakan Orangtua Asuh Cegah Stunting (Genting), Taman Asuh Sayang Anak ( Tamasya), Gerakan Ayan Teladan Indonesia (GATI), Lanjut Usia Berdaya (Sidaya), Superapps, distribusi Makan Bergizi Gratis bagi Sasaran 3B ( Ibu Hamil, Ibu Menyusui dan Balita NonPAUD), termasuk penyediaan alat kontrasepsi dan edukasi keluarga,” jelasnya.  

Ia juga menekankan bahwa stunting masih menjadi tantangan serius yang dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari kurangnya pengetahuan orang tua, akses gizi, hingga sanitasi lingkungan. Oleh karena itu, intervensi dilakukan secara menyeluruh, baik melalui pemenuhan nutrisi maupun perbaikan akses air bersih dan sanitasi.

Kepala Bidang PPKB Dinas Sosial, PPPA dan PPKB Kabupaten Karangasem, I Gede Budie Trisnawan, SSTP., MPA, menambahkan bahwa perencanaan keluarga harus dipahami sebagai investasi jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat.

“Perencanaan keluarga bukan hanya soal jumlah anak, tetapi bagaimana keluarga mampu merencanakan kehidupan yang sehat, sejahtera, dan berkualitas. Edukasi kepada masyarakat harus terus diperkuat agar kesadaran ini tumbuh secara berkelanjutan,” ujarnya.

Di tingkat lokal, Perbekel Desa Datah, Ir. I Nyoman Mahayana, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah melalui program tersebut, termasuk bantuan pembangunan fasilitas sanitasi.

“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan pembangunan MCK sebanyak 15 unit yang sangat bermanfaat bagi masyarakat. Ini membantu meningkatkan kualitas sanitasi dan kesehatan warga. Kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam mewujudkan keluarga yang berkualitas dan sejahtera.” ungkapnya.

Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman serta partisipasi masyarakat terhadap Program Bangga Kencana, yang menjadi salah satu strategi nasional dalam mewujudkan keluarga berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.

wartawan
RAY
Category

Stafsus Presiden Cek Kesiapan Bandara Letkol Wisnu Sumberkima

balitribune.co.id | Singaraja - Kunjungan Staf Khusus Presiden Republik Indonesia, Muhammad Qodari, ke Kabupaten Buleleng membawa harapan baru bagi percepatan pembangunan infrastruktur strategis di Bali Utara. Salah satu yang menjadi sorotan adalah rencana pengembangan Bandara Internasional Bali Utara. Dengan berbagai langkah tersebut, harapan masyarakat Bali Utara untuk memiliki bandara representatif kini semakin terbuka lebar.

Baca Selengkapnya icon click

Mengolah Sampah Organik di Rumah, Tong Komposter Diburu Warga Denpasar

balitribune.co.id | Denpasar - Pascadiberlakukannya kebijakan baru per 1 April 2026 TPA Suwung Denpasar hanya menerima anorganik dan residu, sementara sampah organik tidak diperbolehkan masuk TPA Suwung, warga Kota Denpasar dan sekitarnya berbondong-bondong membeli tong komposter. Salah satu toko yang menjual tong komposter mengakui adanya peningkatan penjualan tong komposter akhir-akhir ini.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Waspada Modus Truk Modifikasi, Polri dan Pertamina Perketat Pengawasan BBM Subsidi

balitribune.co.id | Jakarta - Pertamina Patra Niaga mengapresiasi langkah tegas Kepolisian Republik Indonesia melalui Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Bareskrim Polri dalam mengungkap dugaan penyalahgunaan BBM dan LPG subsidi 3 kilogram di berbagai wilayah Indonesia sepanjang 2025 hingga 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Jasad Bocah Terseret Arus Sungai Yeh Aye Ditemukan Mengambang di Bendungan Tamblang

balitribune.co.id | Singaraja - Operasi pencarian korban terseret arus di Sungai Yeh Aye, Desa Tamblang, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, akhirnya membuahkan hasil. Korban atas nama Vikram Abinawa (6) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (8/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

'Melimpah' Terobosan Mengajarkan Keterampilan Mendaur Ulang Sampah

balitribune.co.id | Mangupura - Tidak hanya kalangan rumah tangga saja yang diwajibkan untuk mengolah sampah organik secara mandiri. Di ruang lingkup pendidikan pun mulai mengedukasi anak didiknya sejak usia dini untuk mampu mengolah sampah organik di sekolah. Seperti yang diterapkan SD Negeri 4 Abiansemal Kabupaten Badung yang telah mempraktikkan pengolahan sampah organik di lingkungan sekolah.

Baca Selengkapnya icon click

PAD Badung Tumbuh 15 Persen di Tengah Gejolak Global, DPRD Badung Ingatkan Eksekutif Jangan Terlena

balitribune | Mangupura - Kinerja Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Badung menunjukkan taji pada awal tahun ini. Meski situasi geopolitik di Timur Tengah tengah memanas, pundi-pundi rupiah di Gumi Keris justru mencatatkan pertumbuhan signifikan. Hingga akhir Triwulan I 2026, realisasi PAD tembus di angka Rp 2,14 triliun.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.