Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tiga Pengguna Narkoba Terjaring Sweeping di Tempat Hiburan Malam

Bali Tribune/ray. Tim gabungan terdiri dari petugas BNNK Badung dan Provinsi Bali, Kodim 1611/Badung, Polresta Denpasar Satpol PP dan Badan Kesbangpol Kabupaten Badung melakukan sweeping di sejumlah tempat hiburan malam dan mengamankan tiga pengguna narkoba.

Balitribune.co.id | KUTA - Setelah tim gabungan melakukan pengecakan bodi dan barang bawaan serta test urine terhadap pengunjung dan pekerja di beberapa tempat hiburan malam (THM), ditemukan tiga orang positif pengguna narkoba jenis amphetamine, methampetamine, dan benzodiazepines.

"Tujuan kegiatan ini untuk menekan juga mengantisipasi penyalahgunaan dan peredaran  gelap narkoba, khususnya di tempat hiburan malam," ujar Kepala BNNK Badung AKBP Ni Ketut Masmini, SH, MH, Sabtu (09/11/2019) dini hari, usai melakukan aksi penertiban di sejumlah THM di Badung.

Masmini langsung memimpin tim gabungan berkekuatan 100 personel dari BNNK Badung, Kodim 1611/Badung, Polresta Denpasar Satpol PP dan Badan Kesbangpol Badung. Mereka menyasar lima THM yaitu Grahadi, S2 KTV Club, Boshe VVIP Club, Wirama Karaoke & Bar, dan Mirror Lounge and Club).

THM, kata Masmini, menjadi tempat yang rentan akan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Sehingga, BNN Kabupaten Badung berupaya mempersempit ruang gerak para pelaku peredaran gelap narkoba. Salah satunya dengan rutin melaksanakan kegiatan sweeping ke THM-THM yang ada.

"Saat ini Indonesia dalam kondisi darurat narkoba. Dalam penyebarannya tidak lagi mengenal batasan usia dan profesi. Hal ini perlu ditanggulangi bersama seluruh komponen dan lapisan masyarakat," kata Masmini, yang sebelum penertiban meminta anggota tetap menjaga etika saat bertugas.

Selanjutnya, terhadap tiga orang yang terindikasi positif sebagai penyalahguna narkoba dilakukan assesment dan ditindaklanjuti dengan melakukan rehabilitasi oleh BNNK Badung. Dalam kesempatan ini, dia mengapresiasi THM yang telah berkomitmen tak ada penggunaan narnkob di tempat mereka.

"Beberapa THM telah melakukan langkah pencegahan dengan intens mengundang pihak BNN untuk memberikan edukasi kepada karyawannya. Bahkan, menerapkan kepada para karyawan untuk mengisi pernyataan yang di dalamnya termuat komitmen untuk bersih dari narkoba," jelas Masmini. (*)

wartawan
Bernard MB
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.