balitribune.co.id I Mangupura - Puluhan ogoh-ogoh terbaik di Gumi Keris mulai merapat ke Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung untuk bertarung dalam ajang Badung Saka Fest 2026.
Tiga ogoh-ogoh terbaik zona 7 dari Kecamatan Kuta Selatan tiba di Puspem Badung pada Selasa (3/3/2026) setelah perjalanan panjang hampir 12 jam. Ketiga ogoh-ogoh ini adalah milik ST Bhakti Darma, Desa Pecatu; ST Bhuawana Kusima, Desa Bualu; dan ST Astiti Yoga Sentana, Desa Kampial.
Ogoh-ogoh ini dibawa menggunakan kendaraan towing dan dikawal oleh aparat Kepolisian dan Dinas Perhubungan Badung. Mereka harus menempuh perjalanan panjang dan menerobos cuaca ekstrem serta gelapnya malam. Ogoh-ogoh ini sementara akan "parkir" di Puspem Badung sembari menunggu ogoh-ogoh juara zona lainnya yang akan tiba Rabu dan Kamis (4-5/3/2026).
Total ada 21 ogoh-ogoh yang akan kumpul dan bertarung memperebutkan juara ogoh-ogoh tingkat kabupaten dalam ajang Badung Saka Fest 2026. Penilaian lanjutan akan dilakukan pada 6-8 Maret, dan peserta diwajibkan membawa ogoh-ogoh ke areal parkir Balai Budaya pada 3-5 Maret untuk dipajang di tenda yang telah disediakan panitia. "Apabila ada peserta yang tidak hadir sesuai jadwal di Puspem Badung, maka yang bersangkutan akan didiskualifikasi dan hanya menerima piagam penghargaan sebagai nominasi terbaik tingkat zona tanpa hadiah uang," tegas Kepala Bidang Adat Disbud Badung, Ida Bagus Agung Munika.
Penilaian tahap final akan dilakukan oleh tujuh orang dewan juri profesional yang memiliki kompetensi di bidang seni, adat, agama, tradisi, dan budaya. Seluruh juri berasal dari luar Kabupaten Badung guna menjamin proses penilaian yang objektif dan transparan.