Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Wabup Buka Lomba Bapang Barong Buntut dan Mekendang Tunggal Regenerasi

barong
Bali Tribune / LOMBA - Wabup Bagus Alit Sucipta saat membuka Lomba Tari Barong Buntut dan Mekendang Tunggal Regenerasi se-Badung di Balai Banjar Batuculung, Kerobokan, Kuta Utara, Badung, Sabtu (1/10)

balitribune.co.id | Mangupura - Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta, membuka Lomba Tari Barong Buntut dan Mekendang Tunggal Regenerasi se-Badung yang ditandai dengan pemukulan gamelan di Balai Banjar Batuculung, Kerobokan, Kuta Utara, Badung, pada Sabtu (1/11). Turut hadir anggota DPRD Badung Yayuk Agustin Lessy, Camat Kuta Utara, Lurah Kerobokan Kaja, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas serta undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Bagus Alit Sucipta menyerahkan bantuan dana kreativitas sebesar Rp 30 juta dan bantuan pribadi sebesar Rp 5 juta untuk Sekaa Gong, yang diterima langsung oleh Ketua Panitia, I Made Angga Saputra.

Wabup Bagus Alit Sucipta dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, Pemkab Badung berkomitmen mendukung kegiatan positif, terutama yang melibatkan generasi muda dalam melestarikan tradisi budaya Bali. Ia juga menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga warisan budaya. "Saya sangat mengapresiasi kegiatan lomba Bapang Barong Buntut dan Mekendang Tunggal Regenerasi se-Badung ini sebagai upaya melestarikan tradisi seni adat dan budaya Bali," ujarnya.

Wabup Bagus Alit Sucipta juga menyinggung beberapa program kerja Pemkab Badung, memberikan Reward bagi warga yang tertib administrasi pelaporan kematian, dengan rincian Rp 10 juta untuk warga yang melaporkan kematian dalam 1-7 hari, Rp 7,5 juta untuk 8-15 hari dan Rp 5 juta untuk 16-30 hari.

Selain itu, Wabup Bagus Alit Sucipta menyampaikan Pemkab Badung akan meningkatkan bantuan kreativitas tahun depan bagi Sekaa Teruna dengan menaikkan dana dari Rp 10 juta menjadi Rp 20 juta untuk kegiatan seperti HUT Sekaa Teruna dan pembuatan ogoh-ogoh.

Sementara itu Ketua panitia, I Made Angga Saputra, menyampaikan terima kasih kepada seluruh undangan yang hadir dalam kegiatan lomba Bapang Barong Buntut dan Mekendang Tunggal Regenerasi Se-Badung. Lebih lanjut dilaporkan bahwa Kegiatan ini bertujuan melestarikan budaya adat tradisi Bali dengan tema "Utkarsa Parama Loka," yang berarti kebangkitan kesadaran diri untuk menjadi generasi unggul dan berbudaya.

Lomba ini diikuti oleh 32 peserta dari seluruh Bali terdiri dari 16 peserta lomba Bapang Barong Buntut dan 16 peserta lomba Kendang Tunggal, dengan hadiah berupa uang tunai dan piala. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-56 ST Sekarini dan upaya memotivasi pemuda Bali, khususnya di Badung, untuk semangat menjaga tradisi budaya Bali.

wartawan
ANA
Category

Astra Motor Bali Hadirkan Super Deal Akhir Tahun “Astra Honda Vaganz"

balitribune.co.id | Denpasar – Guna memberikan manfaat lebih bagi masyarakat Bali, khususnya karyawan Grup Astra Bali, Astra Motor Bali menghadirkan program super deal akhir tahun bertajuk “Astra Honda Vaganza”. Program ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus komitmen Astra Motor Bali dalam mempermudah kepemilikan sepeda motor Honda menjelang penutupan tahun 2025.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Empat Kapolres dan Dua Direktur Polda Bali Diganti

balitribune.co.id | Denpasar - Gerbong mutasi di tubuh Polri kembali bergerak. Sebanyak 905 perwira Polri dimutasi mulai dari pangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) sampai Brigadir Jendral Polisi (Brigjen Pol). Mutasi sebanyak ini berdasarkan tiga Surat Telegram Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo bernomor; ST/2781A/XII/KEP./2025, ST/2781B/XII/KEP./2025, dan ST/2781C/XII/KEP./2025,  tanggal 15 Desember 2025. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jatiluwih: Ketika Pariwisata Bertumpu pada Sawah dan Kesejahteraan Petani

balitribune.co.id | Hamparan sawah terasering Jatiluwih, Tabanan, Bali, selama ini memikat mata dunia. Namun daya tarik kawasan ini bukan semata pada panorama hijau berundak yang fotogenik. Di baliknya, hidup sebuah sistem peradaban agraris berusia lebih dari seribu tahun: Subak. Sistem irigasi tradisional ini bukan hanya mengatur aliran air, tetapi juga mengikat hubungan sosial, nilai religius, serta keseimbangan ekologis masyarakat Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.