Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tabuh Lawar Klungah dan Karang Sewu Diuji Coba

tabuh
TARI - Salah satu adengan tari yang ditampilkan dalam pementasan tabuh Lawar Kelungah dan Karang Sewu.

DUA dari empat Sekaa Gong Kebyar siap tampil di Pesta Kesenian Bali (PKB) ke 38 Tahun 2016. Dua Sekaa Gong Kebyar tersebut adalah Sekaa Gong Kebyar Anak-Anak Sanggar Kumara Widya Suara SMP Negeri 4 Mendoyo dan Sekaa Gong Kebyar Dewasa Panca Suara Desa Batuagung Kecamatan Jembrana. Kedua sekaa ini, Sabtu (28/5) malam, diuji coba kemampuanya di Panggung Terbuka Pura Jagatnata Jembrana.

Meski berbeda usia, kedua sekaa ini menampilkan tabuh kreasi yang terbilang unik dengan mengangkat tema kuliner khas Jembrana yaitu Lawar Klungah yang dibawakan oleh Sekaa Gong Panca Suara dan tabuh kreasi Karang Sewu yang merupakan salah satu destinasi wisata Jembrana yang lagi naik daun di Gilimanuk Jembrana. Menurut penata karawitan I Wayan Gama Astawa, tabuh kreasi Lawar Klungah dilatarbelakangi oleh tema PKB tahun ini yaitu Karang Awak yang berarti mencintai kearipan budaya lokal. “Sebagai wujud pelestarian sekaligus promosi budaya lokal, maka lawar klungah kami gali dan jadikan judul tabuh kreasi,” kata Yan Gama.

Wujud lawar klungah nampaknya sederhana, tetapi bila dicermati memiliki filosofi kehidupan. Sebab klungah merupakan salah satu sarana upakara sebagai simbol Hyang Widhi. Sedangkan bumbu merupakan simbol sad rasa seperti pahit, asin, pedas, manis, asem dan kecut. Makna ini terjadi dalam kehidupan manusia, yang kemudian dikreatifkan kedalam tata melody, ritme dan musical hingga terlahir tabuh kreasi lawar klungah.

Sementara tabuh kreasi karang sewu menurut penatanya Kadek Parjana, suasana dan dinamika iklim yang terjadi di Karang Sewu Gilimanuk, Melaya dengan panoramanya yang indah termasuk kehidupan nelayan menginspirasinya untuk menuangkan ke dalam bentuk tabuh kreasi. “Hamparan pasir, aktifitas nelayan serta pergerakan kabut dipagi hari memicu imajinasi kami ungkapkan dalam komposisi tabuh kreasi,” kata Parjana.

Di hadapan Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Haratwan, sejumlah Kepala SKPD dan ribuan penonton yang memenuhi panggung Jagatnata Jembrana, kedua sekaa Gong Kebyar Duta Jembrana ini juga menampilkan tarian dan fragmen tari. Sanggar Kumara Widya Suara menampilkan Tari Cempaka Putih yang merupakan tarian maskot Jembrana, tari  kreasi Kidang Kencana dan Dolanan berjudul Sang Cangak.

Sedangkan Sekaa Gong Panca Suara menampilkan tari Jaran Teji, dengan tari kreasinya berjudul Pongah dan fragmen tari berjudul Situbanda yang mengisahkan tentang upaya Wibisana dan Rama dalam membangun jembatan di tengah laut yang luas dan ombaknya yang ganas untuk menyeberangkan pasukan kera. Seluruh penampilan mendapat sambutan meriah penonton. Bahkan Wabup Kembang usai ujicoba menemui seluruh penabuh dan mengucapkan selamat atas penampilannya yang sudah cukup baik dan perlu ditingkatkan terus.

wartawan
Putu Agus Mahendra

Hilirisasi Bandeng, Buleleng Bidik Pasar Dunia

balitribune.co.id I Singaraja - Para pembudidaya dan pengusaha perikanan di kawasan Buleleng Barat, Bali, kini tengah melakukan langkah transformasi besar. Tidak lagi sekedar mengandalkan ekspor benih ikan bandeng (nener), mereka kini merambah ke tahap hilirisasi melalui pembesaran bandeng kelas premium tersentral yang ditargetkan mampu menembus pasar internasional.

Baca Selengkapnya icon click

Kuliner Wisata Bali Dituntut Utamakan Higienitas

balitribune.co.id I Tabanan - Keberadaan kuliner Bali di tempat-tempat wisata di Pulau Dewata sangat diperlukan wisatawan. Selain untuk mengobati rasa lapar setelah lelah mengeksplor destinasi wisata yang dikunjungi, kuliner Bali sebagai salah satu cara mengenalkan keunikan yang ada di pulau ini. Sehingga wisatawan dapat merasakan secara langsung nikmatnya kuliner Bali yang dibuat dengan bumbu-bumbu lengkap ala masyarakat Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

TPA Peh Overload, Jembrana Wajibkan Teba

balitribune.co.id I Negara - Hingga kini persoalan penanganan sampah juga menjadi persoalan yang pelik di Jembrana. Terlebih dengan kondisi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Peh kini kondisinya sudah semakin over kapasitas. Penanganan sampah bahkan kini justru dititikberatkan pada partisipasi aktif masyarakat hingga di pedesaan untuk mengelola mandiri sampah di lahan masing-masing.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pasca Ledakan Trotoar di Darmasaba, Aroma Bensin Masih Tercium

balitribune.co.id I Mangupura - Kondisi pasca ledakan trotoar di kawasan Jalan Darmasaba, Banjar Menesa, Kecamatan Abiansemal, Badung, masih menyisakan kekhawatiran bagi warga sekitar. Hingga Rabu (22/4/2026), bau bensin dilaporkan masih tercium cukup menyengat, terutama di area saluran drainase.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.