Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tips Berbonceng Perjalanan Jauh Ala Astra Motor Bali

Bali Tribune / TIPS - Sebaiknya tangan penumpang/boncenger dalam keadaan memeluk ringan pinggang pengendara atau memegang jaket pengendara untuk menambah kestabilan saat manuver.
balitribune.co.id | BERKENDARA jarak jauh menggunakan motor sambil berboncengan memang hal yang menyenangkan untuk dilakukan. Kegiatan yang sering dilakukan seperti touring atau melakukan perjalanan jauh dengan menggunakan sepeda motor.
 
Untuk membuat perjalanan menjadi nyaman saat berboncengan, maka perlu diperhatikan hal-hal yang membuat aman pengendara. Berikut tips berboncengan jarak jauh.
 
1. Sebelum melakukan aktivitas perjalanan jauh, penumpang dan pengendara sebaiknya mendiskusikan rute tujuan, spot berhenti, dan kondisi rute yang akan dilalui.
2. Memastikan pengendara dan penumpang cukup istirahat sebelum melakukan perjalanan jauh Disarankan membawa perlengkapan pribadi secukupnya
3. Memastikan penumpang/boncenger tidak menggunakan ponsel atau hal hal yang membuat menggangu konsentrasi saat berkendara.
4. Sebaiknya tangan penumpang/boncenger dalam keadaan memeluk ringan pinggang pengendara atau memegang jaket pengendara untuk menambah kestabilan saat manuver.
5. Ketika ada kondisi pengereman mendadak, segeralah penumpang/boncenger menjepit pinggul pengendara dengan lutut agar badan penumpang tidak terbawa kedepan dan membebani pengendara.
6. Pastikan kaki penumpang selalu berada di pijakan penumpang untuk keamanan dan keseimbangan.
7. Penumpang/boncenger wajib menanyakan kondisi pengendara untuk mengetahui keadaan terkini sang pengendara.
8. Apabila ada informasi penumpang merasa kelelahan, sebaiknya beristirahat sejenak karena biasanya penumpang cenderung lebih cepat merasa lelah daripada pengendara, 
 
Safety Riding Instructor Astra Motor Bali, Yosepth Klaudius, selalu mengingatkan untuk #Cari_Aman saat berkendara menggunakan sepeda motor. Rute jauh merupakan tantangan tersendiri ketika perjalanan touring apalagi sambil berboncengan. Untuk itu penting bagi kita untuk memperhatikan berbagai elemen melakukan perjalanan berboncengan dengan sepeda motor.
 
"Konsentrasi tinggi tentunya sangat dibutuhkan apalagi tidak jarang terkadang saat touring ada kecenderungan ingin melakukan percakapan ringan atau bersenda gurau dengan pembonceng. Selain itu perlu diperhatikan agar tidak membawa barang bawaan yang berlebihan untuk keleluasaan baik pengendara maupun pembonceng,beber Yosepth Klaudius.
wartawan
HEN
Category

Negara Hadir untuk Rakyat, Kasdam IX/Udayana Pimpin Groundbreaking 24 Titik Jembatan Garuda

balitribune.co.id | Singaraja - Komitmen TNI Angkatan Darat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah pelosok kembali dibuktikan. Kasdam IX/Udayana, Brigjen TNI Taufiq Hanafi, memimpin acara peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Jembatan Garuda yang dipusatkan di Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, Senin (30/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Telkomsel Bangun COMBAT di Desa Sadi, Perkuat Sinyal Perbatasan RI–Timor Leste

balitribune.co.id | NTT - Komitmen Telkomsel dalam memperluas akses konektivitas digital hingga wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal kembali diwujudkan melalui hadirnya Compact Mobile BTS (COMBAT) di Desa Sadi, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada pertengahan Maret 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

OJK Respons Putusan KPPU: Industri Pinjaman Daring Harus Sehat, Transparan, Berintegritas

balitribune.co.id | Jakarta - Melalui siaran pers yang disampaikan pada Jumat (27/3), OJK menegaskan pihaknya mencermati putusan Ketua Majelis KPPU dalam Perkara Nomor 05/KPPU-I/2025 berkaitan dengan dugaan pelanggaran Pasal 5 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tahun 2026, Tabanan Target Investasi Rp1,2 Triliun

balitribune.co.id I Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan memasang target nilai investasi sebesar Rp1,2 triliun pada 2026 dengan mengandalkan sektor penunjang pariwisata dan UMKM sebagai motor penggerak utama.

Target ambisius ini dibarengi dengan kebijakan penataan zonasi ketat guna memastikan pembangunan tetap selaras dengan kelestarian lingkungan, khususnya di wilayah hulu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.