Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Wisatawan Rasakan Keseruan Berkendara di Medan Berpasir

Bali Tribune/ WISATAWAN - Aktivitas ATV Beach yang dilakukan wisatawan di Pantai Keramas Gianyar
balitribune.co.id | Gianyar - Aktivitas ATV Beach dan Rice Field Tracking masih diminati wisatawan saat berwisata di Bali khususnya di seputaran Pantai Keramas dan Masceti Gianyar. Marketing ATV Beach dan Rice Field Tracking, Ayu Yuliantini beberapa waktu lalu mengatakan, kegiatan wisata ini memang sengaja dirancang untuk memberikan pilihan aktivitas bagi wisatawan.
 
ATV Beach kata dia menjadi salah satu andalan atraksi wisata di Pantai Keramas. Dengan moda transportasi ini, wisatawan akan diajak berkeliling di medan yang berbeda dari atraksi ATV pada umumnya karena aktivitas tersebut dilakukan di pantai. 
 
Untuk mengikuti aktivitas ATV Beach, wisatawan diajak menuju Pantai Keramas melalui jalan setapak. Sesampainya di Pantai Keramas, atraksi mengendarai ATV pun di mulai. Rute ATV tersebut menyusuri Pantai Keramas sampai ke Pantai Masceti dengan menantang medan berpasir. Sehingga wisatawan akan merasa tertantang mengendarai ATV di atas pasir.
 
Biasanya para pengemudi ATV menyusuri medan dengan menjelajah hutan berikut beberapa rintangan buatan. "Namun ATV Beach ini berbeda. Kami sediakan medan alami yakni jalur pantai dengan kondisi yang benar-benar alami. Sehingga tantangannya juga benar-benar alami," beber Ayu.
 
Terkadang deburan ombak pun menerjang pengendara ATV yang dapat membuat kendaraan sedikit oleng. Namun hal itu ternyata mampu memberikan pengalaman yang menegangkan. Ketika ada ombak, pengendara ATV memang harus berhati-hati supaya tidak ikut terseret. Menurut wisatawan, saat momen itu akan merasakan sensasi berbeda jika dibandingkan dengan bermain ATV di kawasan hutan.  
 
Selanjutnya dikatakan Ayu, setelah menyusuri Pantai Keramas, wisatawan akan diajak berpetualang mengeksplorasi pantai dengan rute berbeda yakni menyusuri area persawahan milik warga. 
 
"Jadi, selain ATV Beach, aktivitas wisata lain yang bisa dinikmati wisatawan adalah Rice Field Mini Tracking. Paket ini sengaja dibuat untuk memanjakan pengunjung yang datang ke destinasi wisata ini," terang Ayu. 
 
Selain melihat pemandangan persawahan, wisatawan diajak melihat proses menanam padi secara tradisional. Ketika pengunjung datang saat musim panen, wisatawan juga diajak merasakan keseruan panen padi. (u)
wartawan
Ayu Eka Agustini

Merayakan Natal di Tengah Kemerosotan Ekologis

balitribune.co.id | Sebentar lagi gereja sejagat merayakan Natal. Liturgi meriah, paduan suara gegap gempita. Banyak kota-kota di dunia juga di Indonesia memberi warna dan ciri tersendiri. Ada pohon natal menjulang tinggi, dihiasi lampu warna-warni. Pernak pernik Natal ini dipasang di banyak sudut kota, di mall, pusat keramaian dan sebagainya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Libur Nataru 2025/2026, BRI Denpasar Siapkan Kas Rp 1 Triliun

balitribune.co.id | Denpasar - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Region 17/Denpasar memastikan kesiapan layanan perbankan bagi masyarakat selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), khususnya di wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Berlangsung Meriah, Telkomsel Ikut Semarakan Denpasar Festival ke-18

balitribune.co.id | Denpasar - Telkomsel turut berpartisipasi pada event Denpasar Festival ke-18 sebagai bentuk komitmen dalam mendukung kegiatan budaya sekaligus menghadirkan pengalaman layanan terbaik bagi masyarakat. Kehadiran Telkomsel pada perhelatan tahunan ini diwujudkan melalui booth pelayanan pelanggan yang siap melayani berbagai kebutuhan pengunjung selama acara berlangsung.

Baca Selengkapnya icon click

Tiga Langkah Kecil Pastikan Liburan Tahun Baru Masih Masuk ke Rencana Keuangan

balitribune.co.id | Denpasar - Berdasarkan data OCBC Financial Fitness Index 2025, hanya 12% menggunakan uang sesuai dengan anggaran yang sudah ditetapkan di awal tahun. 82 persennya menganggap anggaran hanyalah angan-angan. 76 persen anak muda masih habiskan uang demi ikut gaya hidup satu sama lain. Meskipun turun dari 80 persen, angka ini masih tergolong tinggi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.