Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Usai Peresmian Pasar Phula Kerti BI bersama BPD Bali Luncurkan QRIS

Bali Tribune/(Ki-ka) I Gusti Ngurah Gede, IB Rai Dharmawijaya Mantra, Trisno Nugroho dan Ketut Sudharma.

balitribune.co.id | Denpasar – Melalui skema pembiayaan BPD Bali mengelontorkan Rp 4,6 miliar untuk kredit pasar kepemilikan los pasar, kisarannya Rp 50 juta, tergantung lokasinya. Begitu diungkapkan Direktur BPD Bali, Ketut Sudharma bersama Kepala KPw BI Bali, Triano Nugroho dan Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra, usai meluncurkan Quick Response Indonesia Standard (QRIS) di Pasar Phula Kerti, Sesetan, Denpasar, Senin (27/1). 

Selain itu,S juga menyampaikan, hingga saat ini penetrasi penggunaan Qris yang dikordinir BPD Bali telah mencapai seribu lebih mercant yang meliputi para UMKM, tempat-tempat ibadah yang donasinya bisa melalui Qris. 

"Kalau di Pasar Pula Kerti ini sekitar 46 pedagang telah menggunakan Qris, sisanya menyusul dari 232 pedagang yang ada," sebutnya, sembari mengatakan pihaknya terus meningkatkan literasi kepada masyarakat agar program Qris bisa menjangkau seluruh kabupaten/kota di Bali. Acara peluncuran Qris kali ini dibarengi dengan  melaspas dan peresmian Pasar Phula Kerti yang baru saja di renovasi. 

Sejalan dengan Visi Pemerintah Kota Denpasar untuk mewujudkan Denpasar menjadi Kota yang Cerdas (Smart City) maka Bank Indonesia mendukung pemanfaatan teknologi di setiap bidang dan salah satunya adalah menghadirkan QRIS sebagai sarana transaksi digital di lingkungan pasar tradisional.  

Pasar Phula Kerthi merupakan pasar rakyat pertama di Kota Denpasar dan kedua di Provinsi Bali yang menerima pembayaran dengan QRIS, sebelumnya adalah pasar ikan Kedonganan di kabupaten Badung yang bekerjasama dengan bank BRI dalam mengimplementasikan QRIS. 

“Implementasi penggunaan sarana QRIS telah dikenalkan di Bali mulai dari acara Rakornas Transaksi Non Tunai Pemda seluruh Indonesia di Sanur pada tanggal 7 November 2019 dan terakhir dilanjutkan pada event Denpasar Festival Desember 2019 lalu,” ujar Trisno Nugroho.

Pasar tradisional menjadi salah satu fokus BI untuk implementasi QRIS mengingat pasar merupakan representasi ekonomi kerakyatan dimana pedagang dan pembeli dengan skala ekonomi kecil dapat bertemu di pasar tradisional. 

Dengan implementasi QRIS di pasar tradisional kami berharap selain masyarakat kecil dapat menikmati kemajuan teknologi juga dapat mempercepat perputaran uang di usaha mikro, kecil dan menengah. 

“Pada akhirnya kami berharap sarana pembayaran QRIS ini dapat meningkatkan omset penjualan, sehingga kesejahteraan pedagang semakin meningkat,” imbuhnya.

Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra yang didampingi Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede dalam kesempatan ini menyampaikan ekosistem sebenarnya telah terbentuk, dimana di dalamnya ada pihak pemerintah, pedagang dan perbankan. Berangkat dari sinilah lantas ekosistem itu terbentuk, lagipula diakui pengalaman membentuk ekosistem dimiliki oleh BPD Bali. 

"Dengan terbentuknya ekosistem maka kami bisa memberdayakan para pedagang sehingga proses percepatan pembangunan ekonomi kerakyatan bisa diwujudkan," sebutnya, sembari menyebutkan ada peningkatan pendapatan yang cukup sigifikan akibat terbentuknya ekosistem tersebut. 

Dijelaskan pula, transformasi pembayaran yang ada di pasar-pasar tradisional terus berjalan, butuh waktu lantaran tidak semua faham teknologi. "Qris itu pertempuran digitalisasi, ekonomi digitalisasi anak bangsa jadi tidak ada kata lain, pakai Qris," tutup Walikota Rai Mantra. 

wartawan
Arief Wibisono
Category

Polemik Kajang-Tirta, Klian Pura Tangkas Minta Pasemetonan Tenang

balitribune.co.id | Semarapura - Klian Pura Pusat Kawitan Tangkas Kori Agung, I Putu Sudiarta, mengimbau seluruh pihak untuk menahan diri dan tidak memperkeruh polemik terkait Kajang dan Tirta Kawitan. Persoalan ini sebelumnya melibatkan pihak Pura Kawitan dengan Desa Adat Tangkas, Kecamatan Klungkung.

Baca Selengkapnya icon click

Gagal Beroperasi, Pemkab Jembrana Usulkan Pencabutan Dua Perda BPR

balitribune.co.id | Negara - Pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Jembrana dipastikan batal terwujud. Setelah mangkrak dan tidak pernah terealisasi sejak regulasinya diterbitkan pada 2017 silam, eksekutif dan legislatif Kabupaten Jembrana kini resmi mengusulkan pencabutan dua produk hukum yang menjadi landasan hukumnya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BI Bali Dorong UMKM Naik Kelas, Akses Pembiayaan Capai Rp5,8 Miliar

balitribune.co.id | Denpasar - Akses pembiayaan menjadi salah satu kunci bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan kapasitas usaha sekaligus memperluas pasar. Karena itu, sinergi antara pemerintah, perbankan, Bank Indonesia, dan pelaku usaha terus diperkuat agar kebutuhan pembiayaan UMKM dapat dipertemukan dengan sumber pendanaan yang tepat.

Baca Selengkapnya icon click

Resmi Diluncurkan, Gilimanuk Jadi Titik Utama Proyek PLTS 100 GWp

balitribune.co.id | Negara - Pemerintah resmi meluncurkan Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 gigawatt peak (GWp) sebagai salah satu langkah strategis mempercepat terwujudnya swasembada dan kedaulatan energi nasional. Peluncuran program tersebut ditandai dengan groundbreaking sejumlah proyek PLTS, termasuk di Gilimanuk, Bali, Selasa (25/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kemarau Melanda, Petani Tabanan Biarkan Sawah Menganggur

balitribune.co.id | Tabanan - Sejumlah petani di Kabupaten Tabanan terpaksa membiarkan sawah mereka menganggur atau bero akibat terpaan kemarau panjang yang memicu kekeringan.

Hal ini dilakukan sejumlah petani di beberapa subak lantaran seretnya pasokan air irigasi yang mengalir ke kawasan pertanian mereka. Hingga pertengahan Agustus 2026, fenomena tanah terbengkalai ini melanda puluhan hektare lahan di beberapa wilayah.

Baca Selengkapnya icon click

Pegadaian Cabang Rasanae Salurkan Bantuan Rp275 Juta untuk Pembangunan Jembatan Raba Sa’u Desa Mawu

balitribune.co.id | Bima - Harapan masyarakat Desa Mawu Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat untuk memiliki akses jembatan yang lebih layak kembali mendapat perhatian. Melalui program Pegadaian Peduli, PT Pegadaian (Persero) Cabang Rasanae menyalurkan bantuan senilai Rp275 juta untuk mendukung pembangunan Jembatan Raba Sa’u, Desa Mawu. Pembangunan jembatan tersebut menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat setempat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.