Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Terdakwa Kasus Prostitusi Anak Divonis Ringan

Bali Tribune/ Terdakwa saat menjalani sidang putusan secara virtual di PN Denpasar.
balitribune.co.id | Denpasar  - Majelis hakim diketuai Angeliky Handajani Dai menjatuhkan vonis lebih rendah terhadap terdakwa kasus prostitusi online yang melibatkan anak di bawah umur, Maulana Aldi (21), dalam persidangan virtual di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar pada Selasa (25/5).
 
Sebetulnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dewi Agustin Adiputri menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 7 tahun dan denda Rp 150 juta subsider 4 bulan kurungan karena terbukti melakukan eksploitasi secara ekonomi atau seksual terhadap dua anak gadis berinisial KTA, dan MF, yang usainya belum mencapai 18 tahun.
 
Sementara dalam putusan majelis hakim, terdakwa tetap dinyatakan bersalah melanggar Pasal 76I Jo Pasal 88 UU RI . UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak sebagaimana dalam dakwaan alternatif kedua Penuntut Umum. Akan tetapi, majelis hakim tidak sependapat dengan tuntutan JPU terkait masa hukuman yang akan dijalani terdakwa.
 
"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama 6 tahun, dan denda Rp150 juta subsider 4 bulan kurungan," begitu bunyi diantara beberapa putusan majelis hakim.
 
Dalam menyikapi putusan ini, baik JPU maupun terdakwa yang didampingi penasihat hukum dari PBH Peradi Denpasar kompak menyatakan menerima. 
wartawan
Valdi S Ginta
Category

Sebut Penetapan Tersangka Kakanwil BPN Bali 'Ugal-ugalan', GPS Siap Uji Polda Bali di Praperadilan

balitribune.co.id | Denpasar - Tim penasihat hukum Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) BPN Provinsi Bali, I Made Daging, kembali melontarkan kritik keras terhadap dasar hukum penetapan kliennya sebagai tersangka. Bahkan penetapan tersangka oleh penyidik Dit Reskrimsus Polda Bali itu disebut "ugal - ugalan" dan sarat kepentingan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Monsun Asia Aktif Picu Angin Kencang dan Peningkatan Tinggi Gelombang, Pelaku Wisata Bahari Diimbau Waspada

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dalam akun resminya, bmkgbali pada Rabu (21/1) mengimbau masyarakat Bali untuk tetap waspada potensi cuaca ekstrem tanggal 21-27 Januari 2026. Pada periode tersebut sebagian besar wilayah Bali sudah memasuki puncak musim hujan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.