Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Wisata Belanja Oleh-oleh di Rumah Coklat

Bali Tribune/ COKLAT - Rumah coklat di Nusa Dua hadirkan ribuan jenis olahan coklat untuk oleh-oleh
Bali Tribune, Nusa Dua – Rumah coklat sebagai salah satu fasilitas pariwisata untuk memenuhi kebutuhan wisatawan yang memerlukan oleh-oleh menyediakan berbagai olahan coklat ini dapat ditemukan di kawasan Nusa Dua, Badung. Marcomm Manager Coco Group, Rusydi saat opening The Chocolate House di Bali Collection, Nusa Dua Badung, Sabtu (1/3) menjelaskan rumah coklat untuk memberikan berbagai pilihan souvenir kepada para wisatawan saat berkunjung ke Pulau Dewata. 
 
"Jadi memang idenya The Chocolate House ingin menjadi alternatif wisatawan khususnya yang berada di kawasan Nusa Dua yang ingin mencari oleh-oleh," ucapnya.
 
Dikatakan Rusydi, selama ini wisatawan di Nusa Dua mungkin hanya bisa mendapatkan oleh-oleh berupa barang kerajinan dan lain-lain, namun sekarang ada pilihan berupa coklat.
 
Kenapa coklat? Karena kata dia ini paling simple dan dapat masuk ke semua level yakni bisa untuk keluarga, teman bahkan pasangan. "Pilihan coklatnya pun bervariasi dari harga Rp 10 ribu, dengan pilihan lebih dari 3000 jenis. mulai dari produksi lokal dan internasional," sebut Rusydi. 
wartawan
Ayu Eka Agustini

Bupati Adi Arnawa Kebut Progres Pembangunan Jalan Lingkar Selatan

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menegaskan komitmennya mengatasi kemacetan lalu lintas dengan memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan sebagai penguat utama daya dukung pariwisata. Salah satu proyek strategis yang terus didorong adalah Jalan Lingkar Selatan (JLS) yang dirancang untuk menjawab kebutuhan mobilitas di wilayah Badung Selatan, pusat pertumbuhan pariwisata Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sebut Penetapan Tersangka Kakanwil BPN Bali 'Ugal-ugalan', GPS Siap Uji Polda Bali di Praperadilan

balitribune.co.id | Denpasar - Tim penasihat hukum Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) BPN Provinsi Bali, I Made Daging, kembali melontarkan kritik keras terhadap dasar hukum penetapan kliennya sebagai tersangka. Bahkan penetapan tersangka oleh penyidik Dit Reskrimsus Polda Bali itu disebut "ugal - ugalan" dan sarat kepentingan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.