Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Trisno Nugroho: “Local Value Chain” Bentuk Implementasi Pergub No. 99/2019

Bali Tribune / Trisno Nugroho
balitribune.co.id | Denpasar - Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Trisno Nugroho mengatakan ‘Local Value Chain’ bagian dari implementasi Peraturan Gubernur (Pergub) Bali Nomor 99 Tahun 2018 tentang Pemasaran Dan Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan Dan Industri Lokal Bali. Hal ini diungkapkan Trisno Nugroho disela kegiatan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) wilayah Balinusra di Nusa Dua, Jumat (9/12).
 
Apa yang diutarakan Trisno Nugroho bukan sekedar wacana, hal ini ditunjukkan dengan dimulainya kerja sama beberapa korporasi terhadap serapan produk lokal untuk konsumsi lokal ataupun wisatawan yang datang ke Bali.  
 
“Kita sudah mulai bentuk kerja sama dari petani ke Perusahaan Umum Daerah (Perumda) lantas ke Hotel Marriot. Jadi dari hulu sudah kita siapkan produk lokal Bali,” ungkapnya. 
 
Dijelaskan, produk yang sudah diserap antara lain, telur, bawang, cabe, arak bali, beras, sayuran serta produk pertanian lainnya. 
 
“Bahkan Aerofood, yang menyediakan makanan dinpesawat juga sudah mulai gunakan produk lokal Bali. Belum lagi beberapa supermarket jejaring,” sebutnya dengan antusias. 
 
Melalui kegiatan kali ini, Bank Indonesia ingin mendorong Pergub 99/2019, semua dari “Local Chain” dan kondisi ini momentum sebelum terjadinya peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ke Bali. 
 
“Mulai sekarang kita akan bisa mengukur berapa jumlah kebutuhan Bali. Kalaupun kelak  kita kekurangan, kita bisa datangkan dari daerah lain. Tapi prioritas serapan lokal dulu,” tukasnya. 
 
Langkah yang dilakukan Bank Indonesia selain menekan inflasi daerah juga memotong rantai distribusi yang selama ini terlihat panjang. 
 
“Kita coba memotong jalur ‘middle man’ rantai distribusi. Petani ke offtaker, dari offtaker langsung ke end user,” ungkapnya. Sembari berharap upaya ini bisa dilakukan secara berkelanjutan. 
 
Diungkapkan sebelum Covid-19, Bali banyak mendatangkan produk pertanian dari Jawa, Sulawesi dan NTB. Namun saat ini Bank Indonesia bersama pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, tengah berupaya meningkatkan produk pertanian wujud dari ketahanan pangan sert pemgendalian inflasi di daerah.
 
Seperti diketahui rangkaian kegiatan GNPIP Bali Nusra juga ditandai dengan peresmian KAD baik intra Bali (Tabanan-Denpasar, Bangli-Buleleng, Bangli-Denpasar, Badung-Buleleng, Buleleng-Denpasar), kerja sama antar provinsi (Bangli-Mataram, Bangli-Kupang, Bangli-Sumba Barat, Bangli-Palembang), kerja sama penguatan local value chain komoditas pangan (Perumda Dharma Santhika dengan PT Aerofood Indonesia, Ayu Nadi Swalayan, Coco Grup, dan Perumda Swatantra), penguatan hilirisasi UMKM pangan, serta program Dedikasi Untuk Negeri untuk lingkup ketahanan pangan. TPID wilayah Bali dan Nusra juga mendeklarasikan komitmen untuk melanjutkan pelaksanaan GNPIP pada tahun 2023.
wartawan
ARW
Category

Data 129 Ormas, Kesbangpol Badung Dorong Penataan dan Pemberdayaan

balitribune.co.id | Mangupura - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Badung mencatat sebanyak 129 organisasi kemasyarakatan (ormas) telah terdata hingga Agustus 2026. Ormas tersebut bergerak di berbagai bidang, di antaranya lingkungan hidup, seni budaya, pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia, serta kesehatan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Badung Ancam Cabut Izin Usaha Besar yang Abaikan Produk Lokal

balitribune.co.id | Mangupura - DPRD Kabupaten Badung menyiapkan aturan yang mewajibkan pelaku usaha besar, khususnya sektor pariwisata, menggunakan produk unggulan lokal. Pelaku usaha yang mengabaikan kewajiban tersebut nantinya dapat dikenai sanksi administratif secara bertahap hingga rekomendasi pencabutan izin usaha.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Diklaim Efektif Cegah Kebakaran, Controlled Landfill TPA Mandung Capai 70 Persen

balitribune.co.id I Tabanan - Penerapan metode pengurugan secara terkendali (controlled landfill) di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Mandung, Desa Sembung Gede, Kecamatan Kerambitan, Tabanan, menunjukkan progres signifikan. Hingga kini, progres pengerjaannya telah mencapai 70 persen.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.