Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Truk Sampah Hibah Nongkrong, Siap-siap Ditarik

Bali Tribune/ TRUK - Bantuan truk sampah ke desa adat banyak yang belum beroprasi, DLH angkat tangan.



Balitribune.co.id | Gianyar - antuan dalam bentuk hibah truk sampah ke sejumlah desa rupanya tidak semua difungsikan. Karena sejumlah kendala, terutamnya menyangkut biaya operasional, truk sampah pun nongkrong. Padahal berulangkali dalam setiap menyerahan truk, Bupati Mahayastra menekankan akan menarik kembali truk yang tidak difungsikan ini.

Dari pantauan di sejumlah desa, keberadaan truk hingga kini tidak berfungsi maksimal. Dari informasi yang diterima, truk-truk tersebut terkendala biaya operasional. Mengingat oprasional untuk pengoperasian truk sampah cukup tinggi. Hingga bisa menyedot biaya anggran desa " Kendalanya, di  operasional.  Kalau di desa lain, operasionalnya kan sudah dibiayai dari pendapatan jasa sampah," ungkap salah seorang aparatur desa.

Pihaknya menyesalkan, karena pihak desa sebelumnya melakukan kajian sebelum mengajukan pengibahan truk sampah, pihak desa adat harus memastikan dulu biaya untuk oprasionalnnya darimana. "Kalau saat ini tidak beroprasi kan kesannya tidaK baik, kasian barangnya tidak dimanfaatkan," imbuhnya.

Dikonfirmasi terpisah Kepala Dinas DLH Kabupaten Gianyar, Ni Made Mirnawati, Rabu (29/3) mengatakan tidak bisa berkomentar banyak terkait hal tersebut. Sebab truk tersebut telah dihibahkan oleh pemkab ke desa adat jadi wewenangnya sepenuhnya ke desa adat. "Maaf, hibah truk itu yang mohon kan pihak. Saya rasa sebelum memohonkan  desa sudah memikirkan pos anggaran untuk oprasionalnya. Pembiayaan semua dari desa. Kalau dari DLH membiaya tidak boleh," ujarnya.

Ia menyarakan agar tidak mangkrak, biaya oprasional bisa dari iuran warga. "Mungkin dari iuran warga, kalau dari DLH ampura tidak boleh nike," jelasnya.

Sementara tingginya biaya oprasioanal untuk truk sampah diakui Bupati Gianyar I Made Mahayastra pada beberapa kesempatan saat menyerahkam hibah truk. Menurutnya banyak yang perlu dipersiapakan, seperti biaya perawatan. Biaya bensin, upah tenaga kerja dan sopir. Sehingga Mahayastra dengan tegas menyatakan, setalah dihibahkan, selama dua tahun tidak digunakan dengan maksimal hanya parkir di garase truk tersebut akan ditarik kembali. Namun jika penggunaan baik, makanya dua tahun kedepan akan diserahkan penuh termasuk BPKB.

wartawan
ATA
Category

Gunakan Limbah Beracun, DLHK Badung Segel Usaha Pembuatan Gentong

balitribune.co.id | Mangupura - Sebuah usaha pembuatan gentong berbahan tanah liat di wilayah Desa Adat Anggungan, Kelurahan Lukluk, Kecamatan Mengwi disegel Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung. Pasalnya, usaha itu disinyalir menggunakan limbah berbahaya B3 (Bahan Berbahaya Beracun).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata dan Wabup Lepas Lomba Gerak Jalan Tingkat SMP/MTs

balitribune.co.id | Amlapura - Semarak peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Karangasem terus berlanjut, Jumat (8/8) sore, Pemerintah Kabupaten Karangasem menggelar Lomba Gerak Jalan Tingkat SMP/MTs putra dan putri se-Kabupaten Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gunakan Limbah Beracun, DLHK Badung Segel Usaha Pembuatan Gentong

balitribune.co.id | Mangupura - Sebuah usaha pembuatan gentong berbahan tanah liat di wilayah Desa Adat Anggungan, Kelurahan Lukluk, Kecamatan Mengwi disegel Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung. Pasalnya, usaha itu disinyalir menggunakan limbah berbahaya B3 (Bahan Berbahaya Beracun).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.