Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Wacana Penertiban KJA Danau Batur Bikin Petani Ketar-ketir

kuramba
Bali Tribune / kuramba di Danau Batur, KIntamani, Bangli

balitribune.co.id | Bangli - Petani Kuramba Jaring Apung (KJA) di Danau Batur, Kintamani belakangan ini ketar-ketar terkait wacana penertiban KJA yang dilontarkan Gubernur Bali belum lama ini. Tindak lanjut dari itu, mereka pun sempat mempertanyakan hal tersebut ke Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Bangli .

Kadis PKP Bangli I Wayan Sarma saat dikonfirmasi, Selasa (6/1) membenarkan adanya pernyataan dari Gubernur Bali saat pidato penanda dimulai  100 tahun Haluan Bali Era Baru tanggal 22 Desember lalu di Denpasar. 

“Saya sendiri mendengar langsung  pernyataan Pak Gubernur tersebut,” ujarnya. Untuk tindak lanjutnya, kata dia, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Perikanan Propinsi terkait penjabarannya. 

"Nah, iniah yang perlu kita koordinasikan seperti apa nanti pelaksanaannya,” ujar Sarma.

Pihaknya juga mengakui pascahal tersebut tersiar di media sosial, para petani di Danau Batur, memang sudah banyak mempertanyakan hal tersebut ke Dinas PKP. Karenanya, pihaknya proaktif akan berkoordinasi sehingga bisa memberikan tanggapan atas pertanyaan para petani ikan. 

“Banyak petani yang menanyakan ke kita. Malah ada ngirim video ucapan pak Gubernur tersebut,” bebernya.

Sejauh ini , Dinas PKP  Kabupaten Bangli telah melakukan kajian (Penelitian) dengan Universitas Udayana, terkait pemanfaatan  Danau Batur untuk KJA. Yang mana, sesuai penelitian, kawasan danau yang bisa dimanfaatkan untuk KJA hanya 1 persen dari luasan yang ada. Sementara sampai saat ini, jumlah KJA yang ada telah mencapai 12.200. 

“Jumlahnya saat ini telah melampaui hasil penelitian kita,” ujarnya.

wartawan
SAM
Category

Sebut Penetapan Tersangka Kakanwil BPN Bali 'Ugal-ugalan', GPS Siap Uji Polda Bali di Praperadilan

balitribune.co.id | Denpasar - Tim penasihat hukum Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) BPN Provinsi Bali, I Made Daging, kembali melontarkan kritik keras terhadap dasar hukum penetapan kliennya sebagai tersangka. Bahkan penetapan tersangka oleh penyidik Dit Reskrimsus Polda Bali itu disebut "ugal - ugalan" dan sarat kepentingan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Monsun Asia Aktif Picu Angin Kencang dan Peningkatan Tinggi Gelombang, Pelaku Wisata Bahari Diimbau Waspada

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dalam akun resminya, bmkgbali pada Rabu (21/1) mengimbau masyarakat Bali untuk tetap waspada potensi cuaca ekstrem tanggal 21-27 Januari 2026. Pada periode tersebut sebagian besar wilayah Bali sudah memasuki puncak musim hujan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.