Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Wisatawan Australia Diserang Hiu di Pantai Balian

ilustrasi (www.solopos.com)

Tabanan, Bali Tribune

Seorang wistawan Australia, Daniel Qeran (48), diserang hiu saat berselancar di Pantai Balian, Banjar Pengasahan, Desa Lalanglinggah, Kecamatan Selemadeg Barat, Senin (09/01/2017) pagi. Akibatnya, dia mengalami luka robek sebanyak empat goresan di pangkal ibu jari kanannya.

Berdasarkan keterangan saksi, I Made Edi Sumardika, sekitar pukul 07.00 Wita, dirinya yang sedang duduk di warung pinggir Pantai Balian melihat rombongan tamu asing berjumlah 10 orang bergegas dari tengah laut menuju pantai. Ia mendugaterjadi sesuatu pada mereka saat berselancar.

Benar saja, saat dihampiri, salah satu peselancar (korban) luka di bagian pangkal ibu jari tangan kanan. Korban langsung diberikan obat dan perban untuk menghentikan pendarahan. Selanjutnya, saksi menuju Puskesmas Selemande Barat untuk minta bantuan mobil ambulans.

Setelah rekan-rekannya membantu mengobati korban dengan membungkus luka menggunakan perban, korban kemudian dibawa ke Puskesmas Selemdeg Barat. Menurut dokter di puskesmas tersebut, dr Edy Junaedy, dirimya tidak bisa menyimpulkan penyebab luka korban.

Selanjutnya, korban meminta dibawa ke Rumah Sakit Internasioanl BIMC. Untuk diketahui, ini kali kedua terjadi serangan hiu di Pantai Balian. Tahun lalu, tepatnya pada 26 April 2016 seorang wisatawan Jerman bernama Ryan Darwin Mlenar Boarman juga diserang hiu di pantai yang sama.*

wartawan
Arta Jingga
Category

Sebut Penetapan Tersangka Kakanwil BPN Bali 'Ugal-ugalan', GPS Siap Uji Polda Bali di Praperadilan

balitribune.co.id | Denpasar - Tim penasihat hukum Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) BPN Provinsi Bali, I Made Daging, kembali melontarkan kritik keras terhadap dasar hukum penetapan kliennya sebagai tersangka. Bahkan penetapan tersangka oleh penyidik Dit Reskrimsus Polda Bali itu disebut "ugal - ugalan" dan sarat kepentingan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Monsun Asia Aktif Picu Angin Kencang dan Peningkatan Tinggi Gelombang, Pelaku Wisata Bahari Diimbau Waspada

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dalam akun resminya, bmkgbali pada Rabu (21/1) mengimbau masyarakat Bali untuk tetap waspada potensi cuaca ekstrem tanggal 21-27 Januari 2026. Pada periode tersebut sebagian besar wilayah Bali sudah memasuki puncak musim hujan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.