Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Wisman India Turun, Perlu Akses Penerbangan & Promosi

Bali Tribune/ INDIA - Sejumlah wisatawan India saat berfoto di salah satu villa di Badung
balitribune.co.id | Denpasar - Meski data kedatangan wisatawan asal India di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai periode Januari-Mei 2019 mengalami penurunan 4% dari periode yang sama tahun 2018 lalu, pelaku industri pariwisata Bali tetap meyakini turis dari Tanah Hindustan ini merupakan market potensial. Sejumlah hotel pun tetap menyediakan fasilitas yang memadai untuk wisatawan dari Negeri Bollywood tersebut. 
 
Periode tahun ini wisatawan mancanegara dari India yang berkunjung ke Bali melalui jalur udara sebanyak 151.959, sedangkan pada 2018 lalu 157.845. Penurunan wisman India diperkirakan dikarenakan ditutupnya penerbangan langsung oleh maskapai Garuda Indonesia dari Bali ke India. 
 
Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Badung, IGN Rai Suryawijaya mengatakan bahwa aksesibilitas penerbangan yang menjadi salah satu penyebab menurunnya market India ke Bali, disamping kurangnya promosi. "Kita perlu penerbangan langsung dari India ke Bali dan sebaliknya. Kita pun sudah melakukan promosi langsung ke India beberapa waktu lalu," ucapnya saat dikonfirmasi, Rabu (3/7).
 
Meski demikian, pihaknya tetap menyarankan agar tersedianya fasilitas bagi market India terutama untuk makanan khas negara itu. "Ketika mereka tiba di Bali, perlu makanan yang dijual di restoran India yang ada di dekat-dekat objek wisata maupun di dalam hotel. Ini sangat perlu," beber Rai yang juga Ketua PHRI Badung.
 
Tahun ini ditargetkan kedatangan wisman India ke Bali mencapai 800 ribu kunjungan. Menurut dia penerbangan langsung dari India ke Bali berdurasi 7 jam. Namun setelah Garuda Indonesia tidak terbang langsung ke India, wisatawan India ke Bali melalui Singapore dan Kuala Lumpur maupun Hong Kong. 
 
Kata Rai, karena tidak ada aksesibilitas penerbangan langsung ke Pulau Dewata, sebagian dari turis India yang ingin ke Bali mengalihkan destinasinya ke Dubai. "Karena jaraknya lebih dekat. Jadi direct flight (penerbangan langsung) ini perlu digalakkan. Pasar India sangat potensial. Singapore pun sangat banyak dapat pasar India. Sekarang yang ke Bali 65% itu adalah yang ingin melakukan wedding dan honeymoon di Bali," paparnya. 
 
Pihak hotel pun mengaku memberikan fasilitas tambahan untuk wisman India, seperti disampaikan General Manager Furama Villas & Spa Ubud, Sumandia. "Kita sediakan fasilitas yang diperlukan oleh wisatawan India. Market India harus kita garap karena lumayan mengisi okupansi (tingkat hunian kamar hotel) ketika Gunung Agung meletus," katanya. 
 
Biasanya karakteristik wisatawan India, akan mencari destinasi yang sedang mengalami goncangan baik itu karena bencana alam untuk mendapatkan harga hotel yang murah. "Ketika aktivitas Gunung Agung meningkat, kedatangan turis ke Bali sempat anjlok. Bersyukur ada wisatawan India yang mengisi okupansi kami, karena waktu itu kami berikan diskon. Jadi tarif kamar jauh lebih murah dari harga normal," terang Sumandia. 
wartawan
Ayu Eka Agustini

Pansus TRAP DPRD Bali Soroti Status Lahan Enam Hektare PT Sarana Buana Handara

balitribune.co.id | Denpasar - Rapat dengar pendapat Panitia Khusus Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan (Pansus TRAP) DPRD Bali bersama PT Sarana Buana Handara di Gedung DPRD Bali, Rabu (4/2), berlangsung panas. Fokus utama rapat mengerucut pada kejelasan status lahan seluas enam hektare yang selama puluhan tahun telah ditempati dan dikuasai masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Kinerja Moncer di 2025, Bank BPD Bali Perkuat UMKM dan Digitalisasi

balitribune.co.id | Denpasar - Di tengah dinamika ekonomi global dan nasional yang masih penuh tantangan, Bank BPD Bali menutup tahun 2025 dengan kinerja keuangan yang solid. Pertumbuhan aset, kredit, serta penguatan inovasi layanan digital menjadi fondasi utama bank pembangunan daerah ini dalam menjaga fundamental bisnis tetap sehat dan berkelanjutan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

​Teguran Presiden Prabowo Jadi Momentum "Jengah" Benahi Carut-Marut Sampah di Bali

balitribune.co.id | Mangupura - Sorotan tajam Presiden Prabowo Subianto mengenai kondisi kebersihan di Bali dalam Rakornas Forkopimda seluruh Indonesia baru-baru ini memicu gelombang respons di Pulau Dewata. Teguran tersebut dipandang bukan sekadar kritik, melainkan bentuk kepedulian mendalam kepala negara agar Bali segera melakukan aksi nyata yang berkelanjutan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tanggapi Sentilan Presiden Prabowo, DPRD Badung: Sampah di Bali Itu Kiriman Lintas Pulau, Pusat Harus Turun Tangan!

balitribune.co.id | ​Mangupura - Menanggapi sorotan tajam Presiden Prabowo Subianto terkait masalah sampah di Bali dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul baru-baru ini, DPRD Kabupaten Badung angkat bicara.

Pihak legislatif menegaskan bahwa masalah sampah di Bali bukan sekadar isu domestik, melainkan fenomena kiriman lintas pulau yang memerlukan campur tangan Pemerintah Pusat.

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Badung Perketat Pengawasan: Pastikan Pilkel Serentak 2026 Transparan

balitribune.co.id | Mangupura - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung menegaskan komitmennya untuk mengawal ketat jalannya demokrasi di tingkat desa.

Dalam Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Forkopimda di Puspem Badung, Jumat (30/1), legislatif menyatakan akan menempatkan fungsi pengawasan sebagai prioritas utama guna menjamin integritas Pemilihan Perbekel (Pilkel) Serentak 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.