Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Susur Mangrove dengan Perahu Cara Beda Nikmati Keindahan Pantai

Bali Tribune/ MANGROVE - wisatawan yang sedang melakukan aktivitas susur mangrove dengan menggunakan perahu
balitribune.co.id | Badung -  Menyusuri kawasan hutan bakau dengan menggunakan perahu menjadi aktivitas yang menyenangkan saat berlibur di Pulau Bali. Wisatawan biasanya melakukan kegiatan ini di pesisir Desa Tuban, Kabupaten Badung. Saat melakukan aktivitas tersebut, wisatawan pun merasakan keseruan tersendiri ketika melewati tiang pancang Jalan Tol Bali Mandara. 
 
Seorang wisatawan yang menikmati susur bakau dengan perahu, Rama asal Bandung mengaku jika dirinya menyukai atraksi tersebut karena dapat merasakan keindahan pantai dengan cara berbeda. Untuk melalukan aktivitas susur bakau, dia menyewa perahu milik nelayan setempat. "Susur mangrove menjadi atraksi wisata ketika berada di Bali," katanya beberapa waktu lalu. 
 
Anggota Kelompok Nelayan Wanasari Desa Tuban, Made Adiana mengatakan, perahu ini memang disewakan untuk mengantar wisatawan menyusuri hutan bakau di Kawasan Pesisir Desa Adat Tuban sebesar Rp 250 ribu/jam. "Saat ini mangrove tidak hanya diminati wisatawan lokal juga wisatawan asing yang datang ke Bali," ujarnya. 
 
Aktivitas wisata susur hutan mangrove yang sejak tahun 2014 ini selain menjadi pilihan aktivitas wisata menyenangkan juga sebagai wisata pendidikan. Di hutan mangrove seluas 33 hektare tersebut, wisatawan akan diajak untuk menjelajahi kawasan bakau selama 1 jam. 
 
Rute perjalanan susur mangrove dikatakan Adiana dimulai dari Pesisir Timur Desa Tuban menuju hutan mangrove di wilayah Perairan Tuban. Kemudian dilanjutkan menuju perairan yang berada di bawah jalan tol. Tidak sedikit wisatawan yang tertarik mengabadikan momen ketika berada di atas perahu dengan latarbelakang jalan tol. "Kami ajak wisatawan melihat sisi lain dari kemegahan Jalan Tol Bali Mandara," ucapnya.
 
Selain digunakan sebagai kegiatan wisata, hutan mangrove ini juga menjadi salah satu kawasan SCR perusahaan-perusahaan yang ada di Bali. Biasanya CSR tersebut dilakukan dengan aksi bersih-bersih sampah dan penanaman pohon bakau. 
wartawan
Ayu Eka Agustini

Tak Kantongi PBG, Satpol PP Badung Stop Puluhan Proyek Vila di Kerobokan Kelod

balitribune.co.id | Mangupura - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Badung menghentikan sementara pembangunan puluhan vila di wilayah Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung.

Proyek akomodasi pariwisata tersebut diduga belum mengantongi perizinan lengkap, khususnya Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Baca Selengkapnya icon click

Terseret Arus 25 KM, Jenazah Petani Banyuwangi Ditemukan Mengapung di Perairan Jembrana

balitribune.co.id | Negara - Misteri penemuan sesosok jenazah laki-laki tanpa identitas yang mengambang di Perairan Pengambengan, Kabupaten Jembrana, Bali, akhirnya terungkap. Pengungkapan identitas ini sekaligus mengakhiri pencarian panjang dan penuh kecemasan yang dialami keluarga korban di Banyuwangi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jadi Tersangka Menghilangkan Arsip Negara, Made Daging Juga Dilaporkan Pemalsuan Surat ke Polda Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Setelah menyandang status tersangka atas dugaan penyalahgunaan wewenang jabatan, Kepala Kanwil  Pertanahan Provinsi Bali, I Made Daging, A.Ptnh, MH kembali dilaporkan ke Polda Bali dengan tuduhan pemalsuan surat saat ia menjabat sebagai Kepala Pertanahan Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Bali, Sepi Tapi Rindu

balitribune.co.id | Sebagai destinasi wisata dunia, Bali akan selalu menjadi perhatian semua orang, apa yang terjadi di Bali, seketika menjadi isu yang hangat dibicarakan, baik di level lokal maupun di level internasional, misalnya soal sampah, macet, dan banjir, ketiganya menjadi topik perbincangan global yang hangat, dan hal-hal semacam itu dianggap menjadi penyebab turunnya pamor Bali di mata wisatawan, mereka enggan ke Bali karena tidak nyaman dan f

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dibandingkan 2024, Inflasi Badung Melandai di Tahun 2025, Dampak Positif Bantuan Sosial Hari Raya Keagamaan

balitribune.co.id | Mangupura - Program Bantuan Sosial menjelang Hari Raya Keagamaan berupa uang sebesar Rp. 2 juta per KK, berhasil menekan angka inflasi daerah Kabupaten Badung. Hal tersebut tertuang dalam laporan Inflasi Tahunan Wilayah Cakupan IHK se-Bali tahun 2024 dan tahun 2025.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.