Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Wisatawan dapat Nikmati Suasana Jepang di Ubud

Bali Tribune / MINUMAN TRADISIONAL - Para tamu yang menginap dapat menikmati minuman tradisional Jepang, Matcha yang terbuat dari bubuk halus hasil olahan daun teh hijau
balitribune.co.id | Gianyar Negeri Matahari Terbit saat ini masih belum mengizinkan warga negara asing masuk ke negaranya dengan tujuan wisata karena pandemi Covid-19. Bagi warga Indonesia, Jepang merupakan destinasi favorit karena keindahan alam, budaya, kuliner dan kemajuan teknologinya. Guna mengobati rasa rindu berkunjung ke Negeri Sakura, salah satu pengelola akomodasi di Ubud Kabupaten Gianyar memperkenalkan pengalaman baru sensasi Jepang di resor mewah. 

Executive Chef HOSHINOYA Bali, Mitsuaki Senoo dalam siaran persnya kepada Bali Tribune, Rabu (17/11) menyampaikan,  aneka kegiatan tamu untuk menghilangkan kepenatan, salah satunya dengan menikmati kuliner khas Jepang di restoran resor ini. Pihaknya kini menghidangkan Sukiyaki, menu fine dining otentik Jepang dilengkapi dengan pemandangan hutan Ubud yang memukau. 

Ia menciptakan perpaduan kuliner yang sangat berbeda, merupakan hasil kreasi selama pengalamannya sebagai chef bintang lima, dengan mengolah bahan-bahan berkualitas premium. Sukiyaki terdiri dari irisan sapi striploin, sayuran, tahu dan Shirataki dengan telur rebus tanpa kulit, Onsen-tamago. Kecap manis sukiyaki, yakni Warishita, diracik dari kecap, gula, dan mirin sehingga menghasilkan cita rasa yang manis, harum dan tentunya menonjolkan rasa umami atau gurih.

Menurut dia, bukan hanya resor ikonik, suasananya juga menyelipkan keunikan budaya Jepang, tercermin dalam kegiatan yang bisa dilakukan tamu selama menginap. Beberapa kegiatan untuk menjadi selingan selama Staycation adalah Origami Challenge. Dimana, seniman origami akan memandu tamu untuk membuat berbagai prakarya origami. 

"Beberapa bentuk diantaranya burung bangau, kupu-kupu, senjata Ninja dan sebagainya. Sangat menarik bagi anak-anak maupun orang dewasa. Aktivitas ini terbuka untuk tamu setiap hari," ungkap Mitsuaki Senoo.

Selain itu, para tamu yang menginap dapat menikmati minuman tradisional Jepang yaitu Matcha. Tamu diundang untuk mencicipi minuman khas Jepang berupa bubuk halus hasil olahan daun teh hijau. Teh ini kemudian diseduh dan diracik serta dihidangkan bersama camilan manis khas Jepang, kue Dorayaki. "Alami sensasi keheningan berbalut alam dengan ditemani aroma dan rasa hidangan khas Jepang," sebutnya. 

Lebih lanjut ia menjelaskan, bagi yang ingin mengkreasi perpaduan budaya Jepang dan Bali, ada aktivitas membatik. Tamu bisa terlibat langsung dalam pembuatan kain batik dengan tangan. Menggunakan cetakan dari tembaga berbentuk pola tradisional Bali yang dirancang khusus oleh seniman batik Jepang, Yuka Ueda. Tamu akan mengaplikasikan lilin dan mewarnai kain dengan tangan, sehingga bisa menciptakan pola batik yang unik.

Ia menambahkan, wisatawan dapat melepaskan keletihan dan pasrahkan diri dalam keteduhan alam hutan Ubud, dengan pemandangannya yang menyejukkan. Salah satu ritual yang terinspirasi oleh kelimpahan rempah dan herbal Bali ini diantaranya adalah Boreh Bali. Ia memaparkan, Boreh Bali yang terbuat dari beragam jenis rempah-rempah khas Bali menjadi salah satu ritual yang diminati karena bersifat relaksasi dan penyembuhan. 

Ritual tersebut dimulai dengan pijatan di punggung menggunakan essential oil yang dilanjutkan dengan lulur dan membungkus tubuh dengan Boreh Bali yang menghangatkan tubuh dan bahan-bahan herbal serta jamu untuk nyeri pada otot maupun kelelahan.

wartawan
YUE

Hilirisasi Bandeng, Buleleng Bidik Pasar Dunia

balitribune.co.id I Singaraja - Para pembudidaya dan pengusaha perikanan di kawasan Buleleng Barat, Bali, kini tengah melakukan langkah transformasi besar. Tidak lagi sekedar mengandalkan ekspor benih ikan bandeng (nener), mereka kini merambah ke tahap hilirisasi melalui pembesaran bandeng kelas premium tersentral yang ditargetkan mampu menembus pasar internasional.

Baca Selengkapnya icon click

Kuliner Wisata Bali Dituntut Utamakan Higienitas

balitribune.co.id I Tabanan - Keberadaan kuliner Bali di tempat-tempat wisata di Pulau Dewata sangat diperlukan wisatawan. Selain untuk mengobati rasa lapar setelah lelah mengeksplor destinasi wisata yang dikunjungi, kuliner Bali sebagai salah satu cara mengenalkan keunikan yang ada di pulau ini. Sehingga wisatawan dapat merasakan secara langsung nikmatnya kuliner Bali yang dibuat dengan bumbu-bumbu lengkap ala masyarakat Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

TPA Peh Overload, Jembrana Wajibkan Teba

balitribune.co.id I Negara - Hingga kini persoalan penanganan sampah juga menjadi persoalan yang pelik di Jembrana. Terlebih dengan kondisi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Peh kini kondisinya sudah semakin over kapasitas. Penanganan sampah bahkan kini justru dititikberatkan pada partisipasi aktif masyarakat hingga di pedesaan untuk mengelola mandiri sampah di lahan masing-masing.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pasca Ledakan Trotoar di Darmasaba, Aroma Bensin Masih Tercium

balitribune.co.id I Mangupura - Kondisi pasca ledakan trotoar di kawasan Jalan Darmasaba, Banjar Menesa, Kecamatan Abiansemal, Badung, masih menyisakan kekhawatiran bagi warga sekitar. Hingga Rabu (22/4/2026), bau bensin dilaporkan masih tercium cukup menyengat, terutama di area saluran drainase.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.