Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tidak Pernah Digunakan, Taman Latih Anjing Terbengkalai

Bali Tribune/ TERBENGKALAI - Taman Latih Anjing yang hingga kini belum pernah dimanfaatkan terkesan terbengkalai, kumuh dan tidak terawat.
balitribune.co.id | Negara - Hingga kini sejumlah fasilitas yang dibangun Pemkab Jembrana belum termanfaatkan dengan maksimal. Bahkan tidak sedikit yang kondisinya justru tampak terbengkalai. Seperti salah satunya yang tampak pada Taman Latih Anjing. Kini areal yang disediakan bagi penghoby anjing ini kondisnya tampak kumuh dan tidak terawat.
 
Sejak dibangun beberapa tahun lalu, Taman Latih Anjing yang terletak di Jalan Udayana, Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara hingga saat ini juga belum termanfaatkan. Kendati pembangunannya telah rampung dikerjakan lebih dari setahun, namun berdasarkan informasi, taman yang telah dilengkapi sarana latih anjing ini justru belum lengkap pembangunannya. Seperti yang tampak ditaman yang bersebelahan dengan kantor KPU Kabupaten Jembrana, kondisi taman yang tidak pernah digunakan ini terkesan terbengkalai, kumuh dan tidak terawat.
 
Pantauan di areal taman, Jumat (9/8), tampak di areal yang sebelumnya berdiri Gedung Kesenian Jembrana ini hingga kini tidak pernah dibersihkan. Sampah bersarakan dengan rumput liar yang tumbuh subur.  Bangunan terbuka yang dikelilingi pagar besi serta jogging trek juga terlihat sudah mulai keropos. Selain tidak menarik minat penghoby anjing untuk memanfaatkannya, hingga kini sangat jarang warga yang mau beraktiftas seperti olah raga ditaman. Warga sekitar lebih memilih jogging di Lapangan Umum Negara yang lokasinya tidak jauh dari taman ini.
 
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jembrana I Wayan Sudiarta dikonfirmasi mengatakan kendati berada dilahan asset Pemkab Jembrana, namun pengelolaan taman anjing itu sudah menjadi tanggung jawab komunitas penghoby anjing. Menurutnya, fasilitas itu memang dibangun atas adanya permohonan dari komunitas. Ia menyatakan pembangunan taman latih anjing ini memang dikhususkan bagi komunitas pencinta anjing agar tidak bercampur dengan pengunjung di Taman Pecangakan dan areal Gedung Kesenian Bung Karno.
 
Selain diperuntukkan sebagai lokasi melatih anjing, taman ini juga menurutnya sebenarnya bisa dimanfaatkan untuk kegiatan vaksinasi  hewan khususnya anjing. Namun ia mengaku hingga kini taman yang dibangun menggunakan pembiayaan APBD ini sampai saat ini belum dimanfaatkan. Dikatakannya semestinya komunitas yang memanfaatkan setelah taman itu selesai dibangun. “Kita tidak mesti menganjurkan lagi agar tempat itu dimanfaatkan, sebab dulunya komunitas sendiri yang memohon tempat itu, termasuk bangunannya,” tandasnya. (u)
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Diduga Melakukan Penyesatan Proses Peradilan, 12 Advokat PH Made Daging Dipolisikan

balitribune.co.id | Denpasar - Sebanyak 12 advokat tim Penasehat Hukum (PH) eks Kepala Kanwil Pertanahan Provinsi Bali, I Made Daging dilaporkan ke Mapolda Bali atas dugaan Tindak Pidana Penyesatan Proses Peradilan dan/atau Tindak Pidana Sumpah Palsu dan/atau Tindak Pidana Pemalsuan Surat, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 278 dan/atau Pasal 291 dan/atau Pasal 391 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

3.197 Penumpang Gagal Terbang ke Timur Tengah, Imigrasi Layani Izin Tinggal Keadaan Terpaksa

balitribune.co.id I Kuta - Sebanyak 15 penerbangan rute internasional (8 keberangkatan dan 7 kedatangan) mengalami pembatalan atau penyesuaian jadwal penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai, hingga Senin, 2 Maret 2026. Pembatalan ini dampak dari  penutupan ruang udara di sejumlah negara di Timur Tengah.

Baca Selengkapnya icon click

Tingkat Utamaning Utama, Palebon Ida Bhagawan Blebar Gunakan Sarana Naga Banda

balitribune.co.id I Gianyar - Setelah 78 Tahun pelebon langka kembali dipersembahkan di Puri Agung Gianyar atas berpulangnya Ida Bagawan Blebar Gianyar yang saat walaka bernama AA Gde Agung Bharata. Oleh pasemetonan Manggis Kuning, prosesi "Pelebon Raja Dewata" merupakan persembahan terakhir untuk Panglingsir yang juga seorang Dwijati.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.