Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ulang Tahun Ke-41, PPMKI Kenalkan Website dan Aplikasi Online

Bali Tribune/ Petinggi PPMKI bersama anak-anak yayasan Rindang Indonesia.
Balitribune.co.id |  BERTEMPAT di kediaman Effendi, salah satu pendiri dan sesepuh, Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) merayakan HUT ke-41. Dengan mengikuti protokol kesehatan (prokes) mulai dari memakai masker, menjaga jarak, dan menyediakan hand sanitizer dan tempat cuci tangan. 
 
Ronny Arifuddin sebagai Ketua Umum PPMKI saat membuka acara menjelaskan sesuai arahan pembina, acara ulang tahun ini diselenggarakan secara sederhana saja, tidak perlu berkumpul banyak-banyak.
 
Hadir juga beberapa petinggi PPMKI lain di antaranya, digital forensic analyst, Ruby Alamsyah, yang juga Ketua PPMKI Pengurus DKI Jakarta. Serta pembina PPMKI seperti Hartawan “Hauwke” Setjodiningrat, Roy Suryo, Komjen Pol (Purn) Dwi Prayitno, Anton Suleiman dan Bambang RE.
 
Perayaan ulang tahun PPMKI ini dimulai dengan sambutan ketua umum serta para pembina dilanjutkan pemaparan website www.ppmki.id dan aplikasi PPMKI yang dapat di download untuk gadget Android melalui Google Play. Melalui platform ini, anggota baru dapat mendaftar secara online. Selain itu platform ini berfungsi sebagai tempat sharing informasi, berita dan juga kegiatan para anggota.
 
"Website dan aplikasi semuanya terintegrasi, diharapkan apabila anggota sudah menggunakan platform ini, mereka bisa membagi informasi tidak hanya di daerah mereka, tetapi juga secara nasional," kata Ruby selaku tim perancangan platform.
 
Berdiri pada tanggal 13 November 1979 setelah pertemuan pertama digelar di rumah Bapak Imam Effendi yang diprakarsai oleh Solihin GP dan beberapa orang lainnya, PPMKI tercatat sebagai organisasi khusus mobil klasik pertama dan tertua di Indonesia.
 
PPMI juga memperkenalkan model Kartu Tanda Anggota bekerja sama dengan Bank Mandiri dengan desain memungkinkan personalisasi seperti foto anggota dan siluet kendaraan. Puncak perayaan ultah ditutup dengan doa bersama dan penyerahan sumbangan kepada Yayasan Rindang Indonesia.
 
Salah satu pembina PPMKI, Hauwke, berharap generasi selanjutnya dapat mengikuti falsafah pendiri PPMKI, Solihin GP. "Manusia itu tidak boleh konsumtif, harus produktif. Lihat barang rusak itu dibetulin jangan dibuang," katanya, menirukan perkataan Solihin GP, pendiri PPMKI.
 
"Saya berpesan pada teman-teman, jangan lupa PPMKI itu merestore mobil tua, bukan mengoleksi. Dengan merestorasi kita memegang alat sendiri sehingga tidak takut mogok atau rusak," tambah pria yang pernah berkeliling dunia dengan Land Cruiser ini.
wartawan
Hendrik B Kleden
Category

Kodam IX/Udayana Gelar Rapim TA 2026, Perkuat Sinergi TNI dan Rakyat Wujudkan Sishankamrata Bali Nusra

balitribune.co.id | Mangupura – Dalam upaya memperkuat sistem pertahanan semesta di wilayah Bali Nusra, Kodam IX/Udayana menyelenggarakan Rapat Pimpinan (Rapim) TA 2026 dengan mengusung tema “Kodam IX/Udayana Hadir Untuk Rakyat Mewujudkan Sishankamrata Menuju Indonesia Maju.” Kegiatan strategis ini berlangsung di Balai Budaya Girinata Mandala, Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Badung, Rabu (18/2/2026), yang dipimpin langsung oleh Pangdam IX/Udayana

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hadiri Karya di Pura Dalem Jambe Kapal, Bupati Adi Arnawa Tekankan Pengelolaan Sampah Mandiri dan Program Pendidikan Gratis

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri rangkaian upacara Nyakap Karang, Melaspas, dan Mendem Pedagingan di Pura Dalem Jambe, Banjar Adat Panglan Baleran, Kelurahan Kapal, Selasa (17/2). Kehadiran Bupati didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pelestarian adat dan budaya di gumi keris.

Baca Selengkapnya icon click

Ketupat, Barongsai dan Canang, Cerita Akulturasi Alami Umat Tionghoa di Tabanan

balitribune.co.id | Tabanan - Ribuan umat keturunan Tionghoa merayakan Tahun Baru Imlek 2577 di Kong Co Bio Tabanan dengan suasana akulturasi budaya Bali yang kental melalui penggunaan sarana canang dalam persembahyangan.

Selain dupa dan kue keranjang, kehadiran ornamen serta sesaji khas lokal ini menjadi simbol keharmonisan tradisi leluhur Tionghoa dengan budaya Hindu di Kabupaten Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.