Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tabung Co2 Meledak, Kapal Mutiara Timur Terbakar

Bali Tribune / EVAKUASI - Nampak nelayan mengevakuasi korban penumpang kapal KMP Mutiara Timur 1 yang terbakar di perairan Kubu

balitribune.co.id | Amlapura - Kapal KMP Mutiara Timur I, City Line yang melayani penyeberangan Tol  Laut dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi tujuan Pelabuhan Gili Mas, Lembar, Lombok, terbakar di perairan Kubu, Karangasem saat dalam pelayaran dari Ketapang menuju Lembar Lombok, sekitar pukul 14.30 Wita.

Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan Bali Tribune yang ikut membantu evakuasi korban bersama ratusan nelayan di pesisir Banjar Dinas Lean dan Banyuning, Desa Bunutan, Kecamatan Abang, ada ratusan penumpang dalam kapal naas tersebut dan seluruuhnya berhasil di evakuasi dengan selamat oleh nelayan bersama dua KRI dan Kapal Basarnas.

Saat para korban menceburkan diri kelaut, korban langsung diselamatkan oleh nelayan untuk selanjutnya dibawa ke Kapal Angkatan Laut (KAL) Kadet 6 dan Kadet 7. Dari korban yang dievakuasi tersebut ada juga sejumlah anak-anak dan semuanya dalam keadaan selamat.

Yosa Patrigelo, salah satu awak kapal KMP Mutiara Timur yang terbakar, kepada media ini menyampaikan, api pertama kali berasal dari salah satu mobil truk dalam kabin kendaraan yang belakangan dietahui mengangkut tabung C02. “Api berasal dari truk yang bawa CO2, pas kebakaran saya dan crew lainnya berusaha menyelamatkan seluruh penumpang. Kami mencari penumpang di kamar-kamar dan lorong,” ungkapnya.

Dia dan crew lainnya berusaha membantu evakuasi penumpang hingga akhirnya di dalam kapal naas tersebut yang tertinggal hanya crew atau ABK kapal saja. “Semua penumpang sudah dievakuasi dengan selamat dengan bantuan nelayan dan dibawa ke Kapal Angkatan Laut,” sebutnya.

Setelah itu dia dan crew lainnya melompat kelaut untuk menyelamatkan diri. Karena dia melompat terakhir, dia juga berhasil dievakuasi oleh nelayan, namun KAL Kadet 6 dan Kadet 7 sudah pergi membawa para korban menjauh dari kapal yang terbakar. Dia dan crew lainnya akhirnya dibawa kedarat oleh nelayan dan sandar di pesisir pantai Lean dan Banyuning, Desa Bunutan. Di pantai sudah ada anggota dari Polsek Abang yang menunggu dan mereka dibawa ke Polsek Abang untuk dimintai keterangan.

I Made Sudiarsana, kepada media ini menyampaikan saat itu dia bersama ratusan nelayan lainnya langsung bergerak menuju ke kapal yang terbakar tersebut untuk membantu menyelamatkan seluruh penumpang. “Penumpang saat itu saya lihat semuanya panik. Menceburkan diri kelaut dan langsung diselamatkan oleh nelayan. Ada ratusan nelayan yang membantu menyelamatkan korban,” ujarnya.

Sementara itu, saat evakuasi tengah berlangsung, kapal nelayan sempat menjauh dari kapal karena terdengar suara ledakan dari dalam kapal beberapa kali. Ada kemungkinan yang meledak tersebut adalah tabung Co2 yang dimuat oleh kendaraan truk. Namun KAL dengan pengeras suara mengatakan aman untuk mendekat, sehingga para nelayan kembali mendekat ke kapal yang terbakar untuk membantu menyelamatkan para korban.

Sementara itu, Kepala KSOP Padang Bai, Ni Luh Putu Eka Suyasmin, kepada media ini menyebutkan sebelumnya rencananya KAL Kadet 6 dan 7 yang mengevakuasi penumpang kapal itu akan sandar menurunkan korban di Dermaga Tanah Ampo, namun belakangan pihaknya mendapat informasi jika seluruh korban atau penumpang kapal terbakar itu dibawa ke Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi.

Sedangkan dari data Basarnas Bali, total penumpang dalam kapal berjumlah 258 orang, yang terdiri dari 234 orang penumpang dan 24 orang ABK atau crew kapal.

wartawan
AGS
Category

Bos Grand Bumi Mas Tersangka, Gelar Perkara di Bareskrim Menuai Kontroversi

balitribune.co.id | Denpasar - Kasus dugaan penyerobotan tanah oleh bos Grand Bumi Mas berinisial YC tiba-tiba ditangani Pengawas Penyidikan (Wassidik) Bareskrim Polri pascaditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polda Bali dan permohonan praperadilan ditolak Pengadilan Negeri (PN) Denpasar pada 22 Desember 2025.

Baca Selengkapnya icon click

Buka Bimtek Ecoprint di Desa Abang, Ny. Mas Parwata Dorong IKM Tenun Cacag Karangasem "Naik Kelas"

balitribune.co.id | Amlapura - Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Karangasem, Ny. Mas Parwata, terus bergerak cepat memacu kreativitas perajin di Bumi Lahar. Pada Senin (4/5/2026), Ny. Mas Parwata secara resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Eco Print bagi Sentra IKM Tenun Cacag Mekar Sari, yang bertempat di Aula Kantor Perbekel Desa Abang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terlibat Prostitusi Online di Bali, Tiga WNA Diciduk Imigrasi

balitribune.co.id I Denpasar - Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar melalui Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) meringkus tiga warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat praktik prostitusi online. Ketiganya diamankan dalam operasi pengawasan di dua lokasi berbeda, yakni wilayah Mengwi dan Renon, pada Senin (4/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

TPA Mandung Hanya Terima Residu, Ruas Jalan Tabanan Dikepung Sampah

balitribune.co.id I Tabanan - Sejumlah ruas jalan protokol di Kota Tabanan dan Kecamatan Kediri dikepung tumpukan sampah, Senin (4/5/2026). Kondisi ini merupakan dampak dari kebijakan ketat TPA Mandung yang kini hanya menerima sampah residu serta kewajiban pemilahan sampah dari sumbernya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BTID Mangkir, RDP Mangrove dan Tukar Guling Lahan Tertunda

balitribune.co.id I Denpasar - Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali, Senin (4/5/2026), terpaksa ditunda. 

Penyebabnya, pihak PT Bali Turtle Island Development (BTID) tidak memenuhi undangan rapat yang sedianya membahas polemik tukar guling lahan mangrove serta dugaan pembabatan mangrove di kawasan proyek mereka.

Baca Selengkapnya icon click

Kelas Ambruk, Siswa SDN 3 Sembung Gede Belajar Daring

balitribune.co.id I Tabanan - Sebagian murid SDN 3 Sembung Gede, Kecamatan Kerambitan, terpaksa menjalani kegiatan belajar secara daring pasca-ambruknya bangunan kelas pada Kamis (30/4/2026). Keputusan ini diambil guna menjamin proses belajar tetap berjalan meskipun fasilitas sekolah mengalami kerusakan berat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.