Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tertimpa Pohon, Atap Gedung SD 2 Sempidi Ambruk

Bali Tribune / AMBRUK - Gedung SD 2 Sempidi nampak jebol pada bagian atap karena tertimpa pohon, Minggu (29/2).
balitribune.co.id | Mangupura - Atap gedung SD 2 Sempidi rusak parah akibat tertimpa dahan pohon, Minggu (28/2). Genteng hingga plafonnya jebol. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut lantaran sekolah dalam keadaan sepi.
 
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Badung, peristiwa terjadi sekitar pukul 11.00. Saat itu, Banjar Gerokgak, Kelurahan Sempidi, Kecamatan Mengwi, tempat SD 2 Sempidi berdiri tengah diguyur hujan deras dan angin kencang. 
 
"Tiba-tiba dahan pohon terap (teep) dan bambu di dekat gedung sekolah patah sehingga menimpa atap sekolah," ujar Kalaksa BPBD Badung, Bagus Nyoman Wiranata.
 
Panjang bangunan yang hancur kurang lebih 60 meter dan lebar 5 meter,. Atas laporan kejadian tersebut, pihaknya langsung menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) PB ke lokasi. Di samping itu, juga berkoordinasi dengan Kepala Sekolah dan Kelihan Dinas setempat.
 
"Kami langsung melakukan asesmen dan pemotongan pohon di TKP. Lama penanganan sekitar 40 menit," ujarnya.
 
Dari pencekan pihaknya di lokasi, kerusakan parah pada bagian atap bangunan. 
 
"Perkiraan kerugian sementara mencapai Rp 125 juta," tegasnya.
wartawan
I Made Darna
Category

Sebut Penetapan Tersangka Kakanwil BPN Bali 'Ugal-ugalan', GPS Siap Uji Polda Bali di Praperadilan

balitribune.co.id | Denpasar - Tim penasihat hukum Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) BPN Provinsi Bali, I Made Daging, kembali melontarkan kritik keras terhadap dasar hukum penetapan kliennya sebagai tersangka. Bahkan penetapan tersangka oleh penyidik Dit Reskrimsus Polda Bali itu disebut "ugal - ugalan" dan sarat kepentingan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Monsun Asia Aktif Picu Angin Kencang dan Peningkatan Tinggi Gelombang, Pelaku Wisata Bahari Diimbau Waspada

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dalam akun resminya, bmkgbali pada Rabu (21/1) mengimbau masyarakat Bali untuk tetap waspada potensi cuaca ekstrem tanggal 21-27 Januari 2026. Pada periode tersebut sebagian besar wilayah Bali sudah memasuki puncak musim hujan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.