Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Wisatawan Mengeluh, Sewa Hotel di Lovina Mahal

Bali Tribune / Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna.

balitribune.co.id | Singaraja - Libur Natal dan Tahun Baru 2023 bisa jadi awal momentum kebangkitan pariwisata Bali dan Buleleng pasca-Pandemi. Buktinya pada libur Nataru kali ini tingkat hunian hotel meningkat tajam. Begitu juga tempat-tempat tujuan wisata disesaki pengunjung yang tengah berlibur bersama keluarga.

Hal itu diperkuat data dari PHRI Buleleng yang menunjukkan tingkat hunian hotel meningkat. Menurut Ketua PHRI Buleleng Dewa Ketut Suardipa, tingkat hunian hotel berbintang jelang Nataru di Buleleng naik sebanyak 50 persen. Sementara hotel non bintang peningkatannya mencapai 40 persen.

Hanya saja sejumlah wisatawan mengeluh atas mahalnya tarif hotel non bintang terutama di kawasan Wisata Lovina. Tidak tanggung-tanggung wisatawan menyampaikan keluhannya itu kepada Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna. "Iya benar beberapa wisatawan dan pelaku wisata mengeluh karena tarif hotel non bintang di Lovina dianggap mahal," kata Gede Supriatna Minggu (1/1/2023).

Menurut politisi PDIP yang akrab disapa Supit ini, wisatawan mengeluhkan soal mahalnya tarif hotel dibandingkan dengan fasilitas hotel yang ada termasuk kondisi bangunan hotel yang sudah dianggap tidak memadai. Kondisi itu membuat banyak wisatawan yang mengurungkan niatnya menginap di Lovina dan lebih memilih ke Bali selatan karena akomodasi hotelnya dianggap lebih memadai dan lebih murah untuk hotel sejenis.

"Ini memang fakta, seperti yang disampaikan oleh mereka (wisatawan), untuk hotel sejenis di Lovina tarifnya Rp 700 ribu di Bali selatan bisa hanya antara Rp 300 ribu dan Rp 400 ribu," sambung Supit.

Karena itu, kata politisi asal Tejakula ini, pelaku pariwisata Buleleng harus berbenah tidak saja soal destinasi namun fasilitas dan akomodasi hotel harus diperbaiki jika ingin bersaing dan memiliki imej market yang representatif dimata wisatawan. "Harus ada perbaikan fasilitas dan layanan termasuk kesesuain tarif hotel dengan kondisi hotel. Jika tidak, kita pasti akan semakin jauh tertinggal," tandas Supit.

 

Menanggapi keluhan itu,Ketua PHRI Buleleng Dewa Suardipa mengaku belum mendengar ada keluhan soal tarif mahal. Namun ia sebut soal tarif besarannya relatif. "Belum dengar saya (soal tarif mahal) dan soal tarif itu memang relatif," katanya.

 

Namun demikian, Suardipa menyebut tidak dipungkiri ada hotel non bintang memiliki layanan dan fasilitas bintang lima tapi dari sisi perizinan merupakan hotel non bintang. "Ada memang hotel non bintang secara perizinan tetapi dari segi fasilitas dan pelayanan sudah sama dengan hotel bintang. Hanya izinnya saja non bintang," tandas Suardipa.

wartawan
CHA

Remikan Gedung PDAM, Sedana Arta Dorong Pengembangan Bisnis Baru

balitribune.co.id | Bangli - Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta mendorong agar PT Perumda Air Minum Tirta Danu Arta (PDAM) Bangli berinovasi dengan mengembangkan bisnis baru yakni produksi air minum kemasan dan penjualan air baku. Dengan inovasi ini nantinya diharapkan mampu meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Bangli.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Astra Motor Bali Pamerkan Scoopy Kalcer, Turut Ramaikan Buleleng Festival dengan Gaya Kekini

balitribune.co.id | Singaraja – Turut memeriahkan pagelaran Buleleng Festival yang berlangsung selama enam hari pada 18–23 Agustus 2025 di Tugu Singa Ambara Raja, Astra Motor Bali bersama jaringan dealer resmi Honda di wilayah Buleleng hadir menyuguhkan nuansa berbeda lewat special showcase Honda Scoopy Bali Kalcer dan Honda Stylo160 Y2K Revival. Kedua model fashionable Honda ini sukses menjadi daya tarik utama pengunjung festival.

Baca Selengkapnya icon click

Aksi Kolaborasi Yayasan AHM Lestarikan Flora dan Fauna Indonesia

balitribune.co.id | Padang - Yayasan Astra Honda Motor (Yayasan AHM) memperkuat komitmen dalam upaya mitigasi perubahan iklim dan pelestarian satwa laut dengan menanam 16.000 mangrove bakau dan pelepasan tukik di Kawasan Pantai Pasir Jambak dan Desa Wisata Teluk Buo, Sumatera Barat (22/8). Kegiatan ini menjadi bagian dari konsistensi Yayasan AHM dalam mendukung tercapainya Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Makepung Jembrana, Warisan Budaya yang Terus Berkembang

balitribune.co.id | Negara - Tradisi makepung atau balap kerbau di Kabupaten Jembrana menunjukkan daya tariknya yang luar biasa. Dengan peningkatan jumlah peserta dan antusiasme masyarakat yang tinggi, Makepung membuktikan posisinya sebagai warisan tradisi yang tidak lekang oleh waktu, mampu beradaptasi dengan era modern, dan menjadi aset berharga bagi pariwisata dan kebudayaan Jembrana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.