Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kerteg Kuno Desa Bakbakan Jebol, Akses Ditutup Total

jembatan jebol
Bali Tribune / JEBOL - Jembatan lama atau Kerteg Kuno di Banjar Angkling, Desa Bakbakan, Gianyar jebol, Senin (18/5/2026).

balitribune.co.id I Gianyar - Jembatan lama atau Kerteg Kuno yang sudah ditumpuk aspal, di Banjar Angkling, Desa Bakbakan, Gianyar jebol, Senin (18/5/2026). Akses utama desa itu akhirnya ditutup total dan tidak bisa dilalui kendaraan. 

Dari kondisinya, terlihat seperti  badan jalan dimana sisi jembatan amblas membentuk lubang besar di atas aliran sungai. Untuk menghindari risiko kecelakaan, petugas telah menutup total akses menggunakan garis polisi, bambu, serta drum pembatas. Padahal sejatinya di lokasi itu adalah kerteg atau jembatan lama yang sudah berulangkali ditumpuk aspal.

Warga setempat menyebut kerusakan diduga dipicu usia konstruksi jembatan yang sudah tua serta tingginya intensitas kendaraan berat yang melintas setiap hari. Jembatan tersebut diketahui dibangun sekitar tahun 1970-an dengan konstruksi sederhana. 

Kepala Dusun Angkling I Wayan  Sumanadi  mengatakan kondisi jembatan memang telah menunjukkan tanda-tanda kerusakan sejak beberapa hari terakhir. "Tanah di sisi jembatan terus terkikis. Setiap hari banyak truk material melintas dari arah Karangasem dan Klungkung," ujarnya.

Akibat kerusakan itu, masyarakat kini harus menggunakan jalur alternatif melalui wilayah Beng maupun Bitera untuk mencapai daerah seberang. Kondisi tersebut membuat waktu tempuh menjadi lebih panjang. Selain berdampak terhadap aktivitas warga, penutupan jalur juga memengaruhi mobilitas wisatawan yang hendak menuju sejumlah objek wisata di kawasan Gianyar dan Bangli.

Sementara itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Gianyar telah melakukan pengecekan di lokasi guna mengkaji langkah penanganan yang akan dilakukan. 

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Gianyar, Made Gede Astawiguna, mengatakan pihaknya masih melakukan perhitungan teknis terkait kondisi tanah dan struktur penahan jembatan. "Kami masih melakukan kajian teknis untuk menentukan metode penanganan yang tepat," ujarnya.

wartawan
ATA
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.