Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 Belum Ditemukan di Denpasar

Bali Tribune/I Dewa Gede Rai


balitribune.co.id | Denpasar - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai menegaskan saat ini belum ditemukan subvarian Omicron BA..4 dan BA.5. Sementara kasus Covid-19 di Denpasar melandai dan terkendali. 
 
Ditemui di ruang kerjanya, Rabu (15/6), Dewa Rai menjelaskan, terteksinya subvarian ini bermula saat kegiatan Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) di Nusa Dua. Pada saat tes PCR, aku Dewa Rai, ditemukan 4 orang yang terdeteksi. Dari 4 orang ini, 3 orang merupakan WNA dan sudah pulang ke negaranya. Sedangkan 1 orang panitia acara dari Jakarta dan tidak ada dari warga Bali. 
 
"Pada saat ditemukannya kasus tersebut langsung di karantina dan sekarang sudah dinyatakan sembuh. 1 orang Indonesia yang merupakan panitia acara. Sedangkan 3 WNA sudah pulang ke negaranya," tegasnya. 
 
Dewa Rai menjelaskan bahwa saat ini di Kota Denpasar terbilang aman dari kasus Omicron BA.4 dan BA.5. Namun begitu, kata Dewa Rai, Satgas Kota Denpasar juga sudah melakukan langkah-langkah untuk mengantisipasi terjadinya kasus tersebut.
 
Oleh karena itu, kata Dewa Rai, masyarakat tetap diedukasi melalui satgas yang ada di desa adat maupun kelurahan agar tetap menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan arahan pemerintah. 
 
Tempat-tempat seperti Mall, Swalayan diterapkan aplikasi Peduli Lindungi. Tidak hanya itu, Satgas Kota Denpasar juga tetap menghimbau kepada masyarakat untuk vaksinasi tahap 3 jenis Booster. 
 
“Walaupun saat ini Denpasar sudah berada di tingkat paling tinggi yaitu 91% namun masih ada 9% yang belum vaksin dan ini masih dilakukan setiap hari untuk mencapai angka 100%," ujar Dewa Rai.
 
Dewa Rai menuturkan bahwa di Denpasar, pasien Covid-19 yang masih dirawat hanya 33 pasien atau hanya 0,06% dan pasien yang telah sembuh 97,8%.
 
"Saat ini hanya 33 pasien, itupun tidak semua dirawat di rumah sakit, ada yang isolasi mandiri di rumahnya," tuturnya.
 
Oleh karena tidak terjadi lonjakan kasus dan Covid-19 terbilang melandai, saat ini maka penerapan PPKM belum dilakukan kembali. “Jika nantinya ditemukan lonjakan yang cukup signifikan tentunya menunggu kebijakan dari pemerintah pusat,” kata Dewa Rai. 
wartawan
M1
Category

Lokakarya Pembiayaan Berkelanjutan di Bali, Lahirkan Dua Inovasi Pendanaan Laut

balitribune.co.id | Badung - Coral Triangle Initiative on Coral Reefs, Fisheries, and Food Security (CTI-CFF) resmi menuntaskan tahap ketiga sekaligus terakhir "Workshop and Knowledge Exchange on Sustainable Financing" di Bali, 8–12 September 2025. 

Kegiatan ini menandai pencapaian penting dalam mendorong solusi pembiayaan jangka panjang bagi konservasi laut dan pembangunan berkelanjutan di kawasan Segitiga Terumbu Karang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gerak Cepat Bantu Korban Banjir di Denpasar, Koster dan Jaya Negara Bersinergi Gelontorkan Dana BTT

balitribune.co.id | Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster mengambil langkah cepat dan sistematis dalam penanganan dampak banjir yang melanda sejumlah titik di Kota Denpasar, Badung dan wilayah lainnya. 

Untuk menutupi kerugian material akibat banjir, Gubernur bersinergi dengan Wali Kota Jaya Negara akan menggelontorkan Dana Belanja Tidak Terduga (BTT) yang ada dalam APBD Pemprov Bali dan Pemkot Denpasar. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tragedi Banjir di Denpasar, Enam Ruko Roboh, Lima Korban Jiwa

balitribune.co.id | Denpasar - Cuaca ekstrem dengan curah hujan tinggi yang mengguyur Kota Denpasar sejak Selasa (9/9) dini hari hingga Rabu (10/9) pagi memakan korban jiwa. Enam unit rumah toko (ruko) di bantaran sungai Tukad Badung, Jalan Sulawesi, Desa Dauh Puri Kangin roboh lalu terbawa banjir. Keenam ruko itu adalah Ayari Batik Bali, Armana Batik, Centrum, Tasnim, Kiki Textile, dan Sai Kreshna.

Baca Selengkapnya icon click

Pemkot Denpasar Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir

balitribune.co.id | Denpasar - Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, secara resmi menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir menyusul tingginya curah hujan yang mengakibatkan banjir di sejumlah titik pada Rabu (10/9). Langkah ini diambil untuk mengoptimalkan penanganan bencana, mengantisipasi dampak lanjutan, serta menjamin kelancaran aktivitas masyarakat selama masa pemulihan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.