Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Yakinkan Daging Babi Aman, Pemkab Gianyar Mepatung Massal

Bali Tribune/ MEPATUNG – Kegiatan mepatung massal di salah satu instansi Pemkab Gianyar.
balitribune.co.id | Gianyar - Pemkab Gianyar justru gelar kegiatan Mepatung Massal. Untuk meyakinkan bahwa daging babi aman, ratusan ekor babi dipotong secara serentak di seluruh instansi, Senin (17/1). Seluruh babi ini dipasok dari 25 peternak yang tersebar di seluruh Gianyar.
 
Sejumlah pegawai di lingkungan Pemkab Gianyar, Senin pagi mendapat tugas khusus untuk memotong dan membagikan daging babi. Kegiatan mepatung yang dilakukan serentak di setiap instansi ini pun menuai apresiasi karena memberi manfaat kepada pegawai, peternak serta kesinambungan ternak itu sendiri. "Kami sangat senang dengan mepatung massal yang diinstruksikan bapak bupati ini. Karena manfaatmya dirasakan berbagai pihak. Kalau pesta babi guling kan sifatnya hanya simbolis saja," ungkap Pak Sueta, seorang pegawai,
 
Di kantornya, memotong tiga ekor babi dengan berat rata-rata 10 kg. Pembianyaannya dari pemotongan uang pengganti beras PNS masing-masing Rp 100 ribu. Ditegaskan, jika mepatung massal ini, tidak  menggunakan uang pemerintah, karena semuanya urunan atas kesepakatan bersama. Babi ini diambil dari petenak yang sebelumnya sempat dirundung rasa was-was. Harganya pun standar kok, kami beli hidupnya senilai Rp 26 ribu per kilo, sehingga peternak tidak dirugikan," terangnya.
 
Kabid Keswan Jesmas Vet I Dinas Pertanian Gianyar Made Santiarka mengungkapkan, kegiatan Mepatung Massal ini adalah upaya Pemerintah untuk meyakinkan warga Gianyar bahwa mengkonsumsi daging babi aman bagi kesehatan. Disebutkan, tidak hanya di kalangan pegawai yang tidak perlu repot lagi ke pasar untuk memenuhi kebutuhan daging di Hari Raya Galuangan. Kegiatan ini juga menjawab kegundahan para peternak yang dibayangi kematian babi yang misterius dalam beberapa pekan terakhir.
 
Langkah ini dilakukan sebagai upaya kampanye bahwa daging babi aman dikonsumsi sepanjang pengolahannya benar. Pemkab Gianyar meyakinkan supaya masyarakat tidak terpengaruh isu kematian babi yang belakangan marak terjadi. 
wartawan
Nyoman Astana
Category

Sanggar Titi Bah Memukau PKB 2026, Arja Klasik “Kembar Buncing” Angkat Pesan Kesucian Jiwa dan Regenerasi Budaya

balitribune.co.id | Denpasar - Duta Kabupaten Badung, Sanggar Titi Bah dari Banjar Teguan, Desa Punggul, Kecamatan Abiansemal, sukses memukau penonton saat tampil dalam Utsawa (Parade) Arja Klasik pada rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 di Kalangan Ayodya, Taman Budaya Provinsi Bali, Art Center Denpasar, Selasa (23/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lebih Bertenaga dan Aerodinamis, Intip Ketangguhan New Honda Vario Evo 160

balitribune.co.id | Jakarta - PT Astra Honda Motor (AHM) meluncurkan New Honda Vario Evo 160 sebagai generasi terbaru skutik 160cc yang hadir dengan evolusi desain, warna dan diperkaya fitur baru. Pilihan terbaru ini dipadukan dengan performa tinggi untuk memberikan pengalaman sensasi berkendara yang kencang dan memberikan kebanggaan bagi penggunanya.

Baca Selengkapnya icon click

Drama Kelahiran di Denpasar: Mengaku Lajang di Rumah Sakit, Istri Dilaporkan Suami

balitribune.co.id | Denpasar - Seorang suami berinisial RSL resmi melaporkan istrinya, berinisial KC, ke Polresta Denpasar terkait dugaan tindak pidana penggelapan asal-usul orang. Laporan ini dipicu oleh tindakan KC yang diduga menyembunyikan status pernikahan dan kehamilannya saat proses persalinan anak pertama mereka.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Resmi Menyala! Sentuhan Bupati Percantik Wajah Malam Titik Nol Singaraja

balitribune.co.id | Singaraja - Wajah baru kawasan Titik Nol Kota Singaraja mulai terlihat. Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, didampingi Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna serta Ketua TP PKK Buleleng Ny. Wardhany Sutjidra, melakukan penyalaan lampu perdana di kawasan Titik Nol Kota Singaraja sejumlah 75 lampu trotoar, Selasa (23/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Mengurai Persimpangan Sejarah dan Administrasi Negara: Bagaimana Taman Narmada Beralih Menjadi Aset Pemerintah?

balitribune.co.id | ​Pertanyaan ini mungkin terdengar sederhana, tetapi sesungguhnya menyentuh lapisan sejarah, hukum agraria, cagar budaya, dan rasa keadilan kultural: bagaimana mungkin Taman Narmada, yang dikenal sebagai warisan Raja Mataram Lombok, kini tercatat sebagai milik negara atau pemerintah?

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.