Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Utsawa Dharma Gita Denpasar Kerahkan 86 Peserta

Dharmagita - Kontingen Utsawa Dharma Gita Kota Denpasar duta ke Tingkat Provinsi Bali Tahun 2018.

BALI TRIBUNE - Persiapan peserta Duta Kota Denpasar menuju ajang Utsawa Dharmagita Tingkat Provinsi Bali Tahun 2018 telah memasuki tahap akhir. Sekda Kota Denpasar, AAN. Rai Iswara mengatakan Utsawa Dharma Gita merupakan wadah pengembangan mental serta kepribadian terutama bagi generasi muda. Telah terbukti dari ajang ini mampu melahirkan tokoh- tokoh serta pemimpin berpengaruh disegala bidang. “Setelah mengikuti ajang ini, diharapkan dari puluhan peserta perwakilan Kota Denpasar ini akan lahir sosok – sosok berbudi pekerti yang akan melanjutkan pembangunan di masa yang akan datang” ujar Rai Iswara. Lebih lanjut Rai Iswara turut mengapresiasi prestasi Kontingen Utsawa Dharma Gita Kota Denpasar yang sebelumnya telah empat kali berturut- turut berhasil meraih juara Utsawa Dharma Gita Tingkat Provinsi Bali dan dua kali juara Utsawa Dharma Gita Tingkat Nasional. “Prestasi yang telah diraih ini tentu bukan kebetulan semata. Didalam nya tercermin keberhasilan Pemkot Denpasar dalam mengembangkan dan melestarikan seni budaya sesuai dengan visi misi kota berawawasan budaya. Bagi para peserta, pesan saya sebelum berlomba agar membahas kriteria lomba untuk dijadikan standarisasi dan menetapkan tujuan sehingga bisa dirumuskan strategi berupa keterampilan dan teknik berlomba. Teknik disini tentu berupa dasar ilmu seni drama seperti ekspresi dan lain sebagainya yang dibalut percaya diri. Niscaya hasil terbaik akan diraih nantinya” ungkap Rai Iswara. Sementara Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, I.GN Bagus Mataram mengatakan Kontingen Utsawa Dharma Gita Kota Denpasar telah siap untuk mengikuti ajang Utasawa Dharma Gita Tingkat Provinsi Bali Tahun 2018, 27 hingga 29 Juli 2018 mendatang. “Dalam ajang tahun ini Kota Denpasar total menerjunkan 86 peserta dengan rincian 16 peserta membaca Sloka, 12 peserta menghafal Sloka, 10 peserta Kakawin/Wirama, 10 Peserta Palawakya, 10 Peserta Geguritan/Macepat, 15 peserta Kidung, 2 peserta Dharma Wacana Bahasa Bali, 9 peserta Dharma Widya dan 2 peserta Dharma Wacana Bahasa Inggris. Peserta dibagi dari kategori anak hingga dewasa baik putra maupun putri. Tentu semangat yang diberikan Sekda Rai Iswara saat melepas peserta menjadi motivasi bagi kontingen Kota Denpasar dalam mempertahankan prestasi yang telah diraih sebelumnya” ujar I.GN Bagus Mataram. Salah satu peserta kategori Geguritan Remaja Putri, Ni Made Wikandina Putri yang berkesempatan membawakan Pupuh Dangdang saat acara pelepasan peserta berharap dapat menampilkan performa maksimal saat lomba sehingga mampu mengharumkan Kota Denpasar. “Saya berlomba nanti pada hari Sabtu, 28 Juli 2018. Persiapan saya tentu terus berlatih tekun didampingi pembina dan menjaga kesehatan” tutur gadis yang sebelumnya juga pernah mewakili Kota Denpasar di tingkat nasional pada ajang yang sama.

wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Data Internal Buktikan Nol Tunggakan, Perumda Sanjayaning Singasana Luruskan Informasi Liar di Media Online

balitribune.co.id | Tabanan – Beredarnya informasi di salah satu media online yang mengaitkan Perumda  Sanjayaning Singasana dengan dugaan keterlibatan dalam pengelolaan SPPG/MBG di Kabupaten Tabanan, termasuk narasi mengenai tunggakan pembayaran bahan pokok hingga tekanan keuangan perusahaan, mendorong manajemen Perumda  angkat bicara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mudik Sisakan Tumpukan Sampah di Kargo Gilimanuk

balitribune.co.id I Negara - Arus mudik yang baru saja usai, menyisakan persoalan pelik di pintu gerbang Pulau Bali. Puluhan kilometer antrean kendaraan tak hanya meninggalkan jejak lelah, tetapi juga “warisan” berupa tumpukan sampah yang terkumpul kawasan Terminal Kargo hingga jalan-jalan lingkungan di Kelurahan Gilimanuk.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terseret Truk Sejauh 7 Meter, Nenek Meninggal di Tempat

balitribune.co.id I Tabanan - Seorang nenek berusia 77 tahun, Ni Nengah Wasti, di Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan meninggal dunia di tempat setelah tertabrak dan terseret truk sejauh tujuh meter pada Senin (23/3/2026) pagi.

Peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban tengah menyeberang jalan di kawasan permukiman penduduk, tepatnya di lingkungan Banjar Bantiran Kelod, sekitar pukul 05.30 Wita.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.