Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Apresiasi Puluhan Seniman Bali, UNIQLO Beri Ruang Berekspresi dan Tampilkan Produk UKM

Bali Tribune / ANTUSIAS - masyarakat tetap antusias membeli produk fesyen di masa pandemi Covid-19
balitribune.co.id | Denpasar - UNIQLO Indonesia bersama Happy Salma, mengajak 30 seniman tradisi Bali untuk berekspresi sebagai bentuk apresiasi atas dedikasinya dalam melestarikan budaya lokal. Hal tersebut dilakukan perusahaan ritel global terkemuka dari Jepang dengan salah satu artis ibu kota saat membuka toko keduanya di Bali. 
 
Keberadaan produk fesyen ini menjawab kebutuhan masyarakat di Kota Denpasar menyusul kesuksesan toko pertamanya di Kuta, Kabupaten Badung. "Untuk memenuhi kebutuhan serta semakin dekat dengan pelanggan yang tinggal di Bali. Sehingga dapat semakin lebih mudah menjangkau koleksi LifeWear, maka kami membuka toko kedua di Level 21 Mall Denpasar," terang Marketing Director & E-Commerce Head Business Unit UNIQLO Indonesia, Daniel Pieter Sumual, Jumat (8/10).
 
Pada kesempatan itu pihaknya memberikan apresiasi kepada para seniman tradisi Bali yang telah berdedikasi dalam melestarikan budaya Bali, dengan mengajak untuk menjadi pengunjung pertama yang menikmati koleksi LifeWear bersama Happy Salma sebelum resmi dibuka untuk masyarakat umum. 
 
Kata dia, memilih Happy Salma dalam kegiatan apresiasi untuk seniman Bali ini mengingat kiprahnya dari panggung teater, film dan seni pertunjukan lainnya. Happy Salma mengerti bahwa berkesenian itu tidak mudah dan membutuhkan kenyamanan dalam berkarya, salah satunya melalui pakaian yang digunakan saat latihan, menciptakan koreografi, hingga waktu pertunjukan. 
 
Sebanyak 30 seniman yang terdiri dari 15 penari Bali dan 15 pemain musik tabuh dari 5 komunitas diberikan ruang untuk berekspresi. Selain itu pihaknya juga memberikan ruang bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) dari Denpasar untuk menampilkan produk unggulannya di pojok UKM yang berada di gerai UNIQLO melalui program Kolaborasi Neighborhood. 
 
Daniel menjelaskan, Kolaborasi Neighborhood merupakan bentuk dukungan untuk turut membantu pelaku bisnis lokal agar bisa terus berkembang semakin baik lagi. Pemilihan UKM dan produk yang ditampilkan akan dikaji setiap 6 bulan, sehingga memberikan kesempatan lebih banyak bagi UKM lainnya.
 
Ia menambahkan, LifeWear adalah pakaian yang dirancang untuk membuat hidup semua orang menjadi lebih baik. LifeWear adalah pakaian sehari-hari yang sederhana, berkualitas tinggi dan memperhatikan detail serta keindahan yang praktis, dibuat dengan seksama, mempertimbangkan kebutuhan hidup dan selalu berkembang. 
 
"Diharapkan dapat lebih menjangkau lebih banyak lagi masyarakat khususnya di luar Pulau Jawa untuk dapat menikmati produk LifeWear dari mulai AIRism, UT hingga berbagai koleksi lainnya untuk pria, wanita dan anak-anak," Daniel.
 
Sementara itu Happy Salma yang telah lama tinggal di Bali melihat banyak potensi yang dimiliki seniman tradisi Bali, dan ajakan UNIQLO Indonesia untuk tampil disaksikan oleh audiens lebih beragam. "Menurut saya rekan-rekan seniman perlu diberikan ruang yang lebih. Bentuk apresiasi seperti ini sangat dibutuhkan di saat seperti ini agar mereka bisa semakin semangat lagi dalam berkarya,” ujar Happy Salma. 
wartawan
YUE
Category

Data Internal Buktikan Nol Tunggakan, Perumda Sanjayaning Singasana Luruskan Informasi Liar di Media Online

balitribune.co.id | Tabanan – Beredarnya informasi di salah satu media online yang mengaitkan Perumda  Sanjayaning Singasana dengan dugaan keterlibatan dalam pengelolaan SPPG/MBG di Kabupaten Tabanan, termasuk narasi mengenai tunggakan pembayaran bahan pokok hingga tekanan keuangan perusahaan, mendorong manajemen Perumda  angkat bicara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mudik Sisakan Tumpukan Sampah di Kargo Gilimanuk

balitribune.co.id I Negara - Arus mudik yang baru saja usai, menyisakan persoalan pelik di pintu gerbang Pulau Bali. Puluhan kilometer antrean kendaraan tak hanya meninggalkan jejak lelah, tetapi juga “warisan” berupa tumpukan sampah yang terkumpul kawasan Terminal Kargo hingga jalan-jalan lingkungan di Kelurahan Gilimanuk.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terseret Truk Sejauh 7 Meter, Nenek Meninggal di Tempat

balitribune.co.id I Tabanan - Seorang nenek berusia 77 tahun, Ni Nengah Wasti, di Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan meninggal dunia di tempat setelah tertabrak dan terseret truk sejauh tujuh meter pada Senin (23/3/2026) pagi.

Peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban tengah menyeberang jalan di kawasan permukiman penduduk, tepatnya di lingkungan Banjar Bantiran Kelod, sekitar pukul 05.30 Wita.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.