Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Terima DAK Rp 1,7 Miliar, Bupati Mas Sumatri Dorong RSUD Mampu Tingkatkan Kualitas Pelayanan

Bali Tribune / Bupati Karangasem, IGA Mas Sumatri didampingi Sekda KArangasem saat turun meninjau pembangunan rehab gedung poliklinik RSUD Karangasem

balitribune.co.id | Amlapura - Kabupaten Karangasem tahun ini mendapat suntikan DAK (Dana Alokasi Khusus) sebesar Rp 1,7 Miliar. Anggaran ini akan dipergunakan untuk perbaikan bangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karangasem. Hal ini tidak terlepas dari semangat dan komitmen Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri yang ingin RSUD mampu meningkatkan kualitas pelayanannya.

“Kita masih berjuang terus untuk mendapatkan anggaran tambahan baik dari pemerintah provinsi ataupun pemerintah pusat untuk cita-cita meningkatkan pelayanan, khususnya bidang kesehatan. Apalagi di tengah pandemi Covid-19,” tegas Bupati Mas Sumatri disela-sela monitoring pembangunan fisik RSUD, Rabu (5/8/2020).

Mas Sumatri menekankan dengan perbaikan fasilitas rumah sakit, diharapkan dapat menambah kapasitas dan kualitas pelayanan. Selain itu, manajemen dan pegawai RSUD diminta nantinya mampu bersaing dengan RSUD lainnya dengan memberikan pelayanan yang maksimal dan penuh tanggung jawab.

“Rumah Sakit di Kabupaten Karangasem sebenarnya belum siap menampung masyarakat Karangasem yang membutuhkan pelayanan kesehatan. Kita masih sangat membutuhkan peningkatan dalam bidang kesehatan. Tapi saya harap pihak manajemen, petugas dan seluruh jajaran RSUD terus berupaya agar mampu memberikan pelayanan yang prima,” harap Mas Sumatri.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas kerja keras berbagai pihak RSUD Kabupaten Karangasem yang telah berjuang merawat pasien Covid-19 dan berharap para petugas garda terdepan melawan virus ini selalu diberi semangat serta kesehatan.

“Mari kita bergandeng tangan bersama memutus mata rantai penyebaran Covid dengan menjalakan protokol kesehatan dengan disiplin. Itulah cara terbaik yang bisa kita lakukan untuk mendukung kerja keras para tenaga kesehatan yang berjuang menyembuhkan para pasien Covid-19,” imbuhnya.

Direktur RSUD Karangasem dr. Wayan Suardana menyebutkan, proyek yang dikerjakan dari DAK saat ini, diperuntukkan untuk rehab berat  poliklinik dan rawat jalan, khususnya untuk eksekutif atau ruang berkelas. “Rencananya untuk poliklinik akan dibangun di belakang, karena selama ini juga sudah ada poliklinik yang dimanfaakan di belakang,” ujarnya.

Progress rehab berat beberapa bangunan khusus ini dikatakan telah mencapai 50,19 persen. “Kita sangat bersyukur di tengah situasi pandemi ini, progresnya lumayan bagus, dari target 23,05 persen, sudah tercapai 50,19 persen. Maju 23 persen dari perkiraan awal,” terangnya.

Strategi yang diterapkan, diawal pembangunan telah digenjot bagus tanpa mengabaikan kualitas. Pengalaman sebelumnya, kendala pembangunan biasanya pada tahap finishing. Untuk itu, dengan sisa waktu yang banyak sebelum waktu target penyelesaian proyek, pihak rekanan akan memiliki cukup waktu untuk finishing yang bagus.

“Perencanaaan perbaikan ini sudah dari 2 tahun lalu. Namun proses dalam mengupayakan DAK ini cukup lama, maka pembangunan baru bisa dilaksanakan. Ini baru tahap pertama pemerintah Kabupaten Karangasem berhasil memperjuangan dana alokasi khusus, masih akan ada tahap kedua yang sedang dalam proses berjuang di pusat,”  ujar Suardana.

wartawan
Redaksi
Category

Antusiasme Warga Padati Gilimanuk hingga Hutan Cekik Sambut Kedatangan Presiden Prabowo

balitribune.co.id | Negara - Masyarakat Kabupaten Jembrana tumpah ruah memadati kawasan Gilimanuk hingga Hutan Cekik pada Selasa (25/8/2026). Kedatangan ribuan warga dan pelajar ini guna menyambut kunjungan kerja perdana Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang diagendakan melakukan groundbreaking Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di kawasan hutan Bali Barat.

Baca Selengkapnya icon click

Data 129 Ormas, Kesbangpol Badung Dorong Penataan dan Pemberdayaan

balitribune.co.id | Mangupura - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Badung mencatat sebanyak 129 organisasi kemasyarakatan (ormas) telah terdata hingga Agustus 2026. Ormas tersebut bergerak di berbagai bidang, di antaranya lingkungan hidup, seni budaya, pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia, serta kesehatan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Badung Ancam Cabut Izin Usaha Besar yang Abaikan Produk Lokal

balitribune.co.id | Mangupura - DPRD Kabupaten Badung menyiapkan aturan yang mewajibkan pelaku usaha besar, khususnya sektor pariwisata, menggunakan produk unggulan lokal. Pelaku usaha yang mengabaikan kewajiban tersebut nantinya dapat dikenai sanksi administratif secara bertahap hingga rekomendasi pencabutan izin usaha.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.