Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Wagub Cok Ace Minta Rekrutmen Pekerja Pariwisata Diperketat Melalui Proses Psikotes

Bali Tribune/ Cok Ace
balitribune.co.id | Denpasar -  Wakil Gubernur Bali yang juga selaku Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) meminta agar perusahaan yang bergerak di industri pariwisata melakukan seleksi secara ketat terhadap calon pegawainya misalnya dengan melaksanakan psikotes. Hal ini untuk menghindari terjadinya tindakan atau perilaku yang merugikan wisatawan seperti pelecehan seksual. 
 
Dia meyakini perusahaan pariwisata di Bali tidak memberi ruang untuk para stafnya melakukan perilaku yang tidak senonoh terhadap wisatawan. Sebab, jika hal itu terjadi maka dikhawatirkan akan merusak citra pariwisata Bali di mata dunia. Mengingat saat ini Pemerintah Bali  sedang gencar melakukan perbaikan market untuk menyasar kedatangan wisatawan berkualitas. 
 
Selain itu diminta kepada para pemilik usaha pariwisata agar lebih selektif memilih calon tenaga kerja bahkan saat proses rekrutmen karyawan pariwisata harus tetap mengecek riwayatnya. Sehingga kedepannya dapat bekerja dengan baik, mengikuti SOP yang berlaku dan tidak mengganggu kenyamanan serta keamanan wisatawan saat berada di pulau ini. 
 
"Kepada pelaku usaha pariwisata terutama Gahawisri (Gabungan Pengusaha Wisata Bahari) mempunyai tingkat risiko yang sangat tinggi misalnya untuk aktivitas banana boat dan jetski kadang-kadang operator dan wisatawan hanya satu saja ini bisa terjadi (pelecehan seksual). Untuk menghindari tindakan yang tidak diinginkan, agar calon pekerja dicek track record-nya dan dilakukan psikotes bekerjasama dengan Udayana dan mungkin saat-saat tertentu kita ulang lagi psikotesnya. Memang perlu sekali dilakukan psikotes terhadap calon pegawai," tegas Cok Ace dihadapan para pelaku pariwisata, Kamis (2/5) di Denpasar. 
 
Guna menghindari kejadian yang dapat merusak kenyamanan dan keamanan pariwisata Bali, Pemerintah Provinsi Bali kata dia bekerjasama dengan seluruh stakeholders (Bali Tourism Board) untuk membuat listing perusahaan-perusahaan pariwisata. Mengingat saat ini pertumbuhan pengusaha yang bergerak di industri pariwisata di Bali ini dianggap sangat cepat hingga melebihi kemampuan pemerintah untuk melakukan pengawasan. 
 
"Sehingga kita perlu mengadakan pembinaan disamping itu juga mengadakan kompetensi-kompetensi terhadap guide dan badan usahanya. Ini semua harus dijaring. Sehingga ke depan kita punya suatu standard operating procedure. Kita harapkan ke depan punya suatu pedoman, white list. Karena wisatawan cenderung mencari sesuatu yang murah," bebernya.
 
Sementara itu Ketua Bali Tourism Board Ida Bagus Agung Partha Adnyana mengatakan apa yang disampaikan Pemerintah Provinsi Bali untuk meningkatkan image industri pariwisata di pulau ini didukung oleh para stakeholders. Pihaknya berharap upaya ini akan memperbaiki market pariwisata Bali yang ke depannya mampu mendatangkan wisatawan berkualitas. 
 
Perwakilan salah satu perusahaan member Gahawisri, Ni Komang Ayu Trisna Dewi menyampaikan sependapat dengan Pemerintah Provinsi Bali untuk memperketat proses penerimaan pegawai water sport dan kegiatan wisata tirta lainnya yang wajib melalui psikotes. "Kami menanggapi ini dengan senang hati sekali, apalagi nantinya sangat membantu meminimalis kejadian yang tidak kami inginkan seperti pelecehan terhadap wisatawan. Kami juga akan lebih selektif memilih calon pegawai," katanya.
 
Demi ketertiban para pekerja kata dia setiap pagi dilakukan breifing, bahkan ketika seleksi calon pekerja juga diberlakukan pencarian latarbelakang si pelamar kerja. Hal ini dilakukan mengingat bekerja di water sport itu sangat sensitif dan berhubungan langsung dengan wisatawan khususnya di bagian operasional. 
wartawan
Ayu Eka Agustini

Pansus TRAP DPRD Bali Soroti Status Lahan Enam Hektare PT Sarana Buana Handara

balitribune.co.id | Denpasar - Rapat dengar pendapat Panitia Khusus Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan (Pansus TRAP) DPRD Bali bersama PT Sarana Buana Handara di Gedung DPRD Bali, Rabu (4/2), berlangsung panas. Fokus utama rapat mengerucut pada kejelasan status lahan seluas enam hektare yang selama puluhan tahun telah ditempati dan dikuasai masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Kinerja Moncer di 2025, Bank BPD Bali Perkuat UMKM dan Digitalisasi

balitribune.co.id | Denpasar - Di tengah dinamika ekonomi global dan nasional yang masih penuh tantangan, Bank BPD Bali menutup tahun 2025 dengan kinerja keuangan yang solid. Pertumbuhan aset, kredit, serta penguatan inovasi layanan digital menjadi fondasi utama bank pembangunan daerah ini dalam menjaga fundamental bisnis tetap sehat dan berkelanjutan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

​Teguran Presiden Prabowo Jadi Momentum "Jengah" Benahi Carut-Marut Sampah di Bali

balitribune.co.id | Mangupura - Sorotan tajam Presiden Prabowo Subianto mengenai kondisi kebersihan di Bali dalam Rakornas Forkopimda seluruh Indonesia baru-baru ini memicu gelombang respons di Pulau Dewata. Teguran tersebut dipandang bukan sekadar kritik, melainkan bentuk kepedulian mendalam kepala negara agar Bali segera melakukan aksi nyata yang berkelanjutan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tanggapi Sentilan Presiden Prabowo, DPRD Badung: Sampah di Bali Itu Kiriman Lintas Pulau, Pusat Harus Turun Tangan!

balitribune.co.id | ​Mangupura - Menanggapi sorotan tajam Presiden Prabowo Subianto terkait masalah sampah di Bali dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul baru-baru ini, DPRD Kabupaten Badung angkat bicara.

Pihak legislatif menegaskan bahwa masalah sampah di Bali bukan sekadar isu domestik, melainkan fenomena kiriman lintas pulau yang memerlukan campur tangan Pemerintah Pusat.

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Badung Perketat Pengawasan: Pastikan Pilkel Serentak 2026 Transparan

balitribune.co.id | Mangupura - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung menegaskan komitmennya untuk mengawal ketat jalannya demokrasi di tingkat desa.

Dalam Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Forkopimda di Puspem Badung, Jumat (30/1), legislatif menyatakan akan menempatkan fungsi pengawasan sebagai prioritas utama guna menjamin integritas Pemilihan Perbekel (Pilkel) Serentak 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.