Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tracking Tahanan Positif Covid-19, Polisi hingga Bhayangkari Terpapar

Bali Tribune / Pengawasan terhadap ketujuh tahanan Kejari Jembrana yang menjalani isolasi terpusat di Hotel Hapel Baluk setelah positif Covid-19.

balitribune.co.id | NegaraHingga kini masih terus terjadi penyebaran Covid-19. Teranyar terjadi penambahan jumlah warga yang terpapar dari hasil tracking tahanan Kejaksaan Negeri (Kejari) Jembrana yang dititipkan di Polsek Mendoyo. Bahkan tidak hanya anggota kepolisian namun juga hingga Bhayangkari (istri polisi) di lingkungan Polsek Mendoyo.

Berdasarkan data yang dihimpun pada Selasa (18/1) tercatat ada 10 penambahan kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19. Sedangkan akumulasi total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Jembrana hingga Selasa (18/1), sebanyak 6.162 kasus dengan jumlah pasien sembuh sebanyak 5.914 orang dan meninggal 216 kasus.

Sedangkan Selasa kemarin Ruang Isolasi RSU Negara masih merawat pasien Covid-19.

Berasarkan informasi yang dihimpun, ada tiga pasien yang dirawat di ruang isolasi anggrek dan seorang bayi berstatus suspect. Sedangkan yang lainnya menjalani isolasi terpusat. Diantara pasien terpapar Covid-19 yang menjalani isolasi terpusat, terdapat tahanan Kejaksaan Negeri Jembrana, ada tujuh orang tahanan yang terkonfirmasi positif Covid-19. Ketujuh tahanan tersebut merupakan pelaku tindak pidana yang kini masih menjalani proses hukum di Kejaksaan. Mereka semua dititipkan di ruang tahanan Polsek Mendoyo.

Sebelumnya Kepala Seksi Pidana Umum (Pidum) Kejari Jembrana, Delfi Trimariono dikonfirmasi Kamis (13/1) lalu mengakui adanya tujuh tahanan Kejaksaan yang kini diisolasi setelah dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

"Awalnya ketahuan terpapar Covid-19 itu, karena perkara dilimpahkan ke pengadilan dan pada tahapan pengadilan akan digeser ke Rutan. Untuk bisa masuk rutan harus dilakukan rapidtes antigen. Nah ternyata tahanan ada yang positif. Kami kordinasi dengan Satgas Covid-19 dan langsung dilakukan tracing,” ujarnya.

Ia menyebut dari hasil tracing tersebut didapat hasil ada tahanan lainnya dan dua anggota polisi yang terkonfirmasi positif covid-19. "Jadi totalnya 9 orang, 7 tahanan dan 2 polisi. Ada juga dari hasil tracing seorang ibu dan anaknya dari Gilimanuk dan istri dari seorang tahanan di Pidana Umum (Pidum) juga terkonfirmasi positif Covid-19," paparnya.

Kini kesembilan orang terkonfirmasi covid-19 tersebut dipastikannya sudah menjalani isolasi terpusat, “Kami lakukan koordinasi dengan Satgas Covid-19. Kemudian diharuskan isolasi," jelasnya saat itu.

Mereka kini menjalani isolasi terpusat di Hotel Hapel di Baluk Rening, Desa Baluk, Kecamatan Negara.

Untuk mencegah meluasnya penyebaran virus Covid-19, kini pihaknya menghentikan sementara tahap II perkara tersebut sambil melihat proses perkembangannya.

"Mereka kan semua sudah di vaksin. Cuma ada yang baru vaksin pertama. Awalnya memang ada yang flu, batuk dan meriang. Namun kondisi mereka kini sudah membaik,"ujarnya. Sedangkan personil pengawal tahanan juga dipastikan sudah negative test swab PCR.

Adanya informasi yang menyebutkan meluasnya penyebaran Covid-19 cluster tahanan di Polsek Mendoyo dengan sembilan orang anggota Polsek Mendoyo terkonfirmasi positif Covid-19 hingga menyebabkan Polsek Mendoyo di lockdown dibantah oleh pihak Polres Jembrana.

Kapolres Jembrana, AKBP Dewa Gde Juliana Selasa kemarin menyatakan hanya seorang Anggota Polsek Mendoyo dan dua orang Bhayangkari (isri polisi) yang terkonfirmasi positif Covid-19.

“Semua hasil exit test 12 Januari. Tidak ada lock down,” tegas Kapolres melalui media pesan singkat.

wartawan
PAM
Category

Libur Nataru Berakhir, Ribuan Kendaraan Padati Pelabuhan Padang Bai

balitribune.co.id | Amlapura - Arus penyeberangan di Pelabuhan Padang Bai Karangasem pada puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru berlangsung padat. Pihak ASDP Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, mencatat adanya peningkatan arus kendaraan dan penumpang sejak tiga hari jelang puncak arus balik.

Baca Selengkapnya icon click

Relokasi PKL Dauhwaru, Upaya Bupati Jembrana Ciptakan Ketertiban Tanpa Matikan Ekonomi Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Ruas jalan Ngurah Rai di selatan lapangan Dauhwaru, Jembrana yang selama ini kerap dikeluhkan pengguna jalan maupun pejalan kaki akan ditertibkan. Pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di bahu jalan dan di atas trotoar di kawasan tersebut akan direlokasi. Relokasi ini pun mendapat respon dari para PKL

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Selesaikan Polemik Tata Ruang Jatiluwih, Sanjaya Beri Sinyal Moratorium Bangunan di Sawah

balitribune.co.id | Tabanan – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, memberikan sinyal terkait rencana penerapan moratorium pembangunan di areal persawahan Jatiluwih.

Langkah ini diambil sebagai jalan tengah untuk menyelesaikan polemik tata ruang sekaligus menyelamatkan ekonomi warga yang anjlok drastis akibat penyegelan sejumlah tempat usaha.

Baca Selengkapnya icon click

PHDI Kota Denpasar Tolak Wacana Nyepi Pada Tilem Kesanga

balitribune.co.id | Denpasar - Menyikapi wacana yang beredar luas tentang pemindahan Hari Suci Nyepi yang akan dirayakan pada Tilem Kesanga Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar menolak keras wacana tersebut. Penolakan tertuang dalam Surat Pernyataan Parisada Hindu  Dharma Indonesia Kota Denpasar tanggal 1 Januari 2026 dengan Nomor : 12/S.P/A/PHDI.DPS/I/2026 Tentang Isu Pergantian Hari Suci Nyepi Pada Tilem ke Sanga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Resahkan Warga, ODGJ Lempar Tanah Kering ke Pemangku Dievakuasi ke RSJ Bangli

balitribune.co.id | Gianyar - Ulah seorang warga Banjar Taman, Desa Bedulu,  Blahbatuh, terhadap seorang pemangku meresahkan warga. Kejadiannya, Sabtu (3/1) pagi lalu,  saat itu Jero Mangku Marsa (70) jadi korban pelemparan menggunakan tanah kering saat berbelanja di sebuah warung. Pelakunya diketahui INS (55) warga setempat yang diketahui penderita kelaianan kejiwaan.

Baca Selengkapnya icon click

Dana Desa Dipangkas Besar-besaran, Hasil Musdes Bakal Macet

balitribune.co.id | Singaraja - Sejumlah kepala desa mengeluhkan pemangkasan Dana Desa (DD) secara besar-besaran oleh pemerintah pusat. Mereka khawatir kebijakan itu akan berdampak serius pada pembangunan di desa, terelebih yang sudah dirancang melalui forum Musyawarah Desa (Musdes). Beberapa usulan masyarakat melalui musdes dipastikan sulit bisa diwujudkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.