Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Suartama Dipercaya Tukangi Tim Pra-PON

IGN Anom Jaksa

BALI TRIBUNE - Meski helatan Pra-PON masih belum tahu kapan pastinya, Asprov PSSI Bali telah menunjuk pelatih yang akan menukangi tim sepakbola Bali itu. Adalah Kadek Suartama dipilih untuk menjadi pelatih kepala. "Jadi Pak Kadek Suartama telah ditunjuk sebagai pelatih kepala karena statusnya sukses mengantarkan tim Porprov Gianyar sebagai juara Porprov Bali pada 2017 lalu. Itu adalah penunjukan berdasarkan hasil rapat ketua dan Exco Asprov PSSI Bali," ujar IGN Ngurah Anom Jaksa yang ditunjuk sebagai manajer tim sepakbola Pra-PON Bali, Selasa (9/10). Lanjut Anom Jaksa, nantinya Kadek Suartama akan memulai tugasnya di awal tahun mendatang untuk menyeleksi pemain-pemain berdasarkan pantauan Porprov Bali 2017 lalu. Kata Anom Jaksa, pemain itu sudah terpantau sekitar 50-60 pemain dari 6 pelatih yakni Nyoman Ambara, AAK Bramastra, IB Mahayasa, Eka, Nengah Karton dan Kadek Suartama sendiri. "Jadi 6 pelatih itu telah memberikan nama-nama pemain itu kepada Asprov PSSI Bali dan nantinya mereka akan kembali dipanggil pada awal tahun depan sekaligus memulai seleksi untuk pembentukan tim," tegasnya. Lalu mengapa hasil Porprov Bali 2017 dijadikan acuan dan mengapa tidak langsung saja di Porprov 2019 mendatang? "Kalau mengambil hasil di Porprov Bali 2019 mendatang, jadinya terlambat. Kami juga belum tahu apakah Pra-PON dimulainya setelah atau sebelum porprov. Jadi sebisa mungkin bentuk tim lebih dulu," tegasnya. Selain pemain Porprov Bali, pihaknya juga siap menyurati Bali United soal putra daerah yang kini mengejar karir disana. Disebutkan, ada beberapa pemain muda yang saat ini berseragam Serdadu Tridatu seperti Harleem, Dewa Krisna, Melka dan tentunya Agung Widnyana Putra. "Khusus untuk Agung, dia kan sudah naik level ke senior, tapi usianya masih muda kelahiran 1998. Sedangkan yang lainnya di tim muda Bali United. Kami yakin pasti pihak Bali United memberikan izin, seperti di PON 2016 lalu," tegas Anom Jaksa yang juga owner klub Putra Tresna ini. Dia berharap para pemain pantauan itu tetap menjaga peforma terbaiknya karena mereka nanti akan bersaing menjadi yang terbaik dan tergabung di tim Bali. "Mereka usai Porprov Bali 2017 lalu kan banyak yang kembali ke klub nya masing-masing dan juga sudah terasah di Liga 3 Provinsi Bali lalu," tandas Anom Jaksa.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.