Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tanam Pohon di Beji Pura Dalem Desa Adat Nungnung, Bupati Badung Ajak Masyarakat Lestarikan Sumber Mata Air

Bali Tribune/Bupati Giri Prasta melakukan gerakan penanaman pohon dan Gertak Badung Bersih yang dipusatkan di Beji Pura Dalem Desa Adat Nungnung, Jumat (6/12).
balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama Istri Ny. Seniasih Giri Prasta melakukan gerakan penanaman pohon dan Gerakan Serentak (Gertak) Badung Bersih yang dipusatkan di Beji Pura Dalem Desa Adat Nungnung Kecamatan Petang, Jumat (6/12). Kegiatan dalam rangka memperingati HUT ke-43 PDAM Tirta Mangutama Kabupaten Badung ini melibatkan OPD Badung, Balai Wilayah Sungai Bali Penida, Direksi dan jajaran pegawai PDAM, siswa SD dan masyarakat Nungnung. 
 
Dalam sambutannya Bupati mengatakan, program penanaman pohon merupakan salah satu upaya untuk menjadikan Badung bersih dan hijau serta melestarikan keberadaan sumber mata air. Bupati mengajak masyarakat Badung betul-betul mencari dan melestarikan sumber mata air dengan menanam pohon penghasil air. "Coba kita lihat di Taman Mumbul Sangeh keberadaan mata airnya masih bagus. Disekelilingnya masih tumbuh pohon pule dan lainnya sebagai penghasil air. Maka sekarang kita harus lakukan klasifikasi mana tanaman penghasil air maupun penyerap air untuk menjaga kelestarian alam ini," jelasnya. 
Giri Prasta juga mengatakan, jajarannya sudah mendata dari hulu, tengah dan hilir kaitannya dengan Daerah Aliran Sungai (DAS). Bupati berkomitmen DAS di Badung wajib ditanami pohon penghasil air hingga ke hulunya yang dikaitkan dengan program dari Pekaseh dan Pangliman. "Saya inginkan DAS dapat menjadi tampak depannya perwajahan Badung. Untuk itu masyarakat harus ikut menjaga dengan tidak membuang sampah ke sungai, " ajak Giri Prasta. 
Terkait HUT PDAM, Bupati menyampaikan terima kasih atas program PDAM ini, diharapkan kedepannya lebih kompak dan mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat yang lebih optimal. "Kedepan kegiatan PDAM dalam pelestarian sumber air dapat terus berlanjut dan kami inginkan juga PDAM dapat memberikan air minum secara gratis kepada masyarakat Badung," tegasnya. 
Sementara Dirut PDAM Tirta Mangutama Badung I Ketut Golak melaporkan, dalam HUT ke-43 PDAM tahun 2019 ini pihaknya ingin berinteraksi dengan masyarakat dengan kegiatan penghijauan di Beji Nungnung. Tujuannya untuk melestarikan hulu sungai, sesuai petunjuk Bupati agar melestarikan sumber daya alam, daerah hulu sungai sebagai sumber air dan resapan air hujan serta rekomendasi hasil monitoring dan evaluasi sumber daya air khususnya mendorong peningkatan peran CSR dalam gerakan penghijauan di wilayah hulu Kabupaten Badung.
Disebutkan, sebelumnya Tim monitoring sumber mata air dari PDAM bekerjasama dengan Tim Bagian Sumber Daya Alam Setda Badung yang anggotanya terdiri dari Dinas PUPR, DLHK serta Dinas Pertanian dan Pangan telah menyisir sumber-sumber mata air di wilayah Badung Utara dan telah menemukan 18 titik sumber mata air. Untuk kegiatan penghijauan ditanam sebanyak 1000 bibit pohon seperti alpokat, kelapa, nangka, manggis, durian dan pule, yang memiliki nilai ekonomis. "Tidak hanya di Nungnung, PDAM Badung bertekad akan melaksanakan kegiatan serupa di tempat lain. Mari selamatkan mata air dengan menanam pohon penghasil air, " jelasnya.  
 
 
 
wartawan
I Made Darna
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.