Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

TNI Siap Hadapi Potensi Ancaman dan Gangguan Keamanan

Bali Tribune/ Irdam IX/Udayana Brigjen TNI Dr Arudji Anwar, SH, MH (kiri) saat Rakor di Ballroom Hotel Le Grande Bali/Pecatu Indah Resort, Uluwatu, Kamis (25/3).
balitribune.co.id | Uluwatu - Menyikapi dan mencermati berbagai potensi ancaman dan gangguan keamanan yang mempengaruhi dinamika lingkungan strategis, maka TNI sebagai komponen utama pertahanan negara dituntut mampu melaksanakan tugas pokoknya dengan baik. Untuk itu, TNI harus memiliki rencana strategis sebagai salah satu wujud kesiapsiagaan TNI yang perlu disiapkan sejak dini.
 
Demikian penekanan Asops Panglima TNI Mayjen TNI Arios Tiopan Aritonang, SIP, dalam sambutannya dibacakan Waasops Panglima TNI Marsma TNI Jorry S Koloay, SIP, MHan, pada kegiatan Rapat Koordinasi tentang Rencana Tindakan Kontijensi (Rentinkon) Kotamaops TNI Wilayah Kogabwilhan II dan Kogabwilhan III, di Ballroom Hotel Le Grande Bali/Pecatu Indah Resort, Uluwatu, Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Kamis (25/3).
 
Menurutnya, rencana penggunaan kekuatan TNI dalam menghadapi potensi ancaman terhadap keutuhan dan kedaulatan perlu diambil langkah dan tindakan tepat yang disesuaikan dengan skala prioritas berdasarkan perkiraan ancaman yang ditetapkan di wilayah masing-masing.
 
Untuk memelihara dan meningkatkan kesiapsiagaan guna menghadapi ancaman keutuhan dan kedaulatan NKRI, maka diperlukan pertahanan yang melibatkan dan diintegrasikan dengan kekuatan lainnya, sehingga diperlukan penyamaan persepsi dari seluruh kekuatan TNI guna menghadapi konsekuensi yang mungkin timbul di wilayah tanggung jawab masing-masing.
 
Kegiatan rakor yang dihadiri 50 peserta dari perwakilan satuan TNI AD, AL, dan AU tersebut mengusung tema "Kogabwilhan II dan III dan Kotamaops TNI Jajaran Siap Mengantisipasi dan Merespon Setiap Kemungkinan Kontijensi yang Dianalisa akan Terjadi di Wilayah secara Cepat, Tepat, Efektif, dan Efisien".
 
Konstelasi ancaman yang semakin kompleks terhadap situasi nasional di suatu negara berubah dengan sangat cepat, sehingga berpengaruh terhadap dinamika dari lingkungan strategis secara global dan regional yang memberikan dampak multidimensi terhadap kebijakan pemerintah atau negara Indonesia.
 
Dalam sambutan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, MSc, yang dibacakan Irdam IX/Udayana Brigjen TNI Dr Arudji Anwar, SH, MH, disebutkan bahwa situasi global yang berkembang saat ini memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap tatanan dan pola pikir serta pola tindak kehidupan berbangsa di dunia, terutama dengan banyaknya krisis yang timbul, pemanasan global, dan semakin terbatasnya sumber daya alam yang tersedia, serta pandemi Covid-19 yang melanda di seluruh dunia.
 
"Situasi seperti inilah yang menjadi  potensi atau faktor pendorong terjadinya sumber konflik yang dapat berakhir dengan penggunaan kekuatan militer," ujarnya, seraya menyampaikan ucapan selamat datang kepada Waasops Panglima TNI beserta rombongan di wilayah Kodam IX/Udayana, dan berharap agar kegiatan ini dapat berjalan optimal, sehingga mencapai tujuan dan sasaran yang diharapkan.
 
Adanya beberapa masalah perbatasan, baik darat maupun laut dengan negara tetangga tidak boleh diabaikan, dan TNI sebagai alat pertahanan negara memiliki tugas mempertahankan kedaulatan negara, keutuhan wilayah NKRI, dan melindungi seluruh tumpah darah Indonesia dari segala bentuk ancaman. Oleh karenanya, diperlukan kesiapan langkah yang tepat dan cepat untuk mengantisipasi kontijensi yang dapat terjadi di wilayah.
 
Juga diingatkan kepada seluruh peserta rakor untuk mengikuti kegiatan tersebut dengan serius, menyimak dan memahami materi yang disampaikan narasumber. Selama kegiatan tersebut berlangsung, seluruhnya tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan dan menerapkan 3M untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
wartawan
Djoko Moeljono
Category

Presiden Prabowo Pilih Sapi Bali Asal Baturiti untuk Hewan Kurban Idul Adha 2026

balitribune.co.id I Tabanan -  I Wayan Doni Ardita (36), peternak asal Banjar Anyar, Desa Perean Kangin, Kecamatan Baturiti, tengah diliputi rasa bangga. Sapi Bali hasil peliharaannya kembali terpilih dan dibeli oleh Presiden Prabowo Subianto untuk dijadikan hewan kurban pada hari raya Idul Adha 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Fenomena Satwa Laut Terdampar di Jembrana, Setelah Paus Kini Lumba-Lumba

balitribune.co.id | Negara - Hingga kini satwa laut yang terdampar mati semakin banyak ditemukan di pesisir Bali barat. Teranyar seekor lumba-lumba ditemukan terdampar di Pantai Yehsumbul, Mendoyo pada Minggu (17/5/2026). Bangkai satwa laut yang mati akhirnya dikuburkan di pantai di sekitar lokasi penemuan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dilaporkan Hilang Usai Pergi ke Ladang, Kakek Yuda Ditemukan di Jurang

balitribune.co.id I Gianyar - Sempat menghilang semalaman, I Made Yuda (73) alias Kakek Yuda akhirnya  ditemukan selamat. Lansia asal Banjar Tangkas, Desa Kenderan, Tegallalang, ini ditemukan terperosok di dasar jurang di aliran Sungai Tukad Petanu,  dan langsung dievakuasi, Sabtu (16/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Beresiko Tinggi, 50 Pemandu Arung Jeram Bali Ikuti Sertifikasi Kompetensi

balitribune.co.id I Gianyar - Sebanyak 50 pemandu arung jeram (rafting guide) mengikuti Sertifikasi Kompetensi Kerja Bidang Kepariwisataan  2026 Sabtu-Minggu (16-17/5/2026) di Jalur Sungai Ayung, Ubud. Kualitas pemandu wisata berisiko tinggi  ini diharapkan memiliki ketrampilan dengan standar keselamatan yang ketat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

38 Koperasi Merah Putih di Bali Siap Beroperasi, Ditargetkan Capai 120 Unit pada Juli 2026

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Provinsi Bali mencatat sebanyak 38 Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah siap beroperasi di berbagai wilayah Bali. Jumlah tersebut ditargetkan meningkat menjadi 120 koperasi hingga akhir Juli 2026. 

Hal itu disampaikan Wayan Koster saat menghadiri Peresmian Operasionalisasi 1.061 KDKMP secara virtual dari KDKMP Desa Sembung, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Sabtu (16/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Bali Soroti Dugaan Jual Beli Izin Sapi, Kresna Budi Minta Sistem Kuota Dihapus

balitribune.co.id I Singaraja - Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali, IGK Kresna Budi, mendesak Pemerintah Provinsi Bali segera mengevaluasi bahkan membekukan sistem kuota pengiriman sapi Bali menyusul adanya dugaan praktik jual beli izin pengiriman sapi oleh oknum tertentu.

Menurut Kresna Budi, praktik tersebut sangat merugikan peternak dan pengusaha kecil karena biaya tambahan yang muncul membuat mereka sulit bersaing dengan pemodal besar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.