Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Wapres Sambut Tahun 2018 di Nusa Dua

okupansi
Wapres Jusuf Kalla di kawasan Nusa Dua rayakan pergantian tahun

BALI TRIBUNE - Setelah Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo berkunjung ke Pulau Dewata beberapa waktu lalu untuk menunjukkan kepada dunia pariwisata bahwa aman melakukan kegiatan wisata di pulau ini, Wakil Presiden Jusuf Kalla pun melakukan hal serupa dengan menghabiskan akhir tahun 2017 di kawasan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Nusa Dua, Minggu (31/12).

Sebelum merayakan pergantian tahun 2017 menuju 2018 di Pulau Peninsula Nusa Dua, Jusuf Kalla menikmati makan malam bersama rombongan di salah satu restoran di kawasan tersebut.

Direktur Strategi Korporasi dan Keuangan ITDC, Jatmiko K. Santosa menyatakan kehadiran Wapres menunjukkan bahwa meskipun adanya peningkatan aktivitas Gunung Agung, di pulau ini masyarakat masih aman melakukan kegiatan wisata.

Dijelaskan Jatmiko, pada momen menyambut tahun baru 2018, di kawasan ini wisatawan disuguhkan atraksi Nusa Dua Light Festival yang menyampaikan kepada masyarakat luas walau terjadi erupsi Gunung Agung di Bali masih mampu menunjukkan tingkat hospitality (pelayanan) kelas dunia dan masih mampu menciptakan atraksi-atraksi wisata dan aman untuk dikunjungi.

"Pesan aman itu juga diperkuat dengan kedatangan Presiden Joko Widodo ke Bali beberapa hari lalu juga Wapres Jusuf Kalla yang merayakan pergantian tahun di Nusa Dua," terangnya.

Menurutnya tidak hanya badan usaha saja yang menyatakan kepada dunia bahwa Bali masih menarik untuk dikunjungi, juga diperkuat dengan kehadiran pemimpin negara ini.

Pihaknya berharap pada 2018 ini wisatawan mancanegara (wisman) dan domestik tidak ragu datang ke Bali melakukan aktivitas wisata seperti biasa, di luar zona kawasan rawan bencana (KRB). "Atraksi untuk malam tahun baru ini pertama kali ada semenjak kawasan ITDC ini berdiri," cetus Jatmiko.

Lebih jauh dia mengatakan, okupansi hotel di kawasan Nusa Dua saat menjelang hingga perayaan tahun baru mengalami peningkatan signifikan menjadi 86 persen. Di mana sebelumnya pasca-Gunung Agung erupsi yang mengakibatkan operasional penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai ditutup okupansi turun drastis ke titik terendah sepanjang sejarah menjadi rata-rata 12 persen.

 Diungkapkannya di ITDC selama ini tidak pernah mengalami okupansi rata-rata di bawah 40 persen. Namun untuk tahun ini, sepanjang 2017 rata-rata okupansi di Nusa Dua ditutup 73 persen. Angka tersebut lebih tinggi dibanding tahun 2016 lalu yaitu 68 persen. "Per Oktober rata-rata okupansi kita 79 persen tapi karena awal Desember anjlok jadinya turun 6 persen," imbuhnya.

wartawan
Ayu Eka Agustini

Pascatragedi KMP Tunu Pratama Jaya, Kapal Tak Layak Dilarang Beroperasi

balitribune.co.id | Negara - Pascamusibah tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di perairan Selat Bali, puluhan kapal yang beroprasi melayani penyeberangan di jalur perairan Selat Bali telah diperiksa. Tidak sedikit ditemukan kapal yang dinyatakan tidak layak dan kini tidak diperbolehkan berlayar.

Baca Selengkapnya icon click

Rapat Dengar Pendapat Dewan Atasi Sampah di Jalur Pura Dalem Tampuagan

balitribune.co.id | Bangli - Ketua DPRD Bangli, I Ketut Suastika turun langsung ke masyarakat menyikapi adanya keluhan jalan alternatif menuju Pura Dalem Tampuagan, Desa Peninjoan, Tembuku, Bangli yang justru dijadikan tempat pembuangan sampah oleh oknum masyarakat yang tak bertanggungjawab. Imbasnya, akses jalan menuju kawasan suci yang diempon oleh lima desa adat tersebut menjadi kumuh.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sekolah Minim Siswa, Dewan Usulkan di Regrouping

balitribune.co.id | Bangli - Berkaca dari hasil Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025-2026 khususnya tingkat Sekolah Dasar di kabupaten Bangli ternyata ada beberapa sekolah minim siswa dan begitu juga sebaliknya ada sekolah kebanjiran siswa. Bagi sekolah yang minim siswa muncul usulan dari dewan agar sekolah tersebut diregrouping.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Honda Forza Tampil Makin Berkelas dengan Panel Meter TFT Baru dan Warna Eksklusif

balitribune.co.id | Jakarta – PT Astra Honda Motor (AHM) kembali memperkuat eksistensi Honda Forza sebagai ikon prestisius di segmen skutik besar melalui penyegaran terbaru pada fitur dan kelengkapan berkendara. Kini, Honda Forza tampil semakin berkelas berkat hadirnya panel meter TFT 5 inci, tambahan lampu bagasi, serta pilihan warna baru yang mempertegas karakter eksklusif dari skutik premium ini.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.