Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Vaksinasi Tahap Ketiga Dimulai, Bupati Gede Dana Sasar Semua Anak Usia 12-17 Tahun hingga Pelosok Desa

Bali Tribune/PANTAU - Bupati Karangasem I Gede Dana bersama anggota Forkopomda memantau pelaksanaan vaksinasi tahap ke tiga.

balitribune.co.id | Amlapura  - Sebagai upaya penanggulangan pandemi, program vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Karangasem mulai diperluas, dimana saat ini vaksinasi  sudah mulai menyasar anak-anak dengan rentang usia 12-17 tahun. Dalam kaitan ini, Bupati Karangasem I Gede Dana bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Karangasem meninjau pelaksanaan vaksinasi di SMPN 2 Amlapura, Senin (5/7/2021).
 
Bupati I Gede Dana menyampaikan, kegiatan vaksinasi dengan sasaran anak-anak dengan rentang usia 12-17 tahun ini merujuk pada Surat Edaran Kementrian Kesehatan Nomor HK.02.02/I/1727/2021 tentang vaksinasi tahap ketiga bagi masyarakat rentan, serta masyarakat umum lainnya dan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 12-17 Tahun. "Untuk program vaksinasi tahap ketiga ini, sementara baru menyasar dua sekolah yaitu SMPN 2 Amlapura dan SMPN 5 Amlapura dengan peserta dibatasi hanya 50 orang, untuk mengurangi kerumunan," ujar Gede Dana, sembari menyerukan agar masyarakat tetap mematuhi dan melaksanakan protokol kesehatan.
 
Lebih lanjut program vaksinasi tahap kektiga ini nantinya akan menyasar 47.000 Anak usia 12-17 tahun di Kabupaten Karangasem, "Tidak hanya menyasar yang sekolah saja, tetapi nantinya petugas juga akan turun hingga ke pelosok desa untuk vaksinasi anak yang tidak mengenyam pendidikan, namun dengan rentang usia 12-17 tahun," sebutya.
 
Dengan demikian pihaknya berharap bisa menekan laju penyebaran Covid-19 menurun, “Bila semua anak SMP dan SMA telah tuntas divaksin maka nanti anak-anak akan belajar lebih nyaman pada saat pembelajaran tatap muka dimulai,” tandasnya.
 
Hal senada disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan, Karangasem, dr. Ida Bagus Putra Pertama dimana untuk jenis vaksin yang digunakan adalah jenis sinovac, dengan dosis 0,5 ml atau setengah dari dosis orang dewasa, sementara untuk jarak atau interval minimal 28 hari dari dosis pertama ke dosis kedua. "Peserta vaksin tahap 3 ini cukup dengan membawa kartu keluarga atau identitas yang dicantumkan nomor induk kependudukan (NIK) anak saja," tambahnya. 
wartawan
AGS
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.