Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Arus Mudik di Pelabuhan Padang Bai Membludak

membludak
Bali Tribune / PADAT - Aktifitas penyeberangan di Pelabuhan Padang Bai, Karangasem berlangsung padat

balitribune.co.id I Amlapura - Arus mudik di Pelabuhan Padang Bai, Kecamatan Manggis, Karangasem, Minggu (15/3/2026) berlangsung padat. Bahkan antrean kendaraan meluber hingga ke luar pelabuhan karena areal parkir pelabuhan tidak mampu menampung membludaknya kendaraan pemudik, yang didominasi oleh kendaraan roda dua.

Lalu Adrian salah satu pemudik asal Mataram, Lombok, yang antre untuk menyeberang pada Minggu pagi mengeluhkan pihak pengelola pelabuhan yang masih mengizinkan truk barang menyeberang, hal inilah yang menurutnya memicu terjadinya antrean panjang kendaraan pemudik. "Saya sudah lebih dari empat jam antre tapi belum masuk ke kapal. Truk barang masih dikasih nyebrang sehingga kendaraan pemudik hanya sedikit yang masuk kapal. Jadinya antreannya panjang," kesahnya. 

Berdasarkan informasi yang diperoleh, untuk mudik tahun ini, jumlah Kapal Ferry yang melayani penyeberangan sebanyak 21 kapal berlayar dari sebelumnya 26 kapal, sementara 5 kapal diantaranya sedang dalam perawatan atau Docking. Dari pantauan media ini, ada sebanyak empat titik antrean penumpang pengendara sepeda motor, tiga titik di Dermaga I dan 1 titik di Dermaga 2.

Kepala BPTD (Balai Pengelola Transportasi Darat) Satuan Pelayanan Padangbai I Ketut Sugiantoro, menyebutkan, lima kapal yang masuk dok yakni KMP Nusa Penida, dan KMP Nusa Sakti milik PT Putra Master, KMP Marina Segunda, KMP Marina Primera, dan KMP Gading Nusantara milik PT Jembatan Nusantara. “Jadi hanya 21 kapal disiagakan untuk melayani arus penumpang mudik dari 26 kapal yang ada. Sebab, 5 kapal masuk dok,” sebutnya.

Disebutkannya, saat ini jumlah kapal yang dioperasikan dalam sehari, hanya 13 kapal dibagi dua shift, shift I pukul 08.00 Wita-20.00 Wita sebanyak 7 kapal atau 7 trip, sedangkan shift II pukul 20.00 Wita-08.00 Wita sebanyak 6 kapal atau 6 trip.

Pihaknya memperkirakan puncak arus mudik di Pelabuhan Padang Bai akan terjadi sekitar tanggal 14-15 Maret 2026 mendatang sementara puncak arus balik akan terjadi pada Tanggal 24-25 Maret dan 28-29 Maret 2026. " Saat ini dari pantauan, arus penyeberangan mulai terlihat ramai terutama sepeda motor," ucapnya. 

Kepala Kantor Kesyahbandaraan Otoritas Pelabuhan Kelas IV Padangbai I Ketut Muliana mengatakan, selama Hari Raya Nyepi, seluruh aktifitas penyeberangan dari dan menuju Pelabuhan Padang Bai, Karangasem akan ditutup sementara selama 24 jam penuh. Hal ini sesuai dengan Surat Edaran dari Direktorat Perhubungan Darat Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II NTB Kementerian Perhubungan, Nomor AP.106/1/6/BPTD NTB/2026 per 2 Maret 2026, perihal penutupan sementara pelabuhan penyeberangan pada hari raya Nyepi Tahun 2026. "Jadwal keberangkatan kapal terakhir, dari Pelabuhan Lembar Rabu 18 Maret pukul 21.00 Wita, dan kapal terakhir diberangkatkan dari Pelabuhan Padangbai, Kamis 19 Marer pukul 04.00 Wita," terangnya.

Penyeberangan akan kembali dibuka dengan pembersngkatan kapal dari Pelabuhan Lembar pada Jumat 20 Maret pukul 01.30 Wita, dan kapal diberangkatkan dari Pelabuhan Padangbai, pada Jumat 20 Marer pukul 11.30 Wita. "Untuk kondisi cuaca di Selat Lombok, saat ini terpantau cukup landai. Selat Lombok bagian selatan, tinggi gelombang 2,1 meter-2,2 meter dan kecepatan angin cukup landai 8 knot-11 knot. Sedangkan Selat Lombok bagian utara, tinggi gelombang  berkisar 1,1 meter dengan kecepatan angin antara 2 knot hingga 6 knot," pungkasnya.

wartawan
AGS
Category

Dinkes Tabanan Gelar Cek Kesehatan Gratis, Hipertensi Jadi Temuan Terbanyak

balitribune.co.id | Tabanan - Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan melaksanakan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan tahun 2026. Program ini menyasar 40 perangkat daerah untuk mendorong deteksi dini penyakit tidak menular (PTM) serta meningkatkan kesadaran hidup sehat di lingkungan kerja. 

Baca Selengkapnya icon click

Gagal Beroperasi, Pemkab Jembrana Usulkan Pencabutan Dua Perda BPR

balitribune.co.id | Negara - Pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Jembrana dipastikan batal terwujud. Setelah mangkrak dan tidak pernah terealisasi sejak regulasinya diterbitkan pada 2017 silam, eksekutif dan legislatif Kabupaten Jembrana kini resmi mengusulkan pencabutan dua produk hukum yang menjadi landasan hukumnya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BI Bali Dorong UMKM Naik Kelas, Akses Pembiayaan Capai Rp5,8 Miliar

balitribune.co.id | Denpasar - Akses pembiayaan menjadi salah satu kunci bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan kapasitas usaha sekaligus memperluas pasar. Karena itu, sinergi antara pemerintah, perbankan, Bank Indonesia, dan pelaku usaha terus diperkuat agar kebutuhan pembiayaan UMKM dapat dipertemukan dengan sumber pendanaan yang tepat.

Baca Selengkapnya icon click

Resmi Diluncurkan, Gilimanuk Jadi Titik Utama Proyek PLTS 100 GWp

balitribune.co.id | Negara - Pemerintah resmi meluncurkan Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 gigawatt peak (GWp) sebagai salah satu langkah strategis mempercepat terwujudnya swasembada dan kedaulatan energi nasional. Peluncuran program tersebut ditandai dengan groundbreaking sejumlah proyek PLTS, termasuk di Gilimanuk, Bali, Selasa (25/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kemarau Melanda, Petani Tabanan Biarkan Sawah Menganggur

balitribune.co.id | Tabanan - Sejumlah petani di Kabupaten Tabanan terpaksa membiarkan sawah mereka menganggur atau bero akibat terpaan kemarau panjang yang memicu kekeringan.

Hal ini dilakukan sejumlah petani di beberapa subak lantaran seretnya pasokan air irigasi yang mengalir ke kawasan pertanian mereka. Hingga pertengahan Agustus 2026, fenomena tanah terbengkalai ini melanda puluhan hektare lahan di beberapa wilayah.

Baca Selengkapnya icon click

Pegadaian Cabang Rasanae Salurkan Bantuan Rp275 Juta untuk Pembangunan Jembatan Raba Sa’u Desa Mawu

balitribune.co.id | Bima - Harapan masyarakat Desa Mawu Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat untuk memiliki akses jembatan yang lebih layak kembali mendapat perhatian. Melalui program Pegadaian Peduli, PT Pegadaian (Persero) Cabang Rasanae menyalurkan bantuan senilai Rp275 juta untuk mendukung pembangunan Jembatan Raba Sa’u, Desa Mawu. Pembangunan jembatan tersebut menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat setempat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.