Sudah Dapat Nomor Urut, Kedua Paslon Banggakan Nomornya | Bali Tribune
Bali Tribune, Jumat 30 Oktober 2020
Diposting : 24 September 2020 22:35
Putu Agus Mahendra - Bali Tribune
Bali Tribune / Paket Bangsa memperoleh nomor urut satu dan paket Tepat memperoleh nomor urut dua dalam pengundian nomor urut Paslon Bupati dan Wakil Bupati Jembrana Kamis (24/9)
balitribune.co.id | NegaraSetelah ditetapkan rabu (23/9) lalu, kedua pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Jembrana pada Pilkada Jembrana 2020 Kamis (24/9) telah mendapatkan nomor urut. Pengundian nomor urut paslon kali ini berlangsung berbeda dibandingkan momen serupa pada pilkada sebelum-sebelumnya.
 
Pengundian nomor urut Paslon Bupati dan Wakil Bupati Jembrana Kamis (24/9) dilaksanakan di Anjungan Cerdas Jalan Nasional Rambut Siwi. Pengamatan dilokasi kegiatan, KPU Kabupaten Jembrana membatasi kehadiran masa dari kedua paslon. Pengamanan di pintu masuk ke areal Anjungan Cerdas Jalan Nasional Rambut Siwi pun sangat ketat. Polres Jembrana mengerahkan ratusan personel lintas satuan untuk mengamankan pelaksanaan pengundian nomor urut tersebut. 
 
Tidak sembarang orang bisa masuk ke dalam areal Anjungan Cerdas Rambut Siwi selama kegiatan berlangsung. Begitupula akses masuk ke ruang kegiatan pengundian di Lantai II Anjungan Cerdas Jalan Nasional Rabut Siwi sangat dibatasi. Yang diperbolehkan masuk ke dalam ruangan hanya Komisioner KPU Kabupaten Jembrana, Bawaslu Kabupaten Jembrana dan kedua paslon beserta seorang petugas penghubung masing-masing. Sedangkan beberapa pendukung tampak menunggu dilantai I.
 
Para pimpinan parpol pengusul masing-masing pasangan calon serta istri dari pasangan calon termasuk awak media hanya dapat menyaksikan pengundian dari layar monitor yang disiapkan. Ketua KPU Kabupaten Jembrana, I Ketut Gede Tangkas Sudiantara mengakui pengaturan pada pengundian nomor urut ini berbeda dengan acara serupa pada Pilkada sebelum-sebelumnya. Ia mengaku adanya pembatasan sesuai dengan Perturan KPU nomor 13 tahun 2020 yang sangat membatasi jumlah peserta.
 
PKPU yang baru diterimanya Kamis dini hari tersebut diakuinya sangat membatasi kehadiran setiap pertemuan, tidak hanya pengundian saja, namun menurutnya sampai pada kampanye. “Undangan yang sebelumnya sudah kita undang, seperti tim kampanye dan istri pasangan calon tidak kita berikan masuk kedalam ruangan” ujarnya. Ia mengakui acara pengundian nomor urut berlangsung lancer dan berlangsung tidak lebih satu jam. Pengundian diawali dengan pengambilan nomor antrean.
 
Pasangan Calon I Nengah Tamba-Patriana Krisna (Tepat) memperoleh antrean pertama disusul pasangan calon I Made Kembang Hartawan-I Ketut Sugiasa (Bangsa) nomor antrean kedua. Saat pengundian paket Tempat memperoleh nomor urut dua dan paket Bangsa memperoleh nomor urut satu. “Kami sudah libatkan Bawaslu untuk memeriksa bola dan bamboo sebagai nomor urut agar memastikan tidak ada tanda apapun atau tanda khusus yang indikasinya negatif” paparnya.
 
Paslon Bangsa mengaku nomor urut satu sesuai yang diharapankannya. “Kalau mau kuat harus bersatu, satu kekuatan, satu tarikan napas perjuangan untuk mengujudkan Jembrana hebat era baru. Tidak perlu dari nol lagi” ujar Kembang didampingi Sugiasa. Begitupula paket Tepat mengunggulkan nomor urut duanya. “Mana lebih besar angka dua dari nomor satu? Ya angka dua, kita salam dua jari. Ini mimpi kita. Dari nomor antri satu kita dapat nomor dua, kita naik” ujar Tamba didampingi Ipat.