Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Okupansi Hotel hanya 5-10 Persen

Bali Tribune/ Cok Raka Darmawan
Balitribune.co.id | Mangupura - Ratusan hotel di Kabupaten Badung sudah beroperasi dan terverifikasi menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) di tengah Pandemi Covid-19. Namun, sayang dari sekitar dua ratusan hotel yang buka ini okupansi atau tingkat huniannya masih sangat rendah, yakni antara 5 sampai 10 persen.
 
Plt Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Badung Cok Raka Darmawan menyatakan, dengan okupansi 5-10 persen sangatlah berat bagi pengusaha. Untuk itu, pihaknya berharap libur panjang dan tahun baru bisa mendongkrak jumlah hunian hotel.
 
“Okupansi masih di angka 5-10 persen. Tentu kondisi ini masih sangat memprihatinkan,” ujarnya di sela-sela acara pelepasan Badung Explore di Puspem Badung, Minggu (6/12/2020).
 
Lebih lanjut Cok Darmawan berharap, mulai Desember ini sudah ada peningkatan kunjungan wisatawan, sehingga berimbas pada pengisian hunian hotel. ”Kami selalu optimistis di masa pandemi Covid-19 ini,” kata Cok Darmawan.
 
Pihaknya bahkan mengaku sudah sering meminta semua stakeholder pariwisata agar bisa beradaptasi dengan kondisi pandemi ini. Sebab dalam situasi seperti sekarang ini tidak boleh berhenti beraktivitas. Namun ketika dalam beraktivitas tentu harus benar-benar menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes). Mulai dari menjaga jarak,  kapasitas, mencuci tangan, cek suhu tubuh dan kebersihan lingkungan sekitar. 
 
“Ketika menerapkan Prokes dengan baik 3M ini atau  memakai masker, mencuci tangan,  dan menjaga jarak ini adalah ‘vaksin’  yang paling mujarab di masa sekarang ini. Oleh karena itu ekonomi tidak boleh berhenti, kesehatan tetap kita jaga, pelihara, dan  perhatikan. Ekonomi harus tetap jalan,” terang pejabat asal Puri Ubud, Gianyar ini.
 
Ia juga mengakui dengan tingkat okupansi hotel 5-10 persen tentu sangat berat bagi pengusaha. Oleh karena itu, Pemkab Badung dengan dibantu pemerintah pusat membantu melalui program hibah pariwisata. Yakni dengan memberikan bantuan dana hibah pariwisata khusus untuk hotel dan restoran. 
 
“Mereka di masa pandemi ini dengan kondisi okupansi seperti itu tentu akan berat untuk menjalankan usaha. Karena setiap bulan mereka mengeluarkan biaya operasional yang cukup besar. Nah, hibah pariwisata ini sebagai stimulus sehingga dapat meringankan beban operasionalnya. Mudah-mudahan di tahun 2021 dengan mulai ditemukan vaksin yang nantinya dapat diberikan kepada masyarakat, kita berharap kondisi pariwisata membaik,” jelas Asisten III Setda Badung ini.
 
Selain itu, Badung juga telah melakukan verifikasi terhadap destinasi wisata, hotel dan juga restoran untuk memastikan agar betul-betul menerapkan Prokes dengan ketat. 
 
“Pemkab Badung juga selalu berupaya membuka secara bertahap dan perlahan objek wisata maupun akomodasi pariwisata dengan keyakinan bahwa angka penyebaran Covid-19  bisa ditekan.  Begitu juga angka kesembuhannya diharapkan bisa meningkat,” tukasnya. 
wartawan
I Made Darna
Category

TASTI Bali Perkenalkan T-OPT, Solusi Suku Cadang Alternatif Berkualitas untuk Mobil Toyota

balitribune.co.id | Denpasar - PT TASTI Anugerah Mandiri selaku diler resmi suku cadang Toyota wilayah Bali menggelar acara silaturahmi dan sosialisasi bersama para pemilik toko suku cadang (partshop) di Hotel Aston Denpasar, Kamis (28/8/2026) malam.

Baca Selengkapnya icon click

Rumah Lansia Ludes Terbakar, Uang Rp50 Juta Ikut Hangus

balitribune.co.id | Negara - Rumah permanen milik pasangan lanjut usia di Banjar Munduk Tumpeng, Desa Berambang, Kecamatan Negara, Jembrana, terbakar pada Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 14.00 WITA. Dalam musibah tersebut, uang tunai yang diduga senilai Rp50 juta ikut terbakar bersama sejumlah barang berharga lainnya. Total kerugian ditaksir mencapai Rp150 juta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.