Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pascagempa NTB, Wisman Minta ke Bali

Ribuan wisatawan dan warga di Gili Trawangan, Lombok, saat antre untuk dievakuasi, Senin (6/8)

BALI TRIBUNE - Pascagempa 7 SR di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Minggu (5/8), sejumlah wisatawan mancanegara yang sedang berlibur di daerah itu khawatir akan keselamatan mereka hingga memilih memperpendek liburannya untuk selanjutnya menuju Bali. Meskipun getaran gempa itu dirasakan di Bali, namun wisatawan menganggap kondisi di Bali masih aman dari dampak gempa yang hingga menelan korban jiwa di wilayah Lombok. Demikian disampaikan Ketua Asosiasi Biro Perjalanan Wisata (Asita) Bali, I Ketut Ardana ketika dihubungi melalui ponselnya, Senin (6/8). Ardana menuturkan sebagian wisman yang kedatangannya ke Lombok di-handle anggota Asita, saat terjadi gempa mereka memang sedang berada di Lombok. Saat ini wisatawan tersebut telah dievakuasi dan dibawa ke Bali. "Sebagian dari wisatawan yang ada di Lombok merupakan tamu dari anggota Asita. Sebagian tamu di sana juga datang secara online tanpa melalui biro perjalanan (travel agent). Mereka minta dibawa ke Bali menghindari Lombok. Namun untuk mengangkut semua wisatawan mengalami kendala karena angkutan tidak memadai," beber Ardana. Pihaknya pun telah berkoordinasi dengan maskapai nasional Garuda Indonesia untuk mengangkut semua wisatawan yang ingin meninggalkan Lombok dan beralih ke Bali. Respon Garuda pun oke dan segera akan menyampaikan permintaan ini ke pusat untuk menyiapkan armada berupa extra flight dari Denpasar ke Lombok dan Lombok Denpasar hari ini. Ditanya apakah ada wisatawan yang sedang berlibur di Bali memilih mempercepat masa kunjungannya karena dampak gempa Lombok, Ardana menyatakan sementara ini belum mendapatkan informasi terkait hal itu. Namun ia tidak menyangkal jika kemungkinan hal tersebut bisa terjadi.  Dipaparkan Ardana, ada sekitar 11 wisatawan asal Prancis yang sedang liburan di Lombok diminta oleh travel agennya untuk mengangkut mereka dari Lombok ke Bali dengan menggunakan helikopter. "Tadi wisatawan Prancis itu diminta langsung dari travel operator yang di Prancis untuk jemput tamunya dengan helikopter dibawa ke Bali. Karena mengkhawatirkan kondisi tamunya. Tamu Prancis itu dijemput tadi pagi di hotelnya di Lombok Utara dan mendarat di Bali. Karena helikopter ini sekali jalan mampu mengangkut maksimal 4 wisatawan sehingga pengangkutan dilakukan tiga kali," jelasnya. Sementara itu Muhammad Ardi Kurniadi, Sales & Service PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Kantor Denpasar menyatakan khusus untuk Senin (6/8) Garuda Indonesia menyediakan penerbangan tambahan rute Denpasar-Lombok dan Lombok-Denpasar menjadi 5 kali jadwal penerbangan dalam sehari untuk mengangkut wisatawan yang menuju Bali guna menghindari adanya gempa susulan dan potensi tsunami.

wartawan
Ayu Eka Agustini
Category

Insiden Manta Point, Turis Korea Selatan Ditemukan Tak Bernyawa Saat Snorkeling

balitribune.co.id | Nusa Penida - Niat menikmati keindahan bawah laut Nusa Penida berakhir tragis. Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Korea Selatan bernama Seungmin Ryu (40) dilaporkan meninggal dunia saat melakukan aktivitas snorkeling di perairan Manta Point, Kabupaten Klungkung, pada Selasa (2/2/2026) lalu.

Baca Selengkapnya icon click

Tabrakan Maut di Bypass Ir Soekarno, Pemotor Tewas Tabrak Truk Parkir

balitribune.co.id | Tabanan - Seorang pemotor tewas setelah menghantam truk tronton yang parkir di pinggir jalan Bypass Ir Soekarno, Banjar Dauh Pala, Desa Dauh Peken, Rabu (4/2). Korban bernama I Wayan Sumerta (54) meninggal dunia di lokasi kejadian akibat masuk ke kolong kendaraan besar tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menu Sate MBG Basi, Siswa di Dua SDN Karangasem Ogah Makan

balitribune.co.id | Amlapura - Nasi belum tanak serta lauk berupa sate basi membuat para siswa di dua Sekolah Dasar (SD) penerima manfaat MBG di Karangasem ogah memakannya pada Rabu (4/2) pagi. Dua SD yang menerima makanan basi tersebut masing-masing SD Negeri 5 Karangasem dan SD Negeri 1 Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

PT Sarana Buana Handara Tegaskan Taat Hukum dan Siap Lengkapi Dokumen yang Diminta DPRD Bali

balitribune.co.id | Denpasar - PT Sarana Buana Handara menegaskan komitmennya untuk taat hukum dan terbuka terhadap proses klarifikasi yang dilakukan Panitia Khusus Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan (Pansus TRAP) DPRD Bali. Hal itu disampaikan Direktur Utama PT Sarana Buana Handara, Aliza Salviandra, usai rapat dengar pendapat bersama Pansus TRAP DPRD Bali, Rabu (4/2).

Baca Selengkapnya icon click

Pansus TRAP DPRD Bali Soroti Status Lahan Enam Hektare PT Sarana Buana Handara

balitribune.co.id | Denpasar - Rapat dengar pendapat Panitia Khusus Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan (Pansus TRAP) DPRD Bali bersama PT Sarana Buana Handara di Gedung DPRD Bali, Rabu (4/2), berlangsung panas. Fokus utama rapat mengerucut pada kejelasan status lahan seluas enam hektare yang selama puluhan tahun telah ditempati dan dikuasai masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.