Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tim VBSS Kopaska TNI AL Lumpuhkan Pembajak Kapal Logistik

KOPASKA – Pasukan khusus Kopaska TNI AL yang tergabung dalam tim VBSS berhasil melumpuhkan para pembajak kapal logistik saat menggelar latihan terpadu di perairan Sampang, Madura, Jatim, Jumat (17/8).

BALI TRIBUNE - Dalam rangka meningkatkan profesionalisme prajurit pasukan khusus TNI Angkatan Laut (AL), jajaran Komando Pasukan Katak (Kopaska) menggelar latihan terpadu di perairan Sampang, Madura, Jawa Timur (Jatim), Jumat (17/8). Pelaksanaan latihan tersebut melibatkan Satkopaska Koarmada I dan Satkopaska Koarmada II. Kegiatan latihan yang ditinjau langsung Komandan Satkopaska Koarmada II Kolonel Laut (T) Ariyadi, SE., dan sejumlah instruktur Satkopaska Koarmada II itu, disimulasikan bahwa pasukan elit Kopaska TNI AL yang tergabung dalam tim “Visit, Board, Search, and Seizure” (VBSS) yang dikomandoi Lettu Laut (P) Wahyu Hadi W, berhasil melumpuhkan 20 orang pembajak kapal logistik saat melintas di perairan Sampang, Madura. Kadispenkoarmada II Letkol Laut (KH) Suratno, SS., menjelaskan, dalam simulasi itu kelompok pembajak pimpinan mantan militan yang pernah mendapatkan pelatihan di Libya, melakukan pembajakan terhadap kapal logistik yang sedang melaksanakan pelayaran di Laut Jawa. Dalam aksinya, kelompok menggunakan kapal-kapal nelayan sebagai “cover” untuk menghindari kecurigaan pihak keamanan dan tidak segan-segan melukai para korbannya. Kelompok ini memiliki target, yaitu kapal-kapal yang sedang berlabuh maupun lego jangkar di sekitar pelabuhan. Setelah berhasil mendapatkan senjata dan amunisi dari pasar gelap, kelompok tersebut melakukan aksi kejahatannya dengan membajak kapal logistik. Pada aksi tersebut, kelompok pembajak berhasil menguasai kapal dan menyekap seluruh anak buah kapal (ABK). Kelompok pembajak bahkan meminta tebusan berupa uang tunai sebanyak Rp500 miliar yang harus diserahkan secepatnya. Berdasar informasi tersebut, Puskodal Koarmada II segera melaksankan tindakan dengan mengerahkan Tim VBSS yang terdisi dari pasukan khusus Kopaska dengan tugas pokok untuk melaksanakan penangkapan dan pengambilalihan kapal logistik tersebut. Serta menangkap hidup atau mati tokoh utama kelompok pembajak itu dan menetralisir situasi keamanan negara, khususnya keamanan laut. Selanjutnya tim VBSS Kopaska melakukan tindakan penangkapan terhadap kelompok tersebut dengan mendekati kapal target dan melaksanakan infiltrasi tanpa diketahui oleh pihak musuh. Dengan cepat Tim VBSS berhasil melumpuhkan satu persatu kelompok pembajak tersebut dan berhasil mengambil alih kapal logistik itu. Bukan hanya itu, pulau yang disinyalir selama ini menjadi markas kelompok pembajak tersebut juga menjadi target pasukan khusus Kopaska, yaitu dengan menerjunkan tim khusus di pulau tersebut untuk melumpuhkan sisa kelompok pembajak dan memulihkan situasi keamanan. 

wartawan
Djoko Moeljono
Category

Sapa Konsumen di Berbagai Kota, Hyundai Perkenalkan New CRETA Alpha dengan Desain Lebih Berani

balitribune.co.id | Jakarta - PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) telah resmi meluncurkan New CRETA Alpha edisi terbaru dalam jajaran Hyundai CRETA yang membawa ekspresi lebih tegas, eksklusif, dan premium ke segmen SUV kompak. Dikembangkan dan diproduksi di Indonesia, New CRETA Alpha memperkuat kehadiran Hyundai di segmen SUV-B dengan kombinasi seimbang antara desain berani, teknologi canggih, dan kenyamanan sehari-hari.

Baca Selengkapnya icon click

Pukul Warga Inggris di Restoran Bandara Ngurah Rai, WNA Australia Ditahan Polisi

balitribune.co.id | Denpasar - Kasus tindak pidana penganiayaan terjadi di sebuah restoran di Terminal Keberangkatan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Minggu (18/1/2026) pukul 23.30 Wita. Akibat kejadian itu, seorang Warga Negara Asing (WNA) ditahan di sel tahanan Mapolres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Rekayasa Lalu Lintas Kerobokan Kelod Pangkas Waktu Tempuh 78%, Kecepatan Melonjak 5 Kali Lipat

balitribune.co.id | Mangupura - Rekayasa lalu lintas di wilayah Kerobokan Kelod menunjukan hasil yang signifikan, berdasarkan hasil pemodelan jaringan lalu lintas menggunakan PTV VISUM oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Badung untuk skenario penerapan rekayasa lalu lintas satu arah, diperoleh kinerja jaringan sebagai berikut, waktu tempuh rata-rata sebelum rekayasa lalu lintas sekitar 19,8 menit, sedangkan setelah rekayasa lalu

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.