Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Terperosok di Tebing Petanu, Pick-up Nyangkut di Pohon Kelapa

Bali Tribune/ TERPEROSOK - Posisi Pick Up DK 9814 WI yang terperosok ke tebing jurang.



balitribune.co.id | Gianyar - Sebuah pohon kelapa di pinggir jurang Sungai Petanu menjadi penyelamat Pick Up yang terperosok akibat tak kuat menanjak di jalan tanjakan Laplapan, Petulu, Ubud, Gianyar. Pengemudi Pick Up dan penumpangnya selamat. Kejadiannya Rabu (11/5/2022) sore, dan hingga Kamis pagi mobil bermuatan batu kapur tersebut belum dievakuasi.

Dari keterangan yang diterima Bali Tribune, Rabu sekitar pukul 17.25 Wita, Ruslan Achmad Zaelani (72), asal Denpasar mengemudikan pick up berbuatan batu kapurnya. Ia tidak pernah melintasi jalur petaka tersebut, hingga di tikungan dan puncak tanjakan menuju Banjar Laplapan, Desa Petulu, tiba-tiba kendaraan jenis Daihatsu Zebra warna hitam Nopol DK 9814 WI tidak kuat menanjak. Ruslan Achmad Zaelani sudah berusaha mengoper perseneleng namun kendaraan tersebut tetap mundur. Akhirnya pick up teperosok ke pinggir jalan pada bagian barat sedalam kurang lebih 5 meter dari jalan tanjakan Banjat Laplapan, Desa Petulu. Posisinya persis di atas Sungai Petanu.

Beruntung pick up tersebut tidak sampai jatuh ke Sungai Petanu yang berada di bawahnya karena ada pohon kelapa yang menahan pick up tersebut. Atas kejadian tersebut sopir Ruslan Achmad Zaelani dan Abeng bergegas keluar dari kendaraan untuk menyelamatkan diri.

Kapolsek Ubud Kompol I Made Tama saat dikonfirmasi, Kamis (12/5/2022), membenarkan adanya kejadian tersebut. "Out of control, kendaraan jatuh ke pinggir jalan. Tidak ada korban jiwa," jelasnya. Hanya penumpang Abeng mengalami luka lecet pada bagian kepala. "Korban sudah mendapatkan perawatan medis di rumah sakit Ari Santi Mas Ubud," jelas Kapolsek.

Saat ini kendaraan pick up jenis Daihatsu Zebra warna hitam DK 9814 WI masih di TKP menunggu evakuasi dengan mobil Derek. "Diduga terjadinya laka lantas out of control tersebut karena kendaraan jenis Daihatsu Zebra warna hitam no.pol. DK 9814 WI  tidak kuat menanjak yang disertai jalan tikungan karena beban berat," jelas Kompol Tama.

wartawan
ATA
Category

Cuma Desa Tanpa TPS3R yang Boleh Kirim Sampah Organik

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar mulai memperketat alur pembuangan sampah ke TPA Suwung. Sampah organik kini hanya diizinkan masuk ke TPA dua kali seminggu, khusus bagi desa atau kelurahan yang belum memiliki fasilitas Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Baca Selengkapnya icon click

Menteri LH: 60 Persen Warga Denpasar Sudah Disiplin Pilah Sampah

balitribune.co.id I Denpasar - Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq, memberikan apresiasi tinggi atas kemajuan signifikan tata kelola sampah di Kota Denpasar dan Provinsi Bali. Hal tersebut disampaikan saat meninjau TPST Kesiman Kertalangu, Jumat (17/4/2026), bersama Gubernur Bali I Wayan Koster dan Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gerakan Badung Peduli Sambangi Warga Disabilitas di Desa Kutuh

balitribune.co.id I Mangupura - Kepedulian dan kebersamaan terus ditunjukkan melalui kegiatan sosial Gerakan Badung Peduli yang digelar di Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Sabtu (18/4/2026). Kegiatan ini menyasar warga yang membutuhkan perhatian khusus sebagai bentuk komitmen sosial pemerintah setempat.

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Badung Dorong Insentif Petugas Kebersihan di Tengah Darurat Sampah

balitribune.co.id I Mangupura - DPRD Badung mendorong pemerintah daerah memberikan insentif kepada petugas kebersihan yang terlibat langsung dalam penanganan darurat sampah. Dorongan ini muncul seiring meningkatnya beban kerja petugas di lapangan dalam beberapa waktu terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perbaiki 37 Titik Kerusakan Akibat Bencana 2026, Perkim Badung Siapkan Rp 11,77 Miliar

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Badung menyiapkan anggaran lebih dari Rp 11,77 miliar untuk memperbaiki puluhan titik kerusakan infrastruktur akibat bencana alam pada 2026.

Sebanyak 37 titik kerusakan menjadi prioritas penanganan. Perbaikan mencakup jalan rusak, senderan jalan, hingga sistem drainase di sejumlah wilayah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.