Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

1000 Pasukan Gabungan Siap Amankan Rangkaian Hari Nyepi

Bali Tribune/ APEL - Pasukan Pengamanan Hari Suci Nyepi Tahun Caka 1941 di Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung, Senin (4/3).

Bali Tribune, Denpasar - Sebanyak 1000 pasukan gabungan terdiri dari pasukan TNI, POLRI, Linmas, Pecalang dan Saba Upadesa siap melakukan pengamanan rangkaian Hari Suci Nyepi Tahun Caka 1941. Pasukan gabungan tersebut akan menjaga kondusifitas rangkaian Hari Nyepi mulai dari Melasti, Pengerupukan, Nyepi hingga Ngembak Geni. Hal ini terungkap saat Apel Pasukan Pengamanan Hari Suci Nyepi Tahun Caka 1941 di Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung Senin (4/3). Upacara ini pimpin Komandan Kodim 1611 Badung, Letkol Infanteri Handoko Yudho Wibowo. Dalam kesempatan tersebut juga dihadiri Dandenpom IX Udayana, Letkol Cpm Harjono Pamungkas Putro, Asisten I Pemerintahan dam Kesra I Made Toya, Kasatpol PP Kota Denpasar I Dewa Anom Sayoga dan beberapa Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah Pemerintah Kota Denpasar. Kasatpol PP Kota Denpasar, I Dewa Anom Sayoga, membenarkan, bahwa kegiatan Pasukan Pengaman Hari Suci Nyepi dilaksanakan untuk mengembalikan ciri khas dan jati diri Kota Denpasar, selain itu kegiatan ini juga untuk menjaga stabilitas ketentraman dan ketertiban umum. Maka dari itu dalam rangka pelaksanaan pengamanan Hari Suci Nyepi Tahun Caka 1941 dipandang perlu untuk mengerahkan seluruh potensi secara menyeluruh, terpadu dan partisipatif. Mengingat Kota Denpasar diarahkan menjadi Kota Kreatif. Sayoga mengatakan pada prosesi pengawalan dan pengamanan Nyepi mengaku personil yang dilibatkan sebanyak 1.000 orang yang terdiri dari pasukan TNI, POLRI, Linmas, Pecalang dan Saba Upadesa. “Prosesi pengawalan dan pengaman ini secara total sebanyak 1.000 orang. Kami juga mengerahkan Linmas seluruh kecamatan Desa Kelurahan Pecalang didukung Jero Bendesa di masing-masing Desa Pakraman. Semua pihak dikerahkan mulai dari prosesi pengamanan Upacara Pemelastian, Tawur Kesanga, Pelaksanaan Pawai atau Parade Ogoh-ogoh serta saat Bratha Penyepian,” ujarnya. Lebih lanjut ia mengatakan, banyak personil karena pengaman prosesi Upacara Nyepi di awali dengan pemelastian sehingga berakibat kepadatan lalu lintas saat menuju lokasi dan lokasi pemelastian. Selain kemacetan juga akan berdampak masalah kebersihan. Oleh sebab itu pihaknya melibatkan dari berbagai pihak. Tidak hanya pengaman dan pengawasan, pihaknya juga akan melakukan tindakan tegas kepada masyarakat yang menggunakan house music dan sound system pada saat pengerupukan. Selain itu pihaknya juga akan bertindak tegas bagi yang membuat ogoh-ogoh berbau politik dan menggunakan bahan tidak ramah lingkungan. Hal itu sesuai kesepakatan bersama antara Majelis Madya Desa Pakraman dan sabha Upadesa Kota Denpasar dan Sabha Upadesa Kota Denpasar, Surat edaran Walikota Denpasar dan Surat Keputusan Walikota Denpasar. Komandan Kodim 1611 Badung, Letkol Infanteri Handoko Yudho Wibowo, menyambut baik dilaksanakannya apel kesiapan melalui gelar pasukan ini. Hal ini untuk menunjukan kepada masyarakat bahwa pemerintah hadir di dalam setiap kegiatan masyarakat, apalagi nuansanya adalah kegiatan budaya yang sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kota Denpasar. “Sudah sepatutnya kita semua ikut peduli dan ikut bertanggung jawab atas keberlangsungan pembangunan di Kota Denpasar. Tanpa meninggalkan ciri khas dan jati diri, budaya masyarakat Kota Denpasar,” ucapnya.

wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.