Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Perkuat Kinerja Keuangan Daerah, Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata Turun Langsung Cari Solusi

bupati karangasem
Bali Tribune / MENGUNJUNGI - Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata saat turun langsung mengunjungi Kantor Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Karangasem

balitribune.co.id | Amlapura - Dalam upaya meningkatkan kinerja pengelolaan keuangan dan aset daerah, Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata turun langsung mengunjungi Kantor Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Karangasem, Kamis, (5/2/2026) untuk mendengarkan sekaligus mencarikan solusi atas berbagai kendala yang dihadapi jajaran BPKAD.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati yang akrab disapa Gus Par membuka ruang dialog dengan seluruh pegawai, mulai dari staf, Kepala Subbidang, Kepala Bidang hingga Kepala Badan. Bupati Gus Par menegaskan bahwa turun langsung ke perangkat daerah merupakan bagian dari upaya memahami kondisi riil di lapangan agar kebijakan yang diambil benar-benar tepat sasaran.

Bupati Gus Par mengingatkan bahwa BPKAD memiliki peran strategis dalam mendukung kelancaran roda pemerintahan dan pembangunan daerah. “Oleh karena itu, setiap permasalahan yang menghambat kinerja, baik terkait administrasi, sumber daya manusia, maupun sistem pengelolaan keuangan dan aset, perlu dibahas bersama dan dicarikan jalan keluarnya,” ujar Bupati Gus Par.

Selain mendengarkan masukan, Bupati juga menekankan pentingnya kerja sama dan kedisiplinan seluruh jajaran, khususnya dalam mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Bupati Gus Par meminta agar potensi PAD dapat dioptimalkan secara terukur dan berkelanjutan, dengan tetap berpedoman pada aturan yang berlaku.

Terkait hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Bupati menegaskan agar seluruh temuan dan rekomendasi dapat ditindaklanjuti dengan sebaik-baiknya. Bupati Gus Par, meminta jajaran BPKAD untuk tidak ragu menyampaikan kendala yang dihadapi dalam proses tindak lanjut, sehingga dapat dicari solusi bersama secara cepat dan tepat.

Melalui kunjungan dan dialog ini, Bupati Gus Par menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi perangkat daerah dalam memperkuat tata kelola keuangan dan aset demi terwujudnya pemerintahan yang akuntabel dan pembangunan Kabupaten Karangasem yang berkelanjutan.

wartawan
AGS
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.