Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Zebra Agung 2019, Pelajar Pelanggar Terbanyak

Bali Tribune/ Iptu Anton Suherman
balitribune.co.id | Gianyar - Selama 14 hari Operasi Zebra tahun 2019 berlangsung di Gianyar ditemukan pelanggar terbanyak adalah kelompok pelajar. Jumlahnya mencapai 2.227 kasus dari 2.601 pelanggaryang berhasil ditindak. Rata-rata pelanggarannya adalah membawa kendaraan belum cukup umur sehingga tidak mampu memperlihatkan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan tidak mengenakan Helm. Kondisi ini sangat memprihatinkan di tengah upaya aparat kepolisisan menjadikan Gianyar sebagai percontohan tertib berlalulintas.
 
Seizin Kasatlantas Polres Gianyar AKP Laksmi Trisna Dewi, KBO Lantas Polres Gianyar IPTU Anton Suherman mengatakan penindakan  dilakukan secara marathon selama 14 hari operasi menjaring 2.601 orang pelanggar. Ironisnya, pelanggar terbanyak adalah pelajar, yakni pelajar SLTA, dengan jenis pelanggaran administratif, seperti tak membawa SIM dan STNK. “Secara khusus, jumlah pelajar SLTA ini lebih banyak terjaring di Kecamatan Tampaksiring,” ungkapnya.
 
Menyikpai kondisi hasil ini, pihaknya akan langsung melakukan evaluasi. Mulai dari akan berdiskusi dengan pihak sekolah hingga orangtua, dengan tujuan untuk mengetahui penyebab para siswa lebih cenderung membawa kendaraan sendiri, daripada memanfaatkan fasilitas angkutan siswa gratis yang disediakan Pemkab Gianyar. “Kita akan cari tahu kendalanya, lalu kita sampaikan ke pemerintah supaya difasilitasi. Initinya, kami ingin Gianyar ini menjadi roll model tertib berlalu lintas,” ujarnya.
 
Namun demikian, secara umum jumlah pelanggar tahun ini jauh lebih sedikit dibandingkan dengan Operasi Zebra Agung 2018. Tahun 2018 lalu, bebernya, jumlah pelanggar yang berhasil ditilang mencapai 4.000 orang. Jumlah kecelakaan lalu lintas selama operasi zebra 2019 ini berlangsung, juga jauh lebih sedikit. Tahun ini, laka lantas hanya sebanyak delapan kasus, dengan korban tewas satu orang. Sementara tahun lalu sebanyak 11 kasus laka, korban tewas empat orang. “Kami belum puas, jumlah pelanggar dan kasus kecelakaan selama Operasi Zebra Agung 2019 yang lebih sedikit dibandingkan tahun lalu, bukan serta merta nilai ukur,” terangnya. 
 
Lanjutnya, intensitas kecelakaan tahun ini juga berkurang, tahun lalu 11 kasus, sekarang delapan kasus. Jumlah pelanggar tahun 2.601 dan tahun lalu mencapai 4.000. “Secara statistik mengalami pengurangan signifikan, tapi tetap harus ada evaluasi. Karena kami ingin Gianyar ini menjadi roll model tertib berlalulintas,” terangnya.
wartawan
Redaksi
Category

Gedung SDN 3 Sembung Gede Roboh, Pemkab Tabanan Gerak Cepat Upayakan Perbaikan Total

balitribune.co.id | Tabanan  - Pemerintah Kabupaten Tabanan bergerak cepat dalam menindaklanjuti robohnya bangunan di SD Negeri 3 Sembung Gede, Kecamatan Kerambitan yang terjadi pada Kamis (30/4/2026) sekitar Pukul 07.45 WITA. Upaya perbaikan dan penanganan menjadi fokus utama guna memastikan keselamatan serta keberlangsungan proses belajar mengajar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terpukau Goyangan Artis saat Konser Festival Semarapura, Warga Tak Sadar Tas Gendong Dirobek Begal

balitribune.co.id I Semarapura - Nasib kurang beruntung dialami Ketut Gde Bagus Putra Pande Dwiyasa (19) asal Dusun Pangi Kawan, Desa Pikat  Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung saat menyaksikan konser Festival Semarapura, Jumat (1/5/2026) malam. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Piodalan di Pura Samuantiga, Krama Istri Bergilir Kelola Sampah

balitribune.co.id I Gianyar - Tidak hanya dalam urusan kelengkapan upacara,  krama istri pengempon pura Samuantiga, Bedulu, Blahbatuh, juga berperan aktif dalam pengolaan sampah. Terlebih, peningkatan volume sampah upacara  dalam pelaksanaan  Piodalan di Pura Kahyangan ini sangat signifikan.  Inovasi  panitia melibatkan  krama istri dan juga siswa pun menjadikan kawasan Pura tetap bersih.

Baca Selengkapnya icon click

Warga Kemenuh Keluhkan Pembakaran Sampah di Lahan Perusahaan

balitribune.co.id I Gianyar - Awalnya hanya dimanfaatkan sebagai tempat pembuangan material bangunan. Namun, dalam beberapa hari terakhir, malah ada aktivitas pembakaran sampah anorganik. Warga Banjar Tegenungan, Kemenuh, Sukawati, pun terusik hingga akhirnya Kelian Banjar, Pecalang didampingi Banbinkantibmas datang ke lokasi dan menghentikan pembakaran itu, Senin (4/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.