Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tingkatkan Daya Saing Ekspor, Bali Perlu Bangun Kompartemen

AA Bagus Adi Mahendra Putra

BALI TRIBUNE - Memiliki peluang besar untuk melakukan ekspor ternak ke mancanegara. Bahkan dengan potensi ternak yang dimiliki, Bali bisa menjadi lumbung pangan dunia. “Tapi untuk bisa ekspor, Bali harus memiliki Kompartemen Bebas Aviant Influence (AI), Biosecurity dan Biosafety yang baik,” ujar Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI Drh. I Ketut Diarmita,DVM,MP saat dimintai keterangannya beberapa waktu lalu di Amatra Center di Jalan Raya Canggu 88 Badung, belum lama ini.

Hal senada disampaikan anggota DPR-RI dari Komisi IV yang membidangi pertanian dalam arti luas, AA Bagus Adi Mahendra Putra, yang menilai langkah-langkah memajukan peternakan di Bali sebagai hal yang sangat positif. “Kita siap dorong pembangunan kompartemen itu agar segera terwujud sehingga Bali bisa ekspor ternak,” tegas pendiri Amatra Center yang akrab disapa Gus Adi ini sembari menegaskan ke depan ternak yang ada bukan hanya untuk memenuhi Bali dan pariwisatanya.

 “Kita ingin menjadi lumbung pangan dunia, memberi masyarakat dunia pangan daging. Untuk bisa melakukan ekspor, salah satu syarat yang mesti dipenuhi harus ada kompartemen bebas AI (Avian Influence), Biosecurity dan Biosafety yang baik. Itu yang kita belum punya,” ujarnya, Selasa (15/8). Potensi ternak Bali seperti sapi, babi dan ayam begitu besar. Untuk itu tambahnya ke depan Bali perlu membangun Kompartemen bebas AI (Avian Influence).

Ini penting, pasalnya penyakit AI ini sangat berbahaya dan sulit diberantas karena penyebabnya virus yang dibawa burung liar. Disebutkan, untuk ekspor harus memenuhi kaidah internasional. “Kalau belum punya kompartemen, biosecurity dan biosafety yang baik, jelas tak bisa memenuhi kebutuhan internasional. Apalagi sistem yang berjalan juga belum memenuhi standar-standar animal walfare yang baik maka ini akan sulit bisa menembus ekspor.

Ia menilai sebenarnya tak sulit untuk membangun kompartemen tersebut sepanjang ada minat serta dukungan pemerintah setempat. “Kita bahkan sudah minta seluruh integrator bersatu padu untuk membuat kompatermen tersebut dan kita akan kawal itu,” tambahnya. Sebagai wakil Bali di pusat Gus Adhi mengaku prihatin, ketika mengetahui Timor Leste sampai mengimpor ternak dari Malaysia hanya lantaran Bali belum punya kompartemen. Padahal untuk membangun kompartemen itu tak sulit. Bahkan pihaknya siap membantu dengan menurunkan tim supervisi dari Dirjen Peternakan secara gratis. Persoalannya justru karena minat yang belum mengarah ke sana. “Ya mungkin kondisi sekarang ini masih untung, jadi tak mau repot,” sentilnya. Menurutnya, Bali ke depan tantangannya semakin berat. Pulau ini tak bertambah tapi populasi penduduknya semakin padat.

“Ini harus menjadi pemikiran jangan sampai nanti terjadi krisis pangan,” tegasnya seraya menyebutkan saat ini di Pulau Jawa telah berdiri 63 kompartemen. Setidaknya ada tiga hal yang mesti diperhatikan pihak Dinas Peternakan jika akan menerapkan sistem kuota sehingga tak ada yang diunggulkan tapi semuanya diterapkan merata. Terkait kualitas babi dimana akan dilakukan upaya-upaya peningkatan genetik babi sehingga menjadi lebih baik.

Pengiriman dan ekspor babi juga akan dibantu berupa rekomendasi pengeluaran babi yang akan dikirim ke luar Bali. Ini akan mendorong peternak lebih bersemangat. “Dirjen juga akan mengirim ahlinya untuk menghitung pendapatan dan pengeluaran ternak sehingga diketahui berapa supplai dan demand. Jadi tak ada alasan kalau ternak sampai menumpuk sementara pasar masih kurang,” tandasnya.

wartawan
Arief Wibisono
Category

Bukan Kekeringan, Ini Penjelasan BPBD Tabanan Terkait Penurunan Air di Telaga Tunjung

balitribune.co.id | Tabanan – Informasi mengenai kondisi Telaga Tunjung di Desa Timpag, Kecamatan Kerambitan, Kabupaten Tabanan yang disebut mengalami kekeringan langsung ditindaklanjuti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tabanan. Kepala Pelaksana BPBD Tabanan I Nyoman Srinada Giri bersama Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik melakukan peninjauan langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi sebenarnya.

Baca Selengkapnya icon click

Atlet IODI Tabanan Borong 4 Medali di Kejurnas Dancesport 2026

balitribune.co.id | Tabanan – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia (IODI) Kabupaten Tabanan di tingkat nasional. Tiga pasangan atlet berhasil membawa pulang empat medali, terdiri dari satu medali perunggu dan tiga medali perak pada Kejurnas IODI XVI Tahun 2026 yang berlangsung di Ballroom Hotel Aston Grogol, Jakarta Barat, Sabtu (15/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ajak Lestarikan Lingkungan, Wabup Buleleng Lepas 200 Tukik

balitribune.co.id | Singaraja - Pemerintah Kabupaten (pemkab) Buleleng terus menguatkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Banjar, Jumat (21/8/2026). Kegiatan yang menjadi rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ini mengusung tema “LESTARI”, akronim dari Lestarikan Ekosistem, Selamatkan Tukik, Asri Republik Indonesia.

Baca Selengkapnya icon click

Pamit Kenal Kepala Lapas Kelas IIB Tabanan, Sinergi dan Pembinaan Warga Binaan Terus Diperkuat

balitribune.co.id | Tabanan – Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, S.Sos., mewakili Bupati Tabanan menghadiri acara Pamit Kenal Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tabanan, bertempat di Aula Candra Prabawa Lapas Kelas IIB Tabanan, Jumat (21/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ancaman Kriminalisasi Jurnalis, Desakan Hapus Pasal Bermasalah di UU Pers Menguat

balitribune.co.id | Denpasar - Kondisi kebebasan pers di Bali saat ini dinilai berada dalam fase yang mengkhawatirkan. Wartawan dilaporkan kerap menghadapi gugatan, surat somasi, hingga tekanan hukum saat menjalankan tugas jurnalistik. Situasi tersebut memicu kekhawatiran serius akan runtuhnya independensi pers akibat maraknya praktik penyensoran diri (self-censorship) di kalangan awak media.

Baca Selengkapnya icon click

Program Pegadaian Peduli Salurkan Bantuan Tanggap Darurat Gempa NTT

balitribune.co.id | Flores - Pegadaian bergerak cepat membantu masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) “Pegadaian Peduli”. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Pegadaian untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar sekaligus meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.