Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tim Judo Bali Bertolak ke Singapura

KE SINGAPURA - Tim judo Bali saat dilepas Ketum KONI Bali Ketut Suwandi mengikuti kejuaraan di Singapura, kemarin di KONI Bali.

 BALI TRIBUNE - Guna memberikan jam terbang lebih serta evaluasi pelatihan selama ini, Pengprov Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Bali mengutus 11 judoka putra dan putri senior maupun junior ke Singapura. Event bertajuk Jagsport Judo Champhionship 2018 ini dihelat mulai 8-9 Desember mendatang.  Ketum Pengprov PJSI Bali, IGB Alit Putra didampingi Waketum, I Nengah Sudiartha saat pelepasan atlet di KONI Bali, Senin (3/12) kemarin mengatakan, seluruh judoka itu merupakan penghuni Pelatda PJSI Bali lapis pertama. "Untuk judoka utama seperti Anny Pandini, Gde Ganding Kalbu, Mira, Desta, Randa dan Ardiarta memang tidak kami ikut sertakan. Jadi, 11 judoka yang dikirim ke Singapura ini memang tujuannya untuk menambah jam terbang sekaligus evaluasi," ujar Alit Putra diamini Nengah Sudiartha. Dibeberkannya, di event nanti akan diikuti 7 negara termasuk Indonesia dan tuan rumah Singapura. Soal rival tentu saja ada tiga negara yang diprediksi menjadi lawan kuat judoka Bali seperti Filipina, Uzbekhistan serta Singapura. "Untuk tuan rumah memang harus diwaspadai karena mereka akan turun full team," imbuh Sudiarftha. Lanjut Sudiartha, mengenai target, tentu saja mematok juara umum. Karena disebutkan, tahun lalu Bali meraih predikat tertinggi yakni juara umum. "Kalau sekarang memang agak susah. Tahun lalu itu kami menurunkan full team, sedangkan sekarang kirim sedikit karena terkendala dana. Tapi, tetap kami target bisa mempertahankan juara umum tersebut," tegas Sudiartha. Para judoka yang diutus tersebut di kategori senior putra di kelas 55 kg yakni Wibawa Kusuma, kelas 60 kg Aryanta, kelas 66 kg Made Budiasa, kelas 81 Bima Prasetya dan Adi Wirawan serta kelas 100 kg Agastya. Sedangkan putri senior di kelas 45 kg Desi Kartikasari, kelas 52 kg Apriningsih, kelas 57 Wintan Apriani dan kelas 78 kg Fania Farid. Untuk judoka junior hanya dua saja yakni Sri Witari di kelas 52 kg putri dan Adu Kumara di kelas 73 kg putra.  Pelatih yang mendampingi ada dua orang yakni Adi Antara dan Adi Wirawan dimana nama terakhir merangkap menjadi pelatih sekaligus atlet. "Seluruh judoka ini memang kami proyeksikan untuk PON 2020 selain pejudo utama," tandas Sudiartha.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Gagal Beroperasi, Pemkab Jembrana Usulkan Pencabutan Dua Perda BPR

balitribune.co.id | Negara - Pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Jembrana dipastikan batal terwujud. Setelah mangkrak dan tidak pernah terealisasi sejak regulasinya diterbitkan pada 2017 silam, eksekutif dan legislatif Kabupaten Jembrana kini resmi mengusulkan pencabutan dua produk hukum yang menjadi landasan hukumnya.

Baca Selengkapnya icon click

BI Bali Dorong UMKM Naik Kelas, Akses Pembiayaan Capai Rp5,8 Miliar

balitribune.co.id | Denpasar - Akses pembiayaan menjadi salah satu kunci bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan kapasitas usaha sekaligus memperluas pasar. Karena itu, sinergi antara pemerintah, perbankan, Bank Indonesia, dan pelaku usaha terus diperkuat agar kebutuhan pembiayaan UMKM dapat dipertemukan dengan sumber pendanaan yang tepat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Resmi Diluncurkan, Gilimanuk Jadi Titik Utama Proyek PLTS 100 GWp

balitribune.co.id | Negara - Pemerintah resmi meluncurkan Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 gigawatt peak (GWp) sebagai salah satu langkah strategis mempercepat terwujudnya swasembada dan kedaulatan energi nasional. Peluncuran program tersebut ditandai dengan groundbreaking sejumlah proyek PLTS, termasuk di Gilimanuk, Bali, Selasa (25/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Kemarau Melanda, Petani Tabanan Biarkan Sawah Menganggur

balitribune.co.id | Tabanan - Sejumlah petani di Kabupaten Tabanan terpaksa membiarkan sawah mereka menganggur atau bero akibat terpaan kemarau panjang yang memicu kekeringan.

Hal ini dilakukan sejumlah petani di beberapa subak lantaran seretnya pasokan air irigasi yang mengalir ke kawasan pertanian mereka. Hingga pertengahan Agustus 2026, fenomena tanah terbengkalai ini melanda puluhan hektare lahan di beberapa wilayah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pegadaian Cabang Rasanae Salurkan Bantuan Rp275 Juta untuk Pembangunan Jembatan Raba Sa’u Desa Mawu

balitribune.co.id | Bima - Harapan masyarakat Desa Mawu Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat untuk memiliki akses jembatan yang lebih layak kembali mendapat perhatian. Melalui program Pegadaian Peduli, PT Pegadaian (Persero) Cabang Rasanae menyalurkan bantuan senilai Rp275 juta untuk mendukung pembangunan Jembatan Raba Sa’u, Desa Mawu. Pembangunan jembatan tersebut menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat setempat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.